750 Orang Sisir Gunung Salak

Kompas.com - 10/05/2012, 09:34 WIB
|
EditorHeru Margianto

BOGOR, KOMPAS.com - Sebanyak 750 orang yang tergabung dalam 30 tim bergerak menyusuri Gunung Salak, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (10/5/2012), untuk mencari pesawat Sukhoi Super Jet 100 yang hilang. Mereka merupakan tim gabungan dari TNI, Polri, dan Badan SAR Nasional.

"Ini merupakan pencarian tahap pertama yang direncanakan tiga hari. Selain tim darat, juga ada tim udara dengan tiga helikopter. Sementara, empat helikopter disiapkan untuk evakuasi," kata Kapolres Bogor AKBP Heri Santoso, di Dodiklatpur Rindam Jaya di Desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, tepatnya di sebelah utara kaki Gunung Salak.

Hari menjelaskan, lokasi pencaraian berada pada radius 60  kilometer persegi. Masing-masing tim mendapat tugas pada wilayah pencarian seluas dua hingga empat kilometer persegi.

Skenarionya, lanjut Heri, tim pertama yang menemukan lokasi akan segera dibantu oleh 10 tim terdekat untuk segera melakukan evakuasi. Setiap jam setiap tim akan melaporkan perkembangan ke pusat komando operasi di Dodiklatpur Rindam Jaya.


RS Atang Sanjaya, Bogor, Jawa Barat, disiapkan sebagai rumah sakit rujukan untuk evakuasi.

 

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pengunjung Diskotek Black Owl yang Positif Narkoba Diajukan untuk Direhabilitasi

    Pengunjung Diskotek Black Owl yang Positif Narkoba Diajukan untuk Direhabilitasi

    Megapolitan
    Wali Kota Tangerang Ingatkan Warganya untuk Isi Sensus Penduduk Online 2020

    Wali Kota Tangerang Ingatkan Warganya untuk Isi Sensus Penduduk Online 2020

    Megapolitan
    Begini Kesepakatan 'Bagi Jatah' Koalisi Gerindra-PDI-P Jelang Pilkada Depok 2020

    Begini Kesepakatan "Bagi Jatah" Koalisi Gerindra-PDI-P Jelang Pilkada Depok 2020

    Megapolitan
    Jumlah Pengunjung Black Owl Positif Narkoba Bertambah

    Jumlah Pengunjung Black Owl Positif Narkoba Bertambah

    Megapolitan
    Beredar Info Pembuatan SIM Kolektif Tanpa Tes, Polisi Sebut Itu Hoaks

    Beredar Info Pembuatan SIM Kolektif Tanpa Tes, Polisi Sebut Itu Hoaks

    Megapolitan
    Polisi Tangkap Pemeras Sopir Truk di Cengkareng

    Polisi Tangkap Pemeras Sopir Truk di Cengkareng

    Megapolitan
    Yenny Sucipto Ikut Penjaringan Calon Wali Kota, Anggap Depok Stagnan 15 Tahun Terakhir

    Yenny Sucipto Ikut Penjaringan Calon Wali Kota, Anggap Depok Stagnan 15 Tahun Terakhir

    Megapolitan
    Kisruh Rekomendasi Formula E hingga Tudingan Ketua DPRD, Anies Serahkan pada Sekda

    Kisruh Rekomendasi Formula E hingga Tudingan Ketua DPRD, Anies Serahkan pada Sekda

    Megapolitan
    Polisi Geledah Rumah 2 Pria yang Bawa Alat Isap Sabu-sabu ke Polres Jaksel

    Polisi Geledah Rumah 2 Pria yang Bawa Alat Isap Sabu-sabu ke Polres Jaksel

    Megapolitan
    Daftar Penjaringan di DPP PDIP, Mantan Sekjen FITRA Siap Maju Pilkada Depok

    Daftar Penjaringan di DPP PDIP, Mantan Sekjen FITRA Siap Maju Pilkada Depok

    Megapolitan
    Warga Batan Indah Tak Khawatir dengan Radiasi Nuklir di Area Perumahan Mereka

    Warga Batan Indah Tak Khawatir dengan Radiasi Nuklir di Area Perumahan Mereka

    Megapolitan
    2 Pengunjung Polres Metro Jaksel Ditangkap karena Bawa Alat Timbang dan Isap Sabu-sabu

    2 Pengunjung Polres Metro Jaksel Ditangkap karena Bawa Alat Timbang dan Isap Sabu-sabu

    Megapolitan
    Pembangunan Stasiun MRT Monas Disebut Tak Akan Ganggu Formula E

    Pembangunan Stasiun MRT Monas Disebut Tak Akan Ganggu Formula E

    Megapolitan
    Kapolda Metro Jaya Temui Anies, Bahas Pencegahan Tawuran hingga Peredaran Narkoba

    Kapolda Metro Jaya Temui Anies, Bahas Pencegahan Tawuran hingga Peredaran Narkoba

    Megapolitan
    Imigrasi Catat Ada 7.588 WNA yang Tinggal di Bekasi, Didomimasi Warga Jepang

    Imigrasi Catat Ada 7.588 WNA yang Tinggal di Bekasi, Didomimasi Warga Jepang

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X