Kompas.com - 04/08/2012, 16:30 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari Sabtu (4/8/2012) siang berlangsung mediasi antara keluarga korban, dan tersangka kasus penganiaan pelajar SMA Don Bosco di ruang pertemuan di Gedung Utama Polda Metro Jaya. Hadir juga dari KPAI dan Komnas PA.

Seto Mulyadi, dari Komnas PA, sebelum masuk ke ruang mediasi yang difasilitasi Polda Metro Jaya, mengatakan, ia datang untuk melihat seberapa jauh adanya mediasi ini.

Menurut Seto, para pelajar tersangka itu tidak harus ditahan. "Kalau memang mungkin, polda membebaskan mereka semua," katanya.

Dengan mencuatnya kasus kekerasan di SMA Don Bosco ini, Seto Mulyadi berharap setelah mediasi itu, tidak ada kekerasan lagi kepada anak di mana pun.

"Anak-anak harusnya mengikuti kegiatan positif. Memang kadang-kadang mereka penuh dengan energi, di mana energi yang berlebihan tidak tersalurkan. Jadi, kami mendesak pihak sekolah, dinas pendidikan, untuk bisa memberi aktivitas yang memungkinkan yang mampu menyalurkan energi anak-anak itu, seperti gelangang remaja," tuturnya.

Mengenai mediasi yang akan ia ikuti itu, Seto mengatakan, sesuai UU Perlindungan Anak, karena pelakunya masih anak-anak dan kepolisian punya hak diskresi. Kepolisian bisa memediasi dan mendamaikan, apakah harus masuk jalur hukum atau tidak.

"Tetapi yang penting, pihak sekolah harus memberikan pendidikan yang tepat, sehingga tidak terjkadi lagi, kekerasan dan tawuran dan kenakalan remaja," katanya.

Ia menambahkan, kasus hukum para pelajar tersangka ini berlanjut tergantung dari keluarga korban, apakah bisa memaafkan atau tidak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.