Kompas.com - 18/07/2012, 18:39 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

ACEH BESAR, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Aceh memusnahkan ganja yang ditanam di lahan seluas 2,5 hektar di Desa Meureu, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (18/7/2012).

Lahan ganja yang dimusnahkan itu, merupakan satu dari tiga ladang ganja dengan total 25,5 hektar yang ditemukan Polda Aceh dalam sepekan terakhir di Aceh Besar.

Wakil Kepala Polda Aceh Brigadir Jenderal Setyanto, mengatakan, terungkapnya penanaman ganja di Aceh Besar tersebut bermula dari laporan masyarakat. Tiga tempat tersebut antara lain di Lampanah, Indrapuri, dan Lamteuba.

"Dari pengungkapan ini, satu orang tersangka sudah kami tangkap. Dia berinisial S, penanam ganja di lahan seluas 8 hektar di Lampanah. Selain melanggar pasal narkotika, tersangka S juga kami kenai pasal pelanggaran kehutanan, karena menanam di hutan lindung. Untuk tersangka di dua ladang lainnya masih kami kejar," kata Setyanto yang ditemui saat pemusnahan ladang ganja seluas 2,5 hektar di Indrapuri, Aceh Besar, Rabu.

Dalam kegiatan pemusnahan tersebut, juga hadir tim dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Gerakan Anti Narkotika, dan sejumlah anggota DPR, serta para pejabat Polda Aceh.

Setyanto mengungkapkan, selama tahun 2011 di Aceh telah diungkap ladang ganja seluas 158 hektar. Ditambah temuan ladang seluas 25,5 hektar selama sepekan ini, maka dalam 1,5 tahun terakhir telah diungkap lahan ganja seluas183,5 di wilayah Aceh.

Lahan ganja yang ditemukan di Indrapuri dan Lamteuba, terletak tak jauh dari perkampungan penduduk. Lahan-lahan tersebut berada di areal perkebunan masyarakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selama ini ladang ganja banyak ditanam di dekat hutan dan pegunungan, tapi sekarang polanya berubah. "Ini semacam modus baru penanam ganja untuk mengelabuhi polisi yang selama ini lebih banyak mengungkap ladang ganja di pegunungan," kata Setyanto.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.