Kompas.com - 09/05/2013, 19:32 WIB
|
EditorTjahja Gunawan Diredja

 

JAKARTA, KOMPAS.com- Pada hari Kamis (8/5/2013). Petugas mengambil troli yang digunakan pedagang untuk menaruh barang dagangan mereka.

Pedagang sempat protes karena tidak mau dagangannya dibawa petugas. Protes ini dilerai oleh polisi dan TNI yang ada di lokasi.

Kepala Satpol PP Jakarta Pusat Yadi Rusmayadi mengatakan penertiban yang dilakukan untuk menindaklanjuti banyaknya pengaduan dari masyarakat yang mengeluhkan banyaknya PKL sehingga menggangu kenyamanan pengunjung dikawasan Monas.

"Penertiban ini dilakukan untuk menegakkan Perda 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum serta banyak pengaduan warga masyarakat yang mengeluhkan keberadaan PKL yang masih berkeliaran di kawasan monas ", ujar Yadi.

Penertiban dimulai dari IRTI dan menyisir sektor barat, utara, timur hingga selatan. Petugas juga mengangkut 9 truk barang, 52 buah sepeda, 25 troli, 24 bangku plastik, 6 buah gerobak, 9 buah box es, 2 etalase, setengah karung sandal, 7 buah termos, dan 5 buah papan kaca mata.

Petugas juga membawa 15 gelandangan. Untuk barang dagangan dibawa ke Cakung sedangkan gelandangan ditangani Sudin Sosial Jakarta Pusat untuk dibawa ke Panti Sosial Kedoya dan Cipayung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, penertiban juga dilakukan di kawasan Monas, Bundaran HI, dan Taman lawang.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.