Enam Tersangka Baru Tawuran Bulungan Wajib Lapor

Kompas.com - 10/10/2012, 03:12 WIB
Penulis Imanuel More
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.comEnam siswa SMAN 70 Jakarta yang ditetapkan sebagai tersangka baru dalam kasus tawuran pelajar di Bulungan telah diizinkan kembali ke rumah. Kepada mereka, penyidik mengenakan kewajiban melapor.

"Mereka dikenai wajib lapor dua kali seminggu, Senin dan Kamis," kata Ketua Tim Advokasi Komite SMA Negeri 70 Suhendra Asido Hutabarat seusai pemeriksaan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2012) dini hari.

Ia berharap, para pelajar itu tidak dijadikan tahanan. Pasalnya mereka masih berstatus pelajar aktif dan sedang menjalani ujian. Ia meyakini, alasan mereka ini akan diindahkan penyidik.

"Kami minta tidak ditahan. Kami yakin permintaan ini tidak akan ditolak karena mereka masih berstatus siswa aktif," ucap Suhendra.

Suhendra menyebut, proses rekonstruksi menurut rencana akan dilakukan pada Sabtu (13/10/2012). Ia berharap pelaksanaan rekonstruksi tidak tergesa-gesa lantaran para tersangka masih cukup lelah setelah menjalani pemeriksaan maraton hari ini dan kemarin. Selain itu, ia juga mengemukakan alasan kesibukan mereka sebagai pelajar.

"Mau ada rekonstruksi hari Sabtu. Kami harap tidak buru-buru karena kondisi anak-anak sangat letih. Besok mereka mau sekolah," sambung Hendra.

Hingga saat ini, polisi belum memberikan pernyataan resmi seputar penetapan enam tersangka baru dalam kasus tawuran yang menewaskan Alawy Yusianto Putra, siswa SMAN 6. Identitas atau inisial dari para tersangka pun belum diungkapkan oleh penasihat hukum sekolah. Ditemani orangtua masing-masing, para tersangka telah meninggalkan Mapolres Metro Jakarta Selatan sekitar pukul 01.30 WIB tadi.

Berita terkait dapat diikuti di topik Tawuran Berdarah.

 

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Doakan Anies Cepat Sembuh, Wakil Wali Kota Bekasi: Covid-19 Bukan Aib

    Doakan Anies Cepat Sembuh, Wakil Wali Kota Bekasi: Covid-19 Bukan Aib

    Megapolitan
    Blok Makam Covid-19 Khusus Jenazah Muslim Penuh di TPU Pondok Ranggon, Hanya Bisa Sistem Tumpang

    Blok Makam Covid-19 Khusus Jenazah Muslim Penuh di TPU Pondok Ranggon, Hanya Bisa Sistem Tumpang

    Megapolitan
    Tersangka yang Cabuli Bocah di Pondok Aren Pernah 4 Kali Lakukan Pelecehan Remas Payudara

    Tersangka yang Cabuli Bocah di Pondok Aren Pernah 4 Kali Lakukan Pelecehan Remas Payudara

    Megapolitan
    Mulai Besok, Underpass Senen Extension Bisa Dilewati Kendaraan 24 Jam

    Mulai Besok, Underpass Senen Extension Bisa Dilewati Kendaraan 24 Jam

    Megapolitan
    Sebut Fraksi PSI Setujui Anggaran Kenaikan Gaji DPRD DKI, Taufik: Tak Perlu Pencitraan

    Sebut Fraksi PSI Setujui Anggaran Kenaikan Gaji DPRD DKI, Taufik: Tak Perlu Pencitraan

    Megapolitan
    Rizieq Shihab dan Menantunya Tak Penuhi Panggilan Polisi, FPI: Karena Kesehatan

    Rizieq Shihab dan Menantunya Tak Penuhi Panggilan Polisi, FPI: Karena Kesehatan

    Megapolitan
    Dinilai Mencla-mencle soal Kenaikan Gaji DPRD, DPW PSI: Kami Tegas Menolak

    Dinilai Mencla-mencle soal Kenaikan Gaji DPRD, DPW PSI: Kami Tegas Menolak

    Megapolitan
    Pengangguran Melonjak di Jakarta karena Pandemi, PSI Tolak Kenaikan Anggaran untuk DPRD

    Pengangguran Melonjak di Jakarta karena Pandemi, PSI Tolak Kenaikan Anggaran untuk DPRD

    Megapolitan
    SPBU MT Haryono Ditutup Setelah Kebakaran, Ini 2 SPBU Alternatif untuk Isi BBM

    SPBU MT Haryono Ditutup Setelah Kebakaran, Ini 2 SPBU Alternatif untuk Isi BBM

    Megapolitan
    Kronologi Kebakaran di SPBU MT Haryono, Percikan Api Muncul Setelah Listrik Menyala

    Kronologi Kebakaran di SPBU MT Haryono, Percikan Api Muncul Setelah Listrik Menyala

    Megapolitan
    Selama November, Depok Catat 'Kunjungan' Terbanyak Satwa Liar ke Permukiman

    Selama November, Depok Catat "Kunjungan" Terbanyak Satwa Liar ke Permukiman

    Megapolitan
    Imbas Kerumunan Massa Rizieq Shihab, Camat Tanah Abang dan Lurah Petamburan Juga Dicopot

    Imbas Kerumunan Massa Rizieq Shihab, Camat Tanah Abang dan Lurah Petamburan Juga Dicopot

    Megapolitan
    Data Tim Dokter Kota Bekasi: Semakin Lama Penyembuhan Pasien Covid-19 Berpenyakit Bawaan

    Data Tim Dokter Kota Bekasi: Semakin Lama Penyembuhan Pasien Covid-19 Berpenyakit Bawaan

    Megapolitan
    Jelang Masa Tenang Pilkada Tangsel, Benyamin-Pilar Bakal Fokus Kampanye

    Jelang Masa Tenang Pilkada Tangsel, Benyamin-Pilar Bakal Fokus Kampanye

    Megapolitan
    Ketersediaan Alat Tes Swab di Depok Menipis di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

    Ketersediaan Alat Tes Swab di Depok Menipis di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X