Jokowi Akan Bangun 200 "Tower" Rusun Setiap Tahun

Kompas.com - 27/03/2013, 11:05 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun 200 tower rumah susun (rusun) untuk warga ber-KTP DKI di setiap tahunnya. Pembangunannya bakal dilakukan mulai tahun ini disokong dana APBD.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menjelaskan, alasan pembangunan rusun secara besar-besaran dilandasi dengan semangat penataan kota dan menjamin hunian layak serta terjangkau untuk warga Ibu Kota. Untuk itu, dia meminta jajarannya untuk bergerak cepat memetakan titik lokasi di mana ratusan tower itu akan dibangun.

"Kalau mau menata kota secara total, saat ini masih kurang banyak sekali sehingga harus dihitung kebutuhan, buat yang banyak sekalian, jadi ngatur transportasi dan tata rungnya lebih mudah," kata Jokowi, di Balaikota Jakarta, Rabu (27/3/2013).

Menurut Jokowi, cara paling efektif menata kota adalah memindahkan kelompok masyarakat ke rusun dalam jumlah besar. Sebab, hasilnya tak akan tampak jika penataan hanya dilakukan kepada masyarakat dalam jumlah yang kecil atau satuan.

Saat ini, kata dia, rusun percontohan telah ada di Marunda. Di lokasi itu, nantinya akan diperbanyak tower rusun dan sekaligus dibangun kawasan industri bersama PT KBN (Kawasan Berikat Nusantara). Kawasan rusun Marunda yang mencapai sekitar 20 hektar akan ditambah menjadi 100 hektar. Mengenai anggaran yang diperlukan, dia belum bisa membeberkannya.

"Kami meniru negara lain yang sukses menata kota dengan rusun, enggak bisa satu-satu memang. Kami tata juga lingkungannya, penghijauan, ada tamannya, dan lain-lain," ujarnya.

Berita terkait, baca :

GEBRAKAN JOKOWI-BASUKI

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Di Jabodetabek, Tinggal Jakarta Utara dan Depok yang Masuk Zona Merah Covid-19

    Di Jabodetabek, Tinggal Jakarta Utara dan Depok yang Masuk Zona Merah Covid-19

    Megapolitan
    Hampir Jadi Korban Begal, Pesepeda Ini Putuskan Tak Lapor Polisi

    Hampir Jadi Korban Begal, Pesepeda Ini Putuskan Tak Lapor Polisi

    Megapolitan
    Bocah Hilang Saat Bermain di Sungai Inspeksi Kampung Pulo, Hanya Tersisa Bajunya di Tepi Kali

    Bocah Hilang Saat Bermain di Sungai Inspeksi Kampung Pulo, Hanya Tersisa Bajunya di Tepi Kali

    Megapolitan
    [POPULER JABODETABEK] PT Khong Guan Tawar Ganti Rugi kepada Warga | Tukang Gali Brebes Puluhan Tahun Menunggu Kerja di Lebak Bulus

    [POPULER JABODETABEK] PT Khong Guan Tawar Ganti Rugi kepada Warga | Tukang Gali Brebes Puluhan Tahun Menunggu Kerja di Lebak Bulus

    Megapolitan
    Bentrok 2 Kelompok Ormas di Ciledug Berakhir Damai

    Bentrok 2 Kelompok Ormas di Ciledug Berakhir Damai

    Megapolitan
    Terserempet Kereta di Cengkareng, Pengendara Ojol Selamat, Motornya Terseret ke Kali

    Terserempet Kereta di Cengkareng, Pengendara Ojol Selamat, Motornya Terseret ke Kali

    Megapolitan
    Lagi, Tanah Longsor Terjadi di Jagakarsa, Jakarta Selatan

    Lagi, Tanah Longsor Terjadi di Jagakarsa, Jakarta Selatan

    Megapolitan
    Kebakaran Hanguskan Sebuah Pabrik Busa di Tangerang

    Kebakaran Hanguskan Sebuah Pabrik Busa di Tangerang

    Megapolitan
    Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan

    Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan

    Megapolitan
    Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Capai 2.140, Paling Banyak di Kecamatan Periuk

    Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Capai 2.140, Paling Banyak di Kecamatan Periuk

    Megapolitan
    UPDATE 29 Oktober: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta 379 Orang, Menurun dari Hari Sebelumnya

    UPDATE 29 Oktober: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta 379 Orang, Menurun dari Hari Sebelumnya

    Megapolitan
    UPDATE 29 Oktober: Bertambah 11 Kasus Positif, 163 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

    UPDATE 29 Oktober: Bertambah 11 Kasus Positif, 163 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

    Megapolitan
    Tambah 7 Unit, 10 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Pabrik Busa Di Jatake Tangerang

    Tambah 7 Unit, 10 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Pabrik Busa Di Jatake Tangerang

    Megapolitan
    Bubarkan Tawuran Ormas di Tangerang, Kapolsek Ciledug Kena Sabetan Benda Tajam

    Bubarkan Tawuran Ormas di Tangerang, Kapolsek Ciledug Kena Sabetan Benda Tajam

    Megapolitan
    Pabrik Busa Terbakar di Kawasan Jatake Tangerang

    Pabrik Busa Terbakar di Kawasan Jatake Tangerang

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X