Kompas.com - 26/07/2012, 16:53 WIB
|
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com - Organisasi masyarakat Front Pembela Islam (FPI) berjanji tidak akan melakukan sweeping selama bulan Ramadhan ini jika Kepolisian Republik Indonesia dan Satpol PP telah bekerja dengan baik. Sweeping menurut FPI justru untuk membantu kinerja Polri.

"Kita enggak ada sweeping selagi Polri dan Satpol PP kerjanya rapi," ujar Ketua FPI Jakarta, Salim Alatas atau Habib Selon, di Mabes Polri, Kamis (26/7/2012).

Diketahui, sebelumnya Polri telah melarang kelompok masyarakat melakukan sweeping. Organisasi masyarakat (ormas) diminta untuk tidak melakukan upaya paksa, memberhentikan kegiatan, memeriksa suatu identitas karena hal tersebut dianggap sebagai tindakan main hakim sendiri.

Namun, Habib Selon tidak bisa menjamin selama bulan Ramadhan ini FPI tak akan lakukan sweeping. Meskipun demikian dirinya mengakui bahwa sweeping bukan tugas FPI. Tugas FPI hanya memberikan informasi atau melaporkannya kepada pihak yang berwenang. Menurutnya banyak laporan masyarakat kepada FPI yang harus segera ditindaklanjuti.

"Kita lihat nanti setelah hasil investigasi hasil daripada monitoring kita di lapangan. Selama ini, kan ada masukan, seperti ada SMS dari masyarakat. Ini juga kita sesalkan, kenapa masyarakat kok lapor ke kita, bukan ke polisi?" ujarnya.

Habib Selon pun mengatakan, FPI siap membubarkan diri jika pemerintah dapat menyelesaikan persoalan seperti masih adanya tempat maksiat.

"Kalau pemerintah udah rapi, enggak ada gangguan tempat ibadah, enggak ada tempat maksiat, sudah tenang FPI. Enggak usah dibubarin juga bubar sendiri," terangnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.