Tips Aman dan Nyaman Wisata ke Derawan

Kompas.com - 23/07/2012, 11:22 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

BERAU, KOMPAS.com – Berwisata di kawasan kepulauan memiliki tantangan tersendiri. Anda tak hanya menempuh jalur darat, tetapi juga laut, bahkan udara. Fasilitas di semua pulau pun belum tentu tersedia seperti yang ditemui di kota-kota besar.

Demikian pula halnya jika Anda berencana berwisata ke Kepulauan Derawan, Berau, Kalimantan Timur. Untuk menuju pulau ini, Anda harus menempuh tiga jalur: darat, laut atau sungai, dan udara. Waktu tempuh yang panjang tentu akan menjadi tantangan saat berpergian jauh.

Sebagai informasi, di Kepulauan Derawan ada empat pulau utama yang biasa disinggahi para wisatawan. Pulau-pulau itu adalah Pulau Derawan, Pulau Sangalaki, Pulau Kakaban, dan Pulau Maratua. Keempatnya memiliki karakteristik dan pesona yang berbeda.

Untuk bepergian ke sana, Anda perlu mengetahui gambaran dan mengantongi informasi tentang Kepulauan Derawan. Ini tips yang bisa membantu Anda saat berwisata ke sana!

Transportasi
Seperti diketahui, Kepulauan Derawan terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Untuk itu, jarak terdekat adalah naik pesawat menuju Kalimantan Timur. Maka, ambillah tujuan ke Balikpapan. Jika melalui jalur udara, terbang dari Jakarta (Bandara International Soekarno Hatta) menuju Balikpapan (Bandara International Sepinggan) memakan waktu tempuh 1 jam 51 menit.

Perjalanan pun bisa dilanjutkan menuju Kabupaten Berau melalui udara. Waktu tempuh dari Bandara International Sepinggan ke Bandar Udara Kalimarau (Berau) kurang lebih selama 30 menit. Ada empat penerbangan dari Balikpapan yang melayani ke Berau, beberapa di antaranya Batavia Air dan Trigana Air.

Kemudian, dari Berau Anda harus menempuh jalur laut untuk sampai di Kepulauan Derawan. Dari Bandar Udara Kalimarau, Anda bisa menyewa mobil menuju Pelabuhan Tanjung Batu. Harga sewa sekali jalan mulai dari Rp 350.000. Perjalanan darat dari bandara menuju Tanjung Batu sekitar dua jam.

Cara kedua untuk menuju Berau dari Balikpapan adalah menumpang pesawat menuju Tarakan (Bandara International Juwata). Dari bandara Anda bisa naik taksi menuju pelabuhan SDF. Dari Pelabuhan SDF dilanjutkan dengan  kapal cepat (speed boat) ke Tanjung Selor.

Dari pelabuhan Tanjung Selor, Anda bisa naik mobil-mobil travel menuju Tanjung Redeb, Berau. Ini adalah alternatif lain melalui jalur darat dan laut menuju Berau.

Dari Tanjung Batu dengan kapal cepat ke Pulau Derawan sekitar 20 menit. Harga mulai Rp 250.000 per kapal untuk kapasitas tiga sampai lima orang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Masuk Indonesia, Pemprov DKI Disarankan Percepat Vaksinasi Lansia

Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Masuk Indonesia, Pemprov DKI Disarankan Percepat Vaksinasi Lansia

Megapolitan
Pemprov DKI Persilakan Kementerian PUPR Mulai Normalisasi Sungai di Lahan yang Sudah Dibebaskan

Pemprov DKI Persilakan Kementerian PUPR Mulai Normalisasi Sungai di Lahan yang Sudah Dibebaskan

Megapolitan
Harga Pangan Naik, Pengusaha Warteg Dikhawatirkan Gulung Tikar

Harga Pangan Naik, Pengusaha Warteg Dikhawatirkan Gulung Tikar

Megapolitan
Pemkot Tangsel Tak Beri Sanksi untuk Penolak Vaksinasi Covid-19

Pemkot Tangsel Tak Beri Sanksi untuk Penolak Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Harga Cabai Naik, Sejumlah Warteg di Jabodetabek Pilih Tutup Sementara

Harga Cabai Naik, Sejumlah Warteg di Jabodetabek Pilih Tutup Sementara

Megapolitan
Pemkot Tangsel Coret Peserta Vaksinasi Covid-19 yang Tak Hadir Saat Penyuntikan

Pemkot Tangsel Coret Peserta Vaksinasi Covid-19 yang Tak Hadir Saat Penyuntikan

Megapolitan
Komnas Perempuan Imbau Korban Pelecehan Seksual Tak Sebarkan Bukti di Media Sosial

Komnas Perempuan Imbau Korban Pelecehan Seksual Tak Sebarkan Bukti di Media Sosial

Megapolitan
10 Pemuda Hendak Tawuran Ditangkap, 21 Celurit dan Senjata Tajam Disita

10 Pemuda Hendak Tawuran Ditangkap, 21 Celurit dan Senjata Tajam Disita

Megapolitan
Kasus Pelecehan 2 Karyawati oleh Bos, Komnas Perempuan: Polisi Harus Pakai Perspektif Korban

Kasus Pelecehan 2 Karyawati oleh Bos, Komnas Perempuan: Polisi Harus Pakai Perspektif Korban

Megapolitan
Ditendang Satpol PP Saat Bermain di Trotoar, Pemain Skateboard: Kita Tidak Punya Tempat yang Memadai

Ditendang Satpol PP Saat Bermain di Trotoar, Pemain Skateboard: Kita Tidak Punya Tempat yang Memadai

Megapolitan
Harga Daging Sapi Belum Turun Sejak Januari, Pedagang Khawatir Ada Lonjakan Saat Lebaran

Harga Daging Sapi Belum Turun Sejak Januari, Pedagang Khawatir Ada Lonjakan Saat Lebaran

Megapolitan
Pembebasan Lahan Normalisasi Sungai Jakarta Mandek karena Dana Pinjaman Belum Cair

Pembebasan Lahan Normalisasi Sungai Jakarta Mandek karena Dana Pinjaman Belum Cair

Megapolitan
Pengusaha Rumah Makan Padang Keluhkan Kenaikan Harga Cabai

Pengusaha Rumah Makan Padang Keluhkan Kenaikan Harga Cabai

Megapolitan
Laga Timnas U22 Vs Tira Persikabo Batal, Polisi: Izinnya Pagi, Pertandingan Sore

Laga Timnas U22 Vs Tira Persikabo Batal, Polisi: Izinnya Pagi, Pertandingan Sore

Megapolitan
Satpol PP DKI: Main Skateboard di Trotoar Silakan asal Patuhi Protokol Kesehatan

Satpol PP DKI: Main Skateboard di Trotoar Silakan asal Patuhi Protokol Kesehatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X