Awas! Marak Pencurian Mobil dari Garasi

Kompas.com - 26/09/2012, 12:05 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

SURABAYA, KOMPAS.com — Aksi pencurian mobil di garasi rumah tengah marak terjadi di Surabaya. Sepanjang bulan ini, tercatat sudah tiga kali aksi pencurian mobil dengan modus serupa. Satu di antaranya gagal karena pemilik rumah mengetahuinya.

Dini hari tadi, mobil mewah Toyota Vellfire milik Hari Sudarsono, warga Jalan Darmo Satelit Utara VII CT-12, kembali hilang digondol kawanan pencuri. Hilangnya mobil bernopol L 1928 HS itu diketahui sekitar pukul 04.30, saat pemiliknya akan berolahraga pagi.

''Sepertinya pencuri memanjat pagar dan mengambil kunci mobil di ruang tengah dengan membobol jendela,'' kata istri pemilik mobil, Lusiana Wibisono, Rabu (26/9/2012).

Aksi pencurian itu, kata Lusiana, tidak diketahui satpam di kawasan perumahan Surabaya barat itu. ''Saya sudah laporkan pencurian ini ke polisi, saya berharap pencurinya cepat ditangkap,'' tambahnya.

Pada 11 September lalu, sebuah mobil Mitsubishi Pajero Sport 2009 berwarna hitam juga digondol kawanan pencuri dari garasi rumah Imelda Kwaniati Kurniadi, warga Jalan Darmo Harapan Utara 9 EW/38. Mobil bernopol L 1745 PF itu diketahui hilang dari garasi berpagar terkunci pada pukul 05.00 WIB.

Sementara kemarin, kawanan pencuri juga mencoba menggondol mobil Honda Jazz bernopol L 1827 G dari rumah milik Kusuma di Jalan Kebraon Selatan Blok FA Nomor 12. Untungnya, aksi pencurian itu cepat diketahui putra pemilik rumah yang mendengar bunyi mencurigakan dari pagar di depan rumahnya. Teriakan putra pemilik rumah itu membuat dua pencuri melarikan diri. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Munculnya Klaster Covid-19 di Ponpes Kota Tangerang, Berawal Pengajar Pulang Mudik

Kronologi Munculnya Klaster Covid-19 di Ponpes Kota Tangerang, Berawal Pengajar Pulang Mudik

Megapolitan
Edarkan Narkoba, 24 Orang Ditangkap Polisi di Bogor

Edarkan Narkoba, 24 Orang Ditangkap Polisi di Bogor

Megapolitan
Petugas Kebersihan Stasiun Temukan Uang Rp 500 Juta di Plastik, Dikembalikan ke Pemiliknya

Petugas Kebersihan Stasiun Temukan Uang Rp 500 Juta di Plastik, Dikembalikan ke Pemiliknya

Megapolitan
Diizinkan Angkut Penumpang, Grab di Bekasi Pasang Partisi Plastik di Setiap Armada

Diizinkan Angkut Penumpang, Grab di Bekasi Pasang Partisi Plastik di Setiap Armada

Megapolitan
MRT Jakarta Bantah Tanah Galian Proyeknya untuk Reklamasi Ancol

MRT Jakarta Bantah Tanah Galian Proyeknya untuk Reklamasi Ancol

Megapolitan
Pemkot Tangsel Belum Izinkan Bioskop Beroperasi Kembali 29 Juli 2020

Pemkot Tangsel Belum Izinkan Bioskop Beroperasi Kembali 29 Juli 2020

Megapolitan
Polisi Dalami Upaya Penculikan Anak di Depok, Modusnya Bekap Pakai Tisu

Polisi Dalami Upaya Penculikan Anak di Depok, Modusnya Bekap Pakai Tisu

Megapolitan
Tes Urine dan Rambut Negatif Narkoba, Ridho Ilahi Tetap Diproses Hukum Terkait Kepemilikan Sabu

Tes Urine dan Rambut Negatif Narkoba, Ridho Ilahi Tetap Diproses Hukum Terkait Kepemilikan Sabu

Megapolitan
Klarifikasi Pemprov DKI: Perluasan Ancol Dilakukan di Pulau L

Klarifikasi Pemprov DKI: Perluasan Ancol Dilakukan di Pulau L

Megapolitan
UPDATE 9 Juli: Bertambah 10 Kasus, Total 298 Kasus Positif di Kabupaten Bekasi

UPDATE 9 Juli: Bertambah 10 Kasus, Total 298 Kasus Positif di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Curi 46 Motor, Dua Residivis Ditangkap Lagi di Depok

Curi 46 Motor, Dua Residivis Ditangkap Lagi di Depok

Megapolitan
Penerbangan Meningkat, Lion Air Pekerjakan Kembali 2.600 Karyawan

Penerbangan Meningkat, Lion Air Pekerjakan Kembali 2.600 Karyawan

Megapolitan
UPDATE 8 Juli: Tambah 10 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 16 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 8 Juli: Tambah 10 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 16 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Gempa Lebak Tempo Hari dan Pelajaran buat Jakarta

Gempa Lebak Tempo Hari dan Pelajaran buat Jakarta

Megapolitan
Ojek Online Resmi Diizinkan Angkut Penumpang di Bekasi, Ini Protokol yang Wajib Dipatuhi

Ojek Online Resmi Diizinkan Angkut Penumpang di Bekasi, Ini Protokol yang Wajib Dipatuhi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X