Suka Duka AC Mati atau Bocor di Bus Transjakarta

Kompas.com - 24/04/2013, 11:33 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Transjakarta sebagai sarana transportasi yang dibanggakan oleh warga Jakarta masih sering memberikan kenyamanan yang kurang untuk penumpangnya. Beberapa bus bahkan sering mengalami AC mati atau bocor.

Destiyani (24), salah seorang pengguna transjakarta koridor XI mengungkapkan, AC yang berada di armada tersebut sering mengalami kebocoran. Tentu saja yang sial yang berada di bawah AC, mengingat tak ada pilihan tempat dengan kondisi bus yang padat penumpang. Baju basah karena tetesan air AC.

"Saya pernah naik transjakarta tapi bocor AC-nya. Baju saya jadi basah karena busnya memang penuh dan jam pulang kantor," kata Destiyani kepada Kompas.com, Rabu (24/4/2013).

Destiyani melanjutkan, dia juga pernah menaiki bus dengan kebocoran AC parah sampai empat kursi penumpang basah dan tidak bisa diduduki. Akhirnya, penumpang berdiri berdesakan supaya tidak terkena bocoran AC.

Tak hanya pengalaman tersebut, karyawan swasta ini juga pernah menaiki transjakarta yang AC-nya mati. Walhasil, pintu bus sebelah kanan dan kiri dibuka supaya udara bisa masuk. Dibukanya pintu bus terlihat sangat mengkhawatirkan karena penumpang bisa saja terjatuh dari bus saat sedang melaju.

Fierdiana (25), penumpang lainnya, menggunakan transjakarta dari Kuningan menuju Slipi Jaya. Sebagai penumpang, Fierdiana berharap supaya sarana transportasi publik lebih bisa diperhatikan.

Selain masalah AC bocor, kata Fierdiana, jadwal pemberangkatan bus sebaiknya diatur lebih baik. Beberapa waktu lalu dia pernah menggunakan bus tersebut, tetapi harus menunggu lebih dari 20 menit untuk menuju Kuningan dari Cawang. Sementara itu, dari arah sebaliknya, banyak bus transjakarta yang melintas.

Meskipun demikian, Fierdiana merasa nyaman untuk menggunakan transjakarta dibandingkan dengan bus kota. Pasalnya, bus tersebut memiliki peraturan yang sama seperti KRL dengan menyediakan tempat khusus untuk wanita.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PLN Pastikan Dana Pelanggan Listrik Prabayar yang Sudah Beli Token Tak Hilang

PLN Pastikan Dana Pelanggan Listrik Prabayar yang Sudah Beli Token Tak Hilang

Megapolitan
Sejak Sore Token Listrik Gagal Input, PLN Sebut Ada Gangguan Jaringan Data

Sejak Sore Token Listrik Gagal Input, PLN Sebut Ada Gangguan Jaringan Data

Megapolitan
Kabar Baik, 7 Kelurahan di Depok Dinyatakan Bebas Kasus Positif Covid-19

Kabar Baik, 7 Kelurahan di Depok Dinyatakan Bebas Kasus Positif Covid-19

Megapolitan
Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Megapolitan
Jakarta Belum Berencana Buka Kegiatan Belajar di Sekolah pada 13 Juli 2020

Jakarta Belum Berencana Buka Kegiatan Belajar di Sekolah pada 13 Juli 2020

Megapolitan
Sekolah di Bekasi Kembali Buka Saat Tahun Ajaran Baru

Sekolah di Bekasi Kembali Buka Saat Tahun Ajaran Baru

Megapolitan
Di Masa New Normal, Tiket Kereta Jarak Jauh Hanya Bisa Dipesan secara Online

Di Masa New Normal, Tiket Kereta Jarak Jauh Hanya Bisa Dipesan secara Online

Megapolitan
Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal

Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal

Megapolitan
Sebaran Kasus Covid-19 di DKI 1 Juni: Sunter Agung Tertinggi, Disusul Pademangan Barat

Sebaran Kasus Covid-19 di DKI 1 Juni: Sunter Agung Tertinggi, Disusul Pademangan Barat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Terbitkan Perwal sebagai Protokol New Normal

Pemkot Bekasi Akan Terbitkan Perwal sebagai Protokol New Normal

Megapolitan
Bungkusan Cairan Berasap Ditemukan di Dekat Masjid di Ciracas

Bungkusan Cairan Berasap Ditemukan di Dekat Masjid di Ciracas

Megapolitan
Jelang New Normal, Pemkot Bekasi Upayakan Keseimbangan Faktor Ekonomi dengan Kesehatan

Jelang New Normal, Pemkot Bekasi Upayakan Keseimbangan Faktor Ekonomi dengan Kesehatan

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Minta Rumah Ibadah Segera Dibuka dengan Protokol Kesehatan

Ketua DPRD DKI Minta Rumah Ibadah Segera Dibuka dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Sudah Disemprot Disinfektan oleh Tim Gegana, Besok Pasar Cisalak Dibuka

Sudah Disemprot Disinfektan oleh Tim Gegana, Besok Pasar Cisalak Dibuka

Megapolitan
Masuki New Normal, Pengunjung Mall Dibatasi 35 Persen

Masuki New Normal, Pengunjung Mall Dibatasi 35 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X