Cegah Tawuran, Kasat Reskrim Bagikan Nomor HP

Kompas.com - 17/10/2012, 17:25 WIB
Penulis Imanuel More
|
EditorBenny N Joewono

JAKARTA, KOMPAS.com - Tawuran pelajar yang terus berulang telah mengundang keprihatinan banyak pihak, tak terkecuali pihak kepolisian.

Langkah simpatik pun diambil oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Hermawan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (17/10/2012) pagi.

Untuk mengantisipasi sekaligus menindak tegas pihak-pihak yang memicu berulangnya tawuran, Hermawan mengumpulkan orangtua 78 murid SMK Bakti Cawang yang diamankan saat hendak menyerang lawannya SMK Negeri 29.

Kepada mereka ia membagikan nomor telepon seluler pribadinya. "Kami sudah berbincang-bincang dengan mereka. Ternyata tradisi tawuran dan rencana penyerangan itu dipengaruhi alumni yang menemui mereka waktu mereka nongkrong," kata Hermawan di hadapan orangtua/wali murid.

Atas dasar itu, ia meminta kerjasama para orangtua untuk membantu pihak kepollisian dalam mengamankan siswa dari pengaruh alumni.

Hermawan meminta jika orangtua atau keluarga mengetahui alumni yang telah mempengaruhi anak-anak mereka terlibat tawuran, maka identitas oknum tersebut bisa disampaikan langsung kepadanya.

"Kasih tahu saja siapa alumni yang mempengaruhi mereka. Lapor ke kami, nanti kami akan tangkap. Ini nomor HP saya, silakan kasih informasi langsung ke saya," kata Hermawan sambil menyebutkan nomor HP-nya.

Ia meminta para orangtua bersabar lantaran ke-78 siswa yang ikut tawuran akan menjalani proses pembinaan khusus yang dirancang Direktorat Binmas Polda Metro Jaya.

Mereka akan diangkut ke Mapolda siang ini untuk mendapatkan arahan dan pembinaan mental.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Perpanjang PSBB, Benyamin Sebut Banyak Warga Tangsel yang Minta Kelonggaran Resepsi Pernikahan

Perpanjang PSBB, Benyamin Sebut Banyak Warga Tangsel yang Minta Kelonggaran Resepsi Pernikahan

Megapolitan
PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

Megapolitan
IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

Megapolitan
KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 4 Juli: Bertambah 215, Kini Ada 12.039 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 4 Juli: Bertambah 215, Kini Ada 12.039 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Rasio Kasus Covid-19 di Kelurahan Kenari Jakpus Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Rasio Kasus Covid-19 di Kelurahan Kenari Jakpus Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Bacok Orang hingga Tewas Saat Tawuran di Tambora, Pria Ini Ditangkap di Cilacap

Bacok Orang hingga Tewas Saat Tawuran di Tambora, Pria Ini Ditangkap di Cilacap

Megapolitan
Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang di Kelurahan Zona Merah Depok

Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang di Kelurahan Zona Merah Depok

Megapolitan
CFD Kota Bekasi Kembali Digelar Besok, PKL Dilarang Berjualan

CFD Kota Bekasi Kembali Digelar Besok, PKL Dilarang Berjualan

Megapolitan
Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok mulai 7 Juli jika...

Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok mulai 7 Juli jika...

Megapolitan
Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Wagub DKI Minta Warga Terbiasa Jalankan Protokol Kesehatan

Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Wagub DKI Minta Warga Terbiasa Jalankan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Banyak Pedagang Pasar yang Tak Mau Dites Swab

Wagub DKI Sebut Banyak Pedagang Pasar yang Tak Mau Dites Swab

Megapolitan
Cemburu, Suami Bacok Istri di Hadapan Anak di Bekasi

Cemburu, Suami Bacok Istri di Hadapan Anak di Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X