Inilah Tips Terhindar Ranjau Paku

Kompas.com - 08/01/2012, 16:18 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebal, itulah perasaan kita jika ban sepeda motor kita kempis di jalan raya. Perasaan itu akan berubah menjadi marah ketika mengetahui bahwa penyebab kempisnya ban adalah ranjau paku.

Memang terkadang ranjau paku sangat susah untuk dihindari. Apalagi jika pelaku menyebar paku-paku di seluruh badan jalan.

Namun, menurut salah seorang Relawan Sapu Bersih Ranjau Paku, Abdul Rohim, ranjau-ranjau tersebut bukan tidak mungkin untuk dihindari. Salah satu caranya adalah dengan melintas secara perlahan di ruas jalan yang terdapat ranjau pakunya.

"Dengan kecepatan di bawah 40 kilometer per jam, maka paku-paku tersebut tidak akan menancap di ban motor kita," ujarnya saat ditemui di sela-sela jumpa pers penemuan 300 kilogram paku yang berhasil diambil dari jalan raya. "Namun jika kita melintas dengan kecepatan tinggi, maka paku yang terdapat di aspal akan langsung menancap di ban," tambahnya.

Selain melintas di jalan yang beranjau paku, salah satu cara lainnya adalah dengan mewaspadai jalan-jalan yang rawan akan tindakan tidak terpuji tersebut. Saat ini, ruas jalan yang masih rawan ranjau paku adalah Jalan KH Hasyim Ashari, Gajah Mada, Majapahit, Medan Merdeka Utara, dan Underpass Senen. "Semua itu di daerah Jakarta Pusat," lanjutnya.

 

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

    Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

    Megapolitan
    Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

    Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

    Megapolitan
    Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

    Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

    Megapolitan
    THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

    THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

    Megapolitan
    Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

    Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

    Megapolitan
    Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

    Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

    Megapolitan
    Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

    Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

    Megapolitan
    Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

    Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

    Megapolitan
    171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

    171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

    Megapolitan
    Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

    Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

    Megapolitan
    Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

    Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

    Megapolitan
    Dibuka secara Online, PPDB Kota Tangerang Mulai 11 Juni 2020

    Dibuka secara Online, PPDB Kota Tangerang Mulai 11 Juni 2020

    Megapolitan
    Pemprov DKI Gandeng 36 Lab untuk Tingkatkan Tes PCR Covid-19

    Pemprov DKI Gandeng 36 Lab untuk Tingkatkan Tes PCR Covid-19

    Megapolitan
    Polda Metro Jaya Gelar Perkara Terkait OTT di UNJ

    Polda Metro Jaya Gelar Perkara Terkait OTT di UNJ

    Megapolitan
    Geledah Gudang, BNN Temukan Ratusan Kilogram Sabu dan 160.000 Pil Ekstasi di Kabupaten Bekasi

    Geledah Gudang, BNN Temukan Ratusan Kilogram Sabu dan 160.000 Pil Ekstasi di Kabupaten Bekasi

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X