Kompas.com - 11/04/2013, 19:30 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Tingginya intensitas kebakaran di Tambora dimanfaatkan oleh sebagian partai politik untuk membuka posko. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang semula mengimbau supaya tak ada posko partai, ternyata juga tidak komplain.

"Pak Jokowi waktu kemarin ke sini tidak komentar apa-apa mengenai keberadaan posko (parpol)," kata Sukartin (51), Penaggung Jawab Posko Bencana di Krendang, Kamis (11/4/2013).

Sukartin mengatakan, saat mengunjungi lokasi kebakaran pada Selasa (9//4/2013) kemarin, Jokowi melihat keberadaan posko beratribut bendera bergambar banteng. Namun, dia fokus hanya melihat keadaan warga dan membagi-bagikan bantuan kepada korban kebakaran.

Sedangkan Posko PDI Perjuangan di kawasan tersebut didirikan untuk menampung bantuan yang akan dibagikan kepada korban bencana kebakaran. Bantuan tersebut berupa pakaian, nasi bungkus, mie instan, dan pakaian laik pakai. Posko tersebut didirikan PDI Perjuangan ranting Tambora.

Hal senada diungkapkan oleh Nurhayati, kader PKS yang mendirikan posko di lokasi kebakaran. Dia mengaku tidak mendapat teguran Jokowi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.