Foke Tolak Panggilan Komnas HAM

Kompas.com - 27/12/2011, 11:57 WIB
Penulis Imanuel More
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo kembali tidak memenuhi panggilan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk membicarakan penanganan warga korban banjir Kampung Pulo, Pondok Labu. Gubernur kembali hanya diwakili sejumlah pejabat teknis.

"Ini kali keempat Gubernur berhalangan," kata Syafrudin Ngulma Simeuleu, Komisioner Komnas HAM, saat memberikan keterangan pers di Kantor Komnas HAM di Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (27/12/2011).

Gubernur beserta jajarannya diundang Komnas HAM untuk membicarakan masalah kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov DKI Jakarta) terkait penanganan warga Kampung Pulo yang telah terendam luberan air Kali Krukut selama sembilan bulan. Sayangnya, Fauzi Bowo kembali berhalangan dan hanya mengutus pejabat teknis Pemprov DKI Jakarta.

"Soal teknis sudah dibahas dalam pertemuan sebelumnya (Jumat, 2 Desember 2011). Sekarang yang akan dibahas soal policy (kebijakan), jadi harus Gubernur sendiri yang hadir di sini," kata Syafrudin.

Pada tanggal 2 Desember, Komnas HAM telah mengundang para pihak terkait banjir Pondok Labu, yaitu Pemprov DKI Jakarta, warga, dan Marinir. Pada saat itu, Gubernur berhalangan hadir dengan alasan pembahasan masih seputar hal teknis. Pada saat itu, Fauzi Bowo atau Foke diwakili pejabat teknis yang kembali diutusnya pada hari ini. Mereka adalah A Haryadi, Deputi Gubernur Bidang Lingkungan Hidup; Novizal, Wakil Kepala Dinas PU; dan Tarjuki, Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air PU DKI Jakarta.

Selain mereka, pertemuan yang direncanakan berlangsung pada pukul 10.00 hari ini juga menghadirkan Ery Basworo, Kadis PU DKI Jakarta, dan sejumlah pimpinan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane, seperti Imam Santoso, Bastari, dan Putu Wirawan. Turut hadir dalam pertemuan ini, perwakilan warga Pondok Labu dan anggota DPRD DKI Jakarta, Wanda Hamidah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.