Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/04/2013, 14:11 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan DKI bersama Bank DKI kembali membagikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) sebanyak 80.384 kartu. Siswa pun antusias menerima kartu itu dan ikut mencoba menggunakan KJP itu di mobil ATM keliling yang disediakan oleh Bank DKI.

Nurul Huda, salah seorang siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) 31 merasa sangat senang setelah mendapatkan KJP senilai Rp 210.000 itu. "Senang banget bisa dapat KJP. Nanti buat beli buku sama sepatu," kata Nurul, di SMK 16, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/4/2013).

Pada tahun sebelumnya, siswa SMP/MTs dan SD/Madrasah Ibtidaiyah (MI) tak menerima alokasi KJP. Anak bungsu dari tiga bersaudara itu berjanji tak akan menggunakan alokasi dana di dalam KJP itu untuk membeli barang-barang, selain kebutuhan sekolah. Selain itu, Nurul mengharapkan agar Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dapat terus memerhatikan kualitas pendidikan di Ibu Kota.

"Sekali-kali, Pak Jokowi blusukannya ke sekolah juga. Biar kami ketularan pintar," kata dia polos.

Senada dengan Nurul, Resta seorang siswi penerima KJP yang berasal dari SMA Negeri 4, Sawah Besar Jakarta Pusat juga sangat mengapresiasi langkah Pemprov DKI untuk meluncurkan KJP dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan itu. Bahkan Resta berjanji akan ikut mengawasi alokasi distribusi KJP.

"Tadi lihat di sekolah, sudah ditempel daftar anak-anaknya. Nanti ikut mengawasi," kata Resta.

Nurul dan Resta pun sempat mencoba menggunakan KJP-nya itu di mobil ATM dan kas keliling yang disediakan oleh Bank DKI. Direktur Operasional Bank DKI, Martono Soeprapto mengatakan, untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pemegang KJP, Bank DKI memang telah menyediakan mobil kas keliling yang sudah dilengkapi mesin ATM Bank DKI. Mobil kas keliling tersebut nantinya akan mobile, mengunjungi sekolah-sekolah.

Selain itu Bank DKI juga membukakan rekening Tabungan Monas Pelajar bagi para pemegang KJP. Tiap siswa pemegang Kartu Jakarta Pintar nantinya akan dikenai biaya administrasi dan perawatan rekening Rp1.000 per bulan. Sementara untuk melakukan transaksi melalui ATM Bank DKI, pemegang KJP tidak akan dikenai biaya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemprov DKI membagikan sebanyak 80.384 KJP untuk tahap pertama dari target penyaluran 332.000 kartu. KJP ini diperuntukkan sebagai biaya penunjang kebutuhan personal, semisal transportasi, buku, sepatu, baju, penambahan gizi, dan lain-lain. Masing-masing pelajar SMA dan SMK akan menerima uang personal sebesar Rp 240.000 per siswa per bulan, pelajar SMP sebesar Rp 210.000 per siswa per bulan, dan pelajar SD sebanyak Rp 180.000 per siswa per bulan.

Selama tahun 2013, Pemprov DKI Jakarta telah menganggarkan dana sebesar Rp 804.63 miliar untuk KJP. Dalam peluncuran itu turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, yang didampingi oleh Asisten Kesejahteraan Masyarakat DKI Mara Oloan Siregar, dan Direktur Operasional Bank DKI, Martono Soeprapto.

Berita terkait, baca :

GEBRAKAN JOKOWI-BASUKI

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
    Video rekomendasi
    Video lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


    27th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    komentar di artikel lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.