Jokowi Yakin Warga Mau Pindah ke Kampung Deret

Kompas.com - 26/10/2012, 14:36 WIB
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo merasa yakin warga bantaran kali yang selama ini terkena banjir bersedia pindah ke Kampung Deret. Lelaki yang akrab dipanggil Jokowi itu berpendapat, suara-suara warga yang tak bersedia pindah adalah akibat dari belum dimulainya komunikasi warga.

"Ya yakinlah, orang kita belum bicara kok, belum komunikasi, siapa yang mau memindahkan," ujar Jokowi kepada Kompas.com seusai melaksanakan shalat Jumat di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Jumat (26/10/2012) siang.

Menurut mantan Wali Kota Solo tersebut, pihaknya telah memikirkan secara matang hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan pembangunan kampung tersebut. Jokowi mengatakan, komunikasi dengan warga yang sebelumnya tinggal di sana merupakan hal yang paling mutlak diperhatikan. "Sudah ada aturannya, tentunya membuat Kampung Deret, Super Kampung, Rusun Kampung, harus lihat aturan itu," lanjut Jokowi.

Keyakinan Jokowi tersebut terkait suara warga bantaran kali yang enggan pindah dari rumahnya yang sekarang meski kerap dilanda banjir. Tidak sanggup membiasakan diri dengan tempat tinggal yang baru menjadi alasan warga bantaran kali itu enggan meninggalkan rumah lamanya.

Program Kampung Deret muncul pertama kali saat Joko Widodo masih berstatus calon gubernur DKI Jakarta bersama wakilnya, Basuki T Purnama. Saat kampanye, keduanya menegaskan akan membuat prioritas dalam pembangunan permukiman DKI Jakarta dari kawasan pinggiran.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Ancol Siapkan Pengibaran Bendera Merah Putih di Dalam Air

    Ancol Siapkan Pengibaran Bendera Merah Putih di Dalam Air

    Megapolitan
    Penusuk Pria hingga Tewas di Warnet Duren Sawit Ditangkap

    Penusuk Pria hingga Tewas di Warnet Duren Sawit Ditangkap

    Megapolitan
    UPDATE 15 Agustus Depok: 47 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

    UPDATE 15 Agustus Depok: 47 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

    Megapolitan
    Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

    Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

    Megapolitan
    UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

    UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

    Megapolitan
    Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

    Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

    Megapolitan
    Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

    Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

    Megapolitan
    Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

    Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

    Megapolitan
    Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

    Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

    Megapolitan
    Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

    Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

    Megapolitan
    Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

    Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

    Megapolitan
    Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

    Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

    Megapolitan
    Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

    Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

    Megapolitan
    Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

    Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

    Megapolitan
    Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

    Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X