Kompas.com - 02/02/2013, 21:44 WIB
|
EditorRusdi Amral

TANGERANG, KOMPAS.com - Polres Metro Tangerang Kota kedatangan Sugirin Basrin (39), karyawan PDSU, Sabtu (2/2/2013), yang melaporkan muatan gula pasir truk perusahannya, dirampok. Nilai gula pasir tersebut Rp 500 juta.

Menurut aparat Polda Metro Jaya, berdasarkan laporan Sugirin, truknya adalah Nisan tronton warna putih B 9744 UYU, yang dikemudikan Sarban. Perampokannya terjadi di area istirahat di ruas Tol Karang Tengah, Tangerang, pada Kamis (31/1/2013) sekitar pukul 09.00.

Gula pasir yang dimuat truk tronton itu rencananya dari PDSU di Kranggan, akan diantar ke Citeureup Bogor. Sopir truk mengaku, saat melintas di Tol Karang Tengah, satu ban truknya kempes. Truk pun diparkir di areal peristirahatn tol tersebut. Lalu menganti ban kempes tersebut.

Selesai menganti ban kepes itu, Sarban mengaku didatangi 10 orang laki-laki tak dikenalnya, Di antaranya langsung membanting dan mendorongnya masuk ke sebuah mobil pelaku. Pelaku lalu membekap mulut dan menutup mata Sarban dengan menggunakan lakban. 

Dengan mobil pelaku, Sarban dibawa dan kemudian dibuang para pelaku di daerah Cikarang, Bekasi. Adapun truk trontonya, yang dipasangi perangkat GPS, akhirnya ditemukan di kawasan Bimoli Pluit, Muara Karang, Jakarta Utara. Muatan truk sudah raib.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X