Nasib Jalur Sepeda Melawai yang Jarang Steril

Kompas.com - 21/12/2012, 11:03 WIB
Penulis Imanuel More
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Jakarta Selatan menjadi salah satu perintis jalur khusus sepeda sebagai fasilitas umum di DKI Jakarta. Sayangnya, jalur khusus tersebut jarang terlihat steril dari kehadiran jenis kendaraan lain.

Jalur yang terbentang mulai dari Taman Ayodya hingga Plaza Melawai sepanjang 1,5 Kilometer itu seakan menjadi lokasi parkiran bagi kendaraan pribadi sejumlah kantor dan toko yang berlokasi di Jalan Melawai Raya. Sementara itu, lokasi jalur khusus sepeda yang berdekatan dengan Plaza Melawai justru menjadi pangkalan Bajaj dan ojek, bahkan tempat 'ngetem' metromini.

Tidak hanya itu, saat dilakukan razia perparkiran oleh Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jaya pada Kamis, 29 November 2012 lalu, petugas menemukan separator jalur khusus sepeda telah dibongkar untuk dijadikan jalur keluar masuk ke arah sebuah hotel yang berlokasi di Jalan Melawai Raya.

Wali Kota Jakarta Selatan Anas Effendi mengakui bahwa jalur sepeda yang diresmikan Gubernur Fauzi Bowo pada 22 Mei 2011 itu tidak berjalan efektif. Meski demikian, ia berkeinginan untuk memperpanjang jalur khusus tersebut.

"Kita sudah menjadi perintis jalur khusus sepeda di Jakarta, meskipun saat ini belum efektif. Ke depan kita akan upayakan untuk memperpanjang lagi," kata Anas dalam acara Paparan Akhir Tahun di Kantor Walikota Jaksel, Kamis (20/12/2012).

Ia tidak menyinggung soal langkah penertiban atas penyalahgunaan kawasan tersebut. Meskipun Sudin Perhubungan sudah beberapa kali melakukan penertiban di kawasan Melawai, namun terkesan langkah yang diambil lebih bersifat simbolik. Pasalnya, hari berikutnya kendaraan umum maupun pribadi kembali mengisi jalur sepeda tersebut.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Bahaya di Balik Manisnya Bola-bola Boba | Kabur dari Lapas, Cai Changpan Sempat ke Rumahnya

[POPULER JABODETABEK] Bahaya di Balik Manisnya Bola-bola Boba | Kabur dari Lapas, Cai Changpan Sempat ke Rumahnya

Megapolitan
Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Megapolitan
Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Megapolitan
Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Megapolitan
Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Megapolitan
Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Megapolitan
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Megapolitan
Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Megapolitan
Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Megapolitan
Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X