Kompas.com - 02/05/2013, 08:25 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Imbas dari jebolnya tembok penahan aliran air Sungai Krukut yang terletak di Jalan Canadiyanti, Pela Mampang, Mampang Prapatan, membuat sejumlah permukiman warga yang terletak di sekitarnya terendam banjir sejak Rabu (1/5/2013) malam.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com di Pondok Jaya I, Pela Mampang, Jakarta Selatan, pada Kamis (2/5/2013) pagi, sekitar pukul 07.30 WIB, ketinggian air di daerah tersebut masih sekitar 60-80 cm. Namun, menurut warga, ketinggian air pada kamis pagi sudah mulai ada penurunan dibanding saat Rabu malam.

"Semalam bisa sampai 1 meter, di sana agak masuk ke dalam malah bisa sampai 2 meter," kata penjaga Masjid Husnul Khatimah, Ajum, (60).

Menurut Ajum, kawasan tersebut memang menjadi langganan banjir jika terjadi hujan dengan tingkat intensitas tinggi. "Sering kalau sore hujan deras, malamnya banjir, tapi besoknya sudah surut lagi. Tergantung sih, kalau kiriman dari Bogor biasa surutnya agak lama," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.