Kompas.com - 23/07/2012, 13:08 WIB
|
EditorRusdi Amral

BANDUNG, KOMPAS.com — Bank Indonesia Jabar-Banten memelopori penukaran uang dengan sistem drive thru. Dengan demikian, warga yang ingin menukarkan uang untuk keperluan Lebaran tak perlu turun dari mobilnya.

Penukaran uang dengan drive thru tersebut dibuka sejak Senin (23/7) di kantor Bank Indonesia Jabar-Banten, Bandung. Direktur Eksekutif BI Jabar-Banten Lucky Fathul Azis Hadibrata meresmikan secara langsung penukaran uang tersebut.

Dengan sistem ini, warga yang ingin menukarkan uang tidak perlu turun dari mobil. Mereka hanya menjalankan mobil hingga di samping mobil penukaran. Transaksi pun dilakukan dari balik kaca jendela mobil.

"Layanan ini akan terus dibuka sampai tanggal 16 Agustus 2012," kata Lucky.

Dia menambahkan, penukaran ini bebas biaya. Dengan kata lain, Rp 5 juta yang ditukarkan warga akan ditukar dalam jumlah yang sama.

Pelayanan ini dilakukan untuk sosialisasi kepada masyarakat agar menukarkan uang langsung, baik ke BI maupun bank. Pihak BI menengarai bahwa penukaran uang di luar bank resmi rentan diselipi uang palsu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.