Kompas.com - 03/08/2012, 10:27 WIB
Penulis Riana Afifah
|
EditorA. Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com — Raja dangdut Rhoma Irama batal memenuhi panggilan Panitia Pengawas Pemilu DKI Jakarta (Panwaslu DKI Jakarta) terkait kasus ceramah yang berpotensi menyinggung masalah suku, agama, ras, dan antar-golongan (SARA).

Ketua Panwaslu DKI Jakarta Ramdansyah membenarkan bahwa ayah pedangdut Ridho Rhoma ini meminta pengunduran jadwal pemanggilan lantaran alasan kesibukan. Pihaknya kemudian mengatur jadwal ulang agar yang bersangkutan dapat hadir dan memberi penjelasan.

"Bang Haji minta diundur dan ini dijelaskan semalam oleh tim kampanye Foke-Nara," kata Ramdansyah ketika dihubungi, Jumat (3/8/2012). Rhoma Irama yang sedianya hadir pada hari ini pukul 10.00 WIB ditunda menjadi hari Senin (6/8/2012) pukul 13.00.

Sementara itu, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (Ketua MK) yaitu Jimly Asshiddiqie masih diharapkan hadir pada pukul 13.30 nanti. "Untuk Prof Jimly, kami masih berharap beliau dapat hadir memenuhi panggilan," ungkap Ramdansyah.

Sebelumnya diberitakan, kasus Rhoma Irama mencuat karena dalam ceramahnya di Masjid Al Isra, Tanjung Duren, Jakarta, pada Sabtu (28/7/2012) lalu, ia menjatuhkan calon pasangan lain dengan membahas suku dan agama calon tersebut. Bahkan ia juga menebar ketakutan kepada jemaah masjid jika memilih pemimpin yang tidak seiman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.