Ditlantas: Polisi Pungli, di Jakarta Juga Ada

Kompas.com - 09/04/2013, 17:25 WIB
Penulis Norma Gesita
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Menanggapi kasus polisi yang kedapatan memalak turis di Bali, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memang mengakui masih ada anggota di lapangan yang sering melakukan pungutan liar (pungli) pada masyarakat.

"Kami sangat prihatin atas kejadian itu. Tapi saya akui juga di Jakarta masih ada oknum polisi seperti itu," kata Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Sambodo Purnomo di depan Istana, Selasa (9/4/2013).

Ditlantas Polda Metro Jaya, ujar Sambodo, selalu membuka diri kepada masyarakat untuk melaporkan oknum polisi yang melakukan pungli dengan meminta uang damai kepada masyarakat. Menurutnya, tindakan oknum polisi tersebut sangat mencoreng citra kepolisian yang bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kendati demikian, menurut Sambodo, polisi masih sulit bersikap jika masyarakat sendiri yang meminta jalan damai. Terkadang, para pengguna jalan yang kedapatan melanggar aturan lalu lintas justru meminta jalan damai agar masalahnya cepat selesai tanpa melalui proses sidang.

"Kalau misalnya kesepakatan itu dimulai dari masyarakat, kita mau bilang apa?" ucap Sambodo.

Pihak Ditlantas Polda Metro Jaya, kata Sambodo, mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan hal tersebut. Apabila ada oknum polisi yang kedapatan melakukan pungutan liar dan semacamnya, Sambodo berharap agar masyarakat segera melapor langsung.

Kepolisian menyediakan call center melalui SMS 1717 bagi masyarakat yang ingin melaporkan oknum polisi pelaku pungli.

Sebelumnya, di Youtube tersebar video seorang oknum polisi di Bali yang kedapatan meminta uang "damai" kepada turis asal Belanda di Bali karena melanggar lalu lintas dengan tidak mengenakan helm.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polres Jakbar Buat 'Warteg Peduli', Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Polres Jakbar Buat "Warteg Peduli", Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Megapolitan
1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

Megapolitan
Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Megapolitan
Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Megapolitan
Jasad Wakil Jaksa Agung Arminsyah Disemayamkan di Rumah Duka Jakarta Selatan

Jasad Wakil Jaksa Agung Arminsyah Disemayamkan di Rumah Duka Jakarta Selatan

Megapolitan
Anies Wajibkan Warga Jakarta Gunakan Masker Kain saat di Luar Rumah

Anies Wajibkan Warga Jakarta Gunakan Masker Kain saat di Luar Rumah

Megapolitan
Polisi Olah TKP di Lokasi Tabrakan Wakil Jaksa Agung

Polisi Olah TKP di Lokasi Tabrakan Wakil Jaksa Agung

Megapolitan
Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan, Mobilnya Tabrak Pembatas dan Terbakar

Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan, Mobilnya Tabrak Pembatas dan Terbakar

Megapolitan
Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan di Tol Jagorawi

Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan di Tol Jagorawi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Dapat Bantuan Alat Rapid Test dari Pemprov DKI Jakarta

Pemkot Bekasi Dapat Bantuan Alat Rapid Test dari Pemprov DKI Jakarta

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Bekasi: 46 Orang Positif, Ini Sebarannya Per Kelurahan

UPDATE Covid-19 di Bekasi: 46 Orang Positif, Ini Sebarannya Per Kelurahan

Megapolitan
Daftar Kegiatan Usaha yang Ditutup Pemprov DKI hingga 19 April

Daftar Kegiatan Usaha yang Ditutup Pemprov DKI hingga 19 April

Megapolitan
Kelab Malam hingga Bioskop di Jakarta Ditutup sampai 19 April karena Corona

Kelab Malam hingga Bioskop di Jakarta Ditutup sampai 19 April karena Corona

Megapolitan
Akhir Perjalanan WA, Perampok Toko Emas yang Meninggal Setelah Positif Corona...

Akhir Perjalanan WA, Perampok Toko Emas yang Meninggal Setelah Positif Corona...

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Jakarta: 1.071 Positif, 58 Sembuh, 98 Meninggal Dunia

UPDATE Covid-19 di Jakarta: 1.071 Positif, 58 Sembuh, 98 Meninggal Dunia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X