Basuki: Gaji Rp 10 Juta-Rp 20 Juta Belum Bisa Beli Rumah di Jakarta - Kompas.com

Basuki: Gaji Rp 10 Juta-Rp 20 Juta Belum Bisa Beli Rumah di Jakarta

Kompas.com - 22/12/2012, 14:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menilai kebutuhan akan perumahan yang layak merupakan salah satu yang penting untuk warga Jakarta. Sayangnya, dengan pendapatan per bulan terhitung memadai pun warga Jakarta masih kesulitan mendapatkan hunian layak.

"Orang yang gajinya Rp 10 juta-Rp 20 juta sebulan pun belum bisa beli rumah bagus di Jakarta," kata Basuki di kantor Kelurahan Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (22/12/2012).

Basuki menyatakan, pemerintah ingin menyediakan perumahan yang layak dan terjangkau masyarakat. Salah satu alternatifnya adalah dengan mendirikan rumah susun murah, termasuk bagi warga Tanah Sereal, Tambora.

"Tambora, kan, termasuk wilayah padat dan sempit. Di sini kami rencanakan bangun rumah-rumah susun yang murah dan layak," kata Basuki.

Dalam penilaian Basuki, tarif sewa rumah petak, meskipun kondisinya tak layak dan rawan kebakaran atau banjir, terlalu tinggi bagi kebanyakan warga. Karena itu, untuk wilayah Tambora, Pemprov DKI berencana membeli tanah dari pemilik lahan rumah-rumah petak untuk kemudian membangun rusun murah di atasnya.

"Daripada sewa petak kecil bayar Rp 400.000 mendingan sewa rusun Rp 100.000 sebulan," kata Basuki.

Para penghuni akan diserahi tanggung jawab untuk merawat hunian yang ditempati, termasuk untuk pengurusan taman dan sampah. Dengan tanggung jawab bersama itu, situasi nyaman di rusun tetap terjaga.

Mantan Bupati Belitung Timur itu menjelaskan, untuk tahap awal masyarakat hanya dapat menyewa rusun tersebut. Namun, jika ada warga yang hendak menyewakan lagi kepada pihak lain dengan harga yang lebih tinggi, tindakan tegas akan diambil.

"Satu lantai kami usir," ujar Basuki.

Hal ini, ujar Basuki, untuk menyinggung perilaku umum di pasar properti kelas apartemen murah atau rusunawa yang kerap menyebabkan warga harus menyewa atau membeli dengan harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan harga sebenarnya. Penyebabnya, para penyewa awal sudah lebih dahulu memborong hunian murah dan kemudian menjual atau menyewakan kembali ke pihak ketiga dengan harga melambung.

"Karena cara-cara ini, banyak masyarakat jadi kesulitan mendapatkan rumah yang baik," kata Basuki.

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorAna Shofiana Syatiri

    Terkini Lainnya

    Kronologi Penangkapan Bupati Cianjur, Dimulai Sejak Rabu Dini Hari

    Kronologi Penangkapan Bupati Cianjur, Dimulai Sejak Rabu Dini Hari

    Nasional
    Orangtua Tak Izinkan Autopsi Jenazah, Polisi Kesulitan Cari Penyebab Kematian Eril Dardak

    Orangtua Tak Izinkan Autopsi Jenazah, Polisi Kesulitan Cari Penyebab Kematian Eril Dardak

    Regional
    Rumah Orangtua Juru Parkir di Ciracas Dirusak Orang Tak Dikenal

    Rumah Orangtua Juru Parkir di Ciracas Dirusak Orang Tak Dikenal

    Megapolitan
    Adik Bupati Trenggalek Ditemukan Meninggal dengan Wajah Tertutup Plastik, Ini Penjelasan Polisi

    Adik Bupati Trenggalek Ditemukan Meninggal dengan Wajah Tertutup Plastik, Ini Penjelasan Polisi

    Regional
    Korupsi Dana Pendidikan Diduga Sudah Sejak Bupati Cianjur Periode Sebelumnya

    Korupsi Dana Pendidikan Diduga Sudah Sejak Bupati Cianjur Periode Sebelumnya

    Nasional
    KPK Minta Kakak Ipar Bupati Cianjur Segera Menyerahkan Diri

    KPK Minta Kakak Ipar Bupati Cianjur Segera Menyerahkan Diri

    Nasional
    Suap untuk Bupati Cianjur Diberi Kode 'Cempaka'

    Suap untuk Bupati Cianjur Diberi Kode "Cempaka"

    Nasional
    Ditangkap KPK, Bupati Cianjur Mundur dari Ketua DPW GP Nasdem Jabar

    Ditangkap KPK, Bupati Cianjur Mundur dari Ketua DPW GP Nasdem Jabar

    Nasional
    Kaesang Pangarep Ajak Mahasiswa Berwirausaha: Tidak Harus Dunia Digital, 'Offline' Enggak Masalah

    Kaesang Pangarep Ajak Mahasiswa Berwirausaha: Tidak Harus Dunia Digital, "Offline" Enggak Masalah

    Regional
    Bupati dan Kadis Cianjur Korupsi Dana Pendidikan 140 SMP

    Bupati dan Kadis Cianjur Korupsi Dana Pendidikan 140 SMP

    Nasional
    Adik Bupati Trenggalek Meninggal di Kamar Indekos, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

    Adik Bupati Trenggalek Meninggal di Kamar Indekos, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

    Regional
    McDonald's Bakal Kurangi Penggunaan Antibiotik pada Daging Sapi

    McDonald's Bakal Kurangi Penggunaan Antibiotik pada Daging Sapi

    Internasional
    KPK Tetapkan Bupati Cianjur dan Kadis Pendidikan sebagai Tersangka

    KPK Tetapkan Bupati Cianjur dan Kadis Pendidikan sebagai Tersangka

    Nasional
    Cemburu, Pria Ini Bunuh Pacar Mantan Kekasihnya

    Cemburu, Pria Ini Bunuh Pacar Mantan Kekasihnya

    Regional
    4.116 Lulusan Binus Siap Membangun Indonesia

    4.116 Lulusan Binus Siap Membangun Indonesia

    Edukasi

    Close Ads X