Kartu Nama dan Koran Jadi Senjata Pasangan Cagub Jokowi-Ahok

Kompas.com - 06/06/2012, 20:38 WIB
|
EditorPepih Nugraha

JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta, calon wakil gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok, menemui  warga Meruya Ilir Blok D1/B9 RT 2/2, Kembangan Jakarta Barat, Rabu (6/6/2012) sore. Kunjungan tersebut dalam rangka mensosialisasikan diri dengan memberi kartu nama dan selebaran koran.

"Membagikan kartu nama yang berisi nomor HP agar masyarakat tidak lupa dan gampang menghubungi jika ada masalah, hal itu juga yang di lakukan Jokowi di Solo dan Belitung," jelas Ahok di lingkungan warga Meruya Iilir.

Ahok menjelaskan, koran yang disusun relawan ini isinya tentang hal-hal yang mereka lakukan selama jadi pejabat. "Ini proses pendidikan politik yang mahal dan berisiko tinggi. Misalnya saat orang minta duit, baju, sembako, kami tegas-tegas bilang 'tidak' ke mereka. Saat mereka mengancam nanti tidak akan pilih ya itu risiko," jelasnya.

Selain itu, Ahok juga berencana membangun rusun dengan konsep yang lebih baik untuk warga ibukota, salah satunya yakni pasar tradisional. "Bukan seperti pemerintahan sebelumnya yang menggusur pasar tradisional tempat orang bekerja, jadi orang kecil beban hidupnya lebih besar," ujarnya.

Dalam Pilkada nanti, Ahok sangat optimis dapat menaklukan Jakarta. "Jakarta perlu kami taklukkan karena Jakarta ini pusatnya informasi, semua cepat, semua orang bisa tahu. Kalah pun kalah saya puas karena setidaknya saya pernah tawarkan konsep pemimpin adalah pelayan masyarakat," katanya. (Bima Setiyadi)

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    UPDATE 28 Oktober: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 22, Totalnya Kini 2.117

    UPDATE 28 Oktober: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 22, Totalnya Kini 2.117

    Megapolitan
    Libur Panjang, 41.984 Kendaraan Keluar Jakarta dari Tol Tangerang-Merak

    Libur Panjang, 41.984 Kendaraan Keluar Jakarta dari Tol Tangerang-Merak

    Megapolitan
    Pulang dari Luar Kota Setelah Libur Panjang, ASN di Bogor Wajib Swab Test dan Karantina Mandiri

    Pulang dari Luar Kota Setelah Libur Panjang, ASN di Bogor Wajib Swab Test dan Karantina Mandiri

    Megapolitan
    Hari Ketiga Operasi Zebra di Jakbar, Tidak ada Pengemudi yang Ditilang

    Hari Ketiga Operasi Zebra di Jakbar, Tidak ada Pengemudi yang Ditilang

    Megapolitan
    UPDATE Grafik 28 Oktober: Total 7.007 Kasus Covid-19 di Depok

    UPDATE Grafik 28 Oktober: Total 7.007 Kasus Covid-19 di Depok

    Megapolitan
    Bima Arya Imbau Warga dan ASN Bogor Tidak ke Luar Kota Selama Libur Panjang

    Bima Arya Imbau Warga dan ASN Bogor Tidak ke Luar Kota Selama Libur Panjang

    Megapolitan
    UPDATE 28 Oktober: Kasus Positif Bertambah 14 dan 2 Pasien Covid-19 Meninggal di Tangsel

    UPDATE 28 Oktober: Kasus Positif Bertambah 14 dan 2 Pasien Covid-19 Meninggal di Tangsel

    Megapolitan
    UPDATE 28 Oktober: Bertambah 844, Kasus Covid-19 di Jakarta Capai 103.552

    UPDATE 28 Oktober: Bertambah 844, Kasus Covid-19 di Jakarta Capai 103.552

    Megapolitan
    Tepergok saat Beraksi, Perampok Spesialis Rumah Kosong di Pademangan Diamuk Massa

    Tepergok saat Beraksi, Perampok Spesialis Rumah Kosong di Pademangan Diamuk Massa

    Megapolitan
    Kebakaran Indekos di Tambora Diduga karena Korsleting listrik

    Kebakaran Indekos di Tambora Diduga karena Korsleting listrik

    Megapolitan
    Dua Orang Diduga Copet Ditangkap di Tengah Unjuk Rasa

    Dua Orang Diduga Copet Ditangkap di Tengah Unjuk Rasa

    Megapolitan
    11 Pemuda Diamankan Saat Hendak Ikut Demo Omnibus Law, 2 dari Mereka Positif Narkoba

    11 Pemuda Diamankan Saat Hendak Ikut Demo Omnibus Law, 2 dari Mereka Positif Narkoba

    Megapolitan
    Pemkot Bogor Siapkan 3.000 Alat Rapid Tes untuk Wisatawan Selama Libur Panjang

    Pemkot Bogor Siapkan 3.000 Alat Rapid Tes untuk Wisatawan Selama Libur Panjang

    Megapolitan
    Dua Kali Kecelakaan Beruntun dalam Sehari di Tol Jakarta-Cikampek

    Dua Kali Kecelakaan Beruntun dalam Sehari di Tol Jakarta-Cikampek

    Megapolitan
    Akan Ikut Demo Tolak Omnibus Law, 11 Pemuda Diamankan Polres Jaksel

    Akan Ikut Demo Tolak Omnibus Law, 11 Pemuda Diamankan Polres Jaksel

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X