Daripada Corat-coret, Jokowi Dukung Grafiti

Kompas.com - 07/05/2013, 15:41 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Corat-coret tak teratur di ruang publik memiliki perbedaan soal tindakan hukum. Jika Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengenakan tindak pidana ringan bagi pelaku corat-coret, hal tersebut tak akan berlaku bagi pembuat grafiti atau boomber.

"Yang perlu dibedakan, corat-coret berbeda dengan grafiti, mural. Grafiti dan mural bisa izin dengan kami," ujar Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo kepada wartawan, Selasa (7/5/2013).

Pria yang akrab disapa Jokowi itu melanjutkan, perbedaan kedua jenis coretan tersebut terdapat pada tema. Jika corat-coret tak memiliki tema tertentu, tak demikian halnya pada pembuatan grafiti. Bahkan, grafiti telah menjadi bagian dari seni kontemporer modern.

Sementara soal pelaku corat-coret yang biasa dilakukan oleh pelajar, Jokowi telah memerintah Satuan Polisi Pamong Praja di setiap wilayah untuk mengawasi ruang-ruang publik agar bebas dari tangan-tangan jahil pelaku corat-coret.


"Itu urusan Satpol PP. Kan, sudah ada peraturannya. Kalau mau kotanya bersih, ya, seperti itu. Kalau negara lain bisa, kita juga harus bisa," ucapnya.

Dalam acara pengarahan Gubernur DKI Jakarta kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI dan para camat dari wilayah se-Ibu Kota, Senin pagi, aduan terkait adanya ruang publik yang penuh coretan itu datang dari Camat Johar Baru Suryanto. Menurut dia, soal corat-coret yang dilakukan para pelajar telah menyebabkan lingkungan tak sedap dipandang.

Instruksi yang disampaikan Jokowi kepada Satpol PP pun memiliki tenggat waktu mulai Juni 2013. Ia menginstruksikan semua sudut Ibu Kota harus bersih dari corat-coret dan mulai memberlakukan tindak pidana ringan bagi para pelaku itu mulai bulan depan.

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Fraksi Gerindra Minta Anies Penuhi Panggilan DPR Soal Revitalisasi TIM

    Fraksi Gerindra Minta Anies Penuhi Panggilan DPR Soal Revitalisasi TIM

    Megapolitan
    AJI Minta Polisi Usut Kasus Pemerasan oleh Wartawan Gadungan di Kota Tangerang

    AJI Minta Polisi Usut Kasus Pemerasan oleh Wartawan Gadungan di Kota Tangerang

    Megapolitan
    Data KPAD, Ada 89 Kasus Pencabulan Anak di Bekasi Sepanjang 2019

    Data KPAD, Ada 89 Kasus Pencabulan Anak di Bekasi Sepanjang 2019

    Megapolitan
    Polisi Selidiki Kasus Penjambretan Penumpang Ojol

    Polisi Selidiki Kasus Penjambretan Penumpang Ojol

    Megapolitan
    Pemilihan Wagub DKI Harus Dihadiri Minimal 54 Anggota DPRD

    Pemilihan Wagub DKI Harus Dihadiri Minimal 54 Anggota DPRD

    Megapolitan
    Air Semakin Tinggi, Korban Banjir Kebon Pala Mengungsi

    Air Semakin Tinggi, Korban Banjir Kebon Pala Mengungsi

    Megapolitan
    Suami yang Tusuk Istri di Serpong Tak Mau Minum Obat meski Gangguan Jiwa

    Suami yang Tusuk Istri di Serpong Tak Mau Minum Obat meski Gangguan Jiwa

    Megapolitan
    Pelajar SMA yang Dicabuli Teman Ayahnya di Bekasi Alami Trauma

    Pelajar SMA yang Dicabuli Teman Ayahnya di Bekasi Alami Trauma

    Megapolitan
    Anggota Polres Jaksel yang Curi Baterai BTS di Halim Terancam Dipecat

    Anggota Polres Jaksel yang Curi Baterai BTS di Halim Terancam Dipecat

    Megapolitan
    Siska Trauma dan Minta Kasus Penusukan oleh Suaminya Dilanjutkan

    Siska Trauma dan Minta Kasus Penusukan oleh Suaminya Dilanjutkan

    Megapolitan
    Dua Pemuda Nyaris Diamuk Massa Setelah Gagal Menjambret Ponsel Perempuan

    Dua Pemuda Nyaris Diamuk Massa Setelah Gagal Menjambret Ponsel Perempuan

    Megapolitan
    Camat Pastikan Bantuan Logistik Korban Banjir Kebon Pala Aman

    Camat Pastikan Bantuan Logistik Korban Banjir Kebon Pala Aman

    Megapolitan
    Aetra Pastikan Gangguan Air Bersih 4 Kelurahan di Jakarta Timur Kembali Normal Minggu

    Aetra Pastikan Gangguan Air Bersih 4 Kelurahan di Jakarta Timur Kembali Normal Minggu

    Megapolitan
    Wartawan Gadungan yang Ditangkap Satpol PP Tangerang Kabur Saat Hendak Diserahkan ke Polisi

    Wartawan Gadungan yang Ditangkap Satpol PP Tangerang Kabur Saat Hendak Diserahkan ke Polisi

    Megapolitan
    Bunuh Pupung dan Anaknya, Dua Eksekutor Suruhan Aulia Kesuma Hanya Dibayar Rp 2 juta

    Bunuh Pupung dan Anaknya, Dua Eksekutor Suruhan Aulia Kesuma Hanya Dibayar Rp 2 juta

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X