Gegana Periksa Kardus yang Diduga Bom Buku

Kompas.com - 06/11/2012, 16:29 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Gegana mencoba mendeteksi kardus air mineral yang diduga berisi bom buku dengan alat detektor. Jika positif, bom akan diledakkan.

"Tim Gegana sedang deteksi dulu. Kalau ada rangkaian, berati benar itu bom. Tapi kalau tidak ada rangkaian, bisa langsung dipindahkan," kata Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Budi Setiadi di Jakarta Barat, Selasa (6/11/2012).

Budi mengatakan, pendeteksian dilakukan agar tidak terjadi kesalahan tindakan. Jika benar benda mencurigakan tersebut berupa bom, Tim Gegana akan segera meledakkannya di halaman Mapolsek Tanjung Duren.

Hingga pukul 16.00 WIB, belum diketahui secara pasti apakah buku tersebut bom atau bukan. Kanit Reskrim Polres Jakarta Barat Hengky Haryadi masih memantau pendeteksian bom tersebut.  


Sebelumnya, Polsek Tanjung Duren menerima laporan penemuan buku yang berjudul Manusia Bebas yang diduga sebagai bom buku. Buku tersebut ditemukan di sebuah kamar kos di Jalan Satria IV No 3 RT 014/04 Kelurahan Jelambar, Kecamatan Gropet, Jakarta Barat. Di dalam buku tersebut terlihat sebuah baterai dan rangkaian kabel.

Berita terkait dapat diikuti di topik :

TEROR BOM

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Mantan Anggota Dewan BPJS TK Syafri Tak Tuntut Balik Rizky soal Tudingan Pemerkosaan

    Mantan Anggota Dewan BPJS TK Syafri Tak Tuntut Balik Rizky soal Tudingan Pemerkosaan

    Megapolitan
    Polisi Tangkap 2 Penjambret Tas Merek Gobelini di Tanjung Priok

    Polisi Tangkap 2 Penjambret Tas Merek Gobelini di Tanjung Priok

    Megapolitan
    Korban Dugaan Pelecehan Seksual Dewan BPJS TK Tiba-tiba Meminta Maaf

    Korban Dugaan Pelecehan Seksual Dewan BPJS TK Tiba-tiba Meminta Maaf

    Megapolitan
    Dihadiri 11 Anggota, DPRD Komisi A Sahkan Rancangan Anggaran Dinas Gulkarmat Rp 1,2 Triliun

    Dihadiri 11 Anggota, DPRD Komisi A Sahkan Rancangan Anggaran Dinas Gulkarmat Rp 1,2 Triliun

    Megapolitan
    Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

    Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

    Megapolitan
    Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

    Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

    Megapolitan
    Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

    Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

    Megapolitan
    Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

    Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

    Megapolitan
    Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

    Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

    Megapolitan
    Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

    Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

    Megapolitan
    Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

    Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

    Megapolitan
    Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

    Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

    Megapolitan
    DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

    DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

    Megapolitan
    Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

    Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

    Megapolitan
    Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

    Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X