Pahlawan Masa Kini, Tak Banyak Bicara, Buktikan Lewat Kerja

Kompas.com - 08/11/2011, 02:17 WIB
Editor

Anggota Komisi X DPR, Theresia Pardede, berpendapat, anak muda yang membuat terobosan, menyumbangkan talentanya guna membantu sesama, layak disebut pahlawan. Lima orang yang berbicara pada seminar memperingati Sumpah Pemuda di DPR, akhir Oktober lalu, selain inspirator, menurut dia, juga pahlawan masa kini.

Mereka adalah Nancy Margried yang bersama Yun Hariadi dan Muhammad Lukman (dari Bandung) membantu ratusan perajin batik lewat temuan peranti lunak (software) pembuat pola batik. Ada Nadya Saib, apoteker peneliti manfaat bunga mawar yang dibuat kosmetik dari bunga produksi petani bunga Lembang, Jawa Barat.

Nama lain adalah Dyan Nuraindya, penulis novel Dealova, yang membantu anak muda menulis dan mewujudkan perpustakaan. Ada lagi Frenia Nababan, penggiat program remaja dalam Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia.

Sementara Dindin Komarudin mendirikan Saung Inspirasi di Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, wadah untuk membantu peternak dan anak-anak lewat menggambar, mengajari beternak lele, dan membuat kerajinan dari daun cemara. ”Saya hanya mengisi waktu luang di sela-sela kuliah,” kata mahasiswa perguruan tinggi swasta di Bandung yang juga pedagang kelontong di pasar ini.

Setia pada nilai

Jhoni Imron, mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Universitas Jambi, punya pendapat berbeda. ”Tak elok dan tidak adil rasanya (juga terlalu sempit) jika kita menyebut gelar pahlawan hanya untuk orang-orang yang berjuang di bidang tertentu atau menekuni salah satu profesi,” katanya.

Menurut dia, selama seseorang setia terhadap nilai-nilai universal (kebenaran, kebaikan, dan kedamaian), dia layak disebut pahlawan. Tentu hal itu disertai tindakan nyata dalam kehidupannya sehari-hari.

Misalnya, pengusaha yang tak hanya memperhitungkan profit, tetapi juga kesejahteraan karyawan dan peduli lingkungan, pun bisa disebut pahlawan.

Demikian juga dengan jurnalis atau media massa. Selama mereka setia mengusung nilai-nilai moral, menyuarakan kebenaran, dan memberi ruang bagi kaum marjinal, itu berarti pahlawan.

Cinta bangsa

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Telah Memintai Keterangan lham Bintang atas Kasus Pembobolan Rekening

Polisi Telah Memintai Keterangan lham Bintang atas Kasus Pembobolan Rekening

Megapolitan
PLN Matikan 15 Gardu Listrik di Wilayah Terendam Banjir

PLN Matikan 15 Gardu Listrik di Wilayah Terendam Banjir

Megapolitan
RSUD Kota Bekasi Siapkan Masker buat Para Pegawai untuk Antisipasi Virus Corona

RSUD Kota Bekasi Siapkan Masker buat Para Pegawai untuk Antisipasi Virus Corona

Megapolitan
Antisipasi Pengidap Virus Corona, RSUD Kota Bekasi Pertimbangkan Rujuk Pasien ke RS Khusus Infeksi

Antisipasi Pengidap Virus Corona, RSUD Kota Bekasi Pertimbangkan Rujuk Pasien ke RS Khusus Infeksi

Megapolitan
Hujan di Jakarta, Halaman Wihara Dharma Bhakti Petak Sembilan Tergenang Air

Hujan di Jakarta, Halaman Wihara Dharma Bhakti Petak Sembilan Tergenang Air

Megapolitan
Genangan Air 30 Sentimeter di Kawasan Monas Telah Surut

Genangan Air 30 Sentimeter di Kawasan Monas Telah Surut

Megapolitan
Heboh Virus Conora, Penerbangan dari Bandara Soetta ke China Tetap Dibuka

Heboh Virus Conora, Penerbangan dari Bandara Soetta ke China Tetap Dibuka

Megapolitan
Begini Modus Dua Pencuri Motor yang Beraksi di Tempat Parkir Kampus

Begini Modus Dua Pencuri Motor yang Beraksi di Tempat Parkir Kampus

Megapolitan
Antisipasi Virus Corona, Pemprov DKI Imbau Warga Lakukan Ini

Antisipasi Virus Corona, Pemprov DKI Imbau Warga Lakukan Ini

Megapolitan
Antisipasi Virus Corona, RSUD Kota Bekasi Siapkan Ruang Isolasi

Antisipasi Virus Corona, RSUD Kota Bekasi Siapkan Ruang Isolasi

Megapolitan
Sedang Bersihkan Saluran Air, PPSU Tanah Sereal Temukan Biawak Sepanjang 1,5 Meter

Sedang Bersihkan Saluran Air, PPSU Tanah Sereal Temukan Biawak Sepanjang 1,5 Meter

Megapolitan
Hati-hati Tersetrum Listrik Saat Banjir, Ini Cara Menghindarinya

Hati-hati Tersetrum Listrik Saat Banjir, Ini Cara Menghindarinya

Megapolitan
Hujan 'Awet' di Jakarta, Kawasan Monas Sempat Tergenang Air Setinggi 30 Sentimeter

Hujan "Awet" di Jakarta, Kawasan Monas Sempat Tergenang Air Setinggi 30 Sentimeter

Megapolitan
Jarak Rumah Hanya 2 Meter, Orangtua Mengaku 8 Bulan Tak Bertemu Anaknya yang Gantung Diri

Jarak Rumah Hanya 2 Meter, Orangtua Mengaku 8 Bulan Tak Bertemu Anaknya yang Gantung Diri

Megapolitan
Banjir di Sejumlah Wilayah Jakut, Wakil Wali Kota: Belum Ada Warga yang Mengungsi

Banjir di Sejumlah Wilayah Jakut, Wakil Wali Kota: Belum Ada Warga yang Mengungsi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X