Cari Tahu Beking Perbudakan, Polisi Datangi Mantan Buruh Kuali

Kompas.com - 10/05/2013, 13:57 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik kepolisian akan memintai keterangan buruh mengenai informasi adanya beking aparat atau hal lainnya dalam kasus perbudakan buruh di pabrik kuali milik Yuki Irawan (41). Kepolisian mengirim dua tim ke Lampung dan Cianjur Jawa Barat, tempat tinggal para buruh yang menjadi korban perbudakan itu.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto menuturkan, lima penyidik kepolisian akan di kirim menuju Lampung pada Jumat (10/5/2013) malam ini. Sementara pada Sabtu (11/5/2013), akan ada sembilan penyidik yang dikirim ke Cianjur, Jawa Barat untuk bertemu dengan buruh yang pernah bekerja dengan Yuki.

"Lima penyidik malam ini akan ke Lampung. Sudah janjian untuk melakukan pemeriksaan tambahan buruh-buruh seperti Andi cs yang punya informasi yang belum disampaikan waktu pemeriksaan pertama," kata Rikwanto.

Keterangan tambahan dari para buruh itu, lanjut Rikwanto, sangat diperlukan untuk menuntut atau menambah pemeriksaan-pemeriksaan pemberatan bagi para pelaku yang sudah ditahan ini. Selain itu, hal tersebut juga dimaksudkan untuk melakukan pemeriksaan mengenai adanya beking yang disebutkan buruh atau diakui buruh kepada media.

"Kita jemput bola janjian di sana. Baik di Lampung ataupun di Cianjur untuk melakukan pemeriksaan berita acara yang tambahan. Itu sebagai dasar untuk memeriksa kembali para tersangka (yang sudah ditahan) dan termasuk juga yang diduga beking itu (tiga oknum aparat)," ujar Rikwanto.

Keterangan dari buruh itu, lanjutnya, akan digunakan sebagai bahan dasar supaya tersangka yang sudah ditahan, ataupun aparat yang menjadi beking tidak mengelak dengan data yang didapat kembali dari buruh.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Jika New Normal Berlaku, Taman Margasatwa Ragunan Terapkan Pembelian Tiket Online

    Jika New Normal Berlaku, Taman Margasatwa Ragunan Terapkan Pembelian Tiket Online

    Megapolitan
    Pemohon SIM di Jaktim Membeludak, tapi DIbatasi Hanya 200 Orang per Hari

    Pemohon SIM di Jaktim Membeludak, tapi DIbatasi Hanya 200 Orang per Hari

    Megapolitan
    Orangtua Siswa di Kota Tangerang Khawatir jika Sekolah Kembali Dibuka

    Orangtua Siswa di Kota Tangerang Khawatir jika Sekolah Kembali Dibuka

    Megapolitan
    Protokol Kesehatan Kemenkes: Karyawan Diminta Olahraga Bersama dan Berjemur Saat Istirahat Kerja di Kantor

    Protokol Kesehatan Kemenkes: Karyawan Diminta Olahraga Bersama dan Berjemur Saat Istirahat Kerja di Kantor

    Megapolitan
    Jelang Akhir PSBB Jakarta Jilid 3, Tercatat Ada 4.493 Pelanggar di Jakarta Timur

    Jelang Akhir PSBB Jakarta Jilid 3, Tercatat Ada 4.493 Pelanggar di Jakarta Timur

    Megapolitan
    Sidang Tuntutan Aulia Kesuma, Istri Pembunuh Suami dan Anak Tiri Berlangsung Hari Ini

    Sidang Tuntutan Aulia Kesuma, Istri Pembunuh Suami dan Anak Tiri Berlangsung Hari Ini

    Megapolitan
    PSBB Depok Bisa Berakhir 4 Juni, Jika...

    PSBB Depok Bisa Berakhir 4 Juni, Jika...

    Megapolitan
    Bersiap Hadapi New Normal, Taman Margasatwa Ragunan Siapkan Keset dengan Disinfektan

    Bersiap Hadapi New Normal, Taman Margasatwa Ragunan Siapkan Keset dengan Disinfektan

    Megapolitan
    Wali Kota Depok Minta Warga Ibadah di Rumah agar PSBB Tak Diperpanjang

    Wali Kota Depok Minta Warga Ibadah di Rumah agar PSBB Tak Diperpanjang

    Megapolitan
    Masjid Istiqlal Masih Persiapkan Protokol Kesehatan untuk New Normal

    Masjid Istiqlal Masih Persiapkan Protokol Kesehatan untuk New Normal

    Megapolitan
    Garuda Indonesia PHK Sejumlah Pilot

    Garuda Indonesia PHK Sejumlah Pilot

    Megapolitan
    Jelang Akhir PSBB Jilid 3 Jakarta, Ada 998 Pasien Positif Covid-19 di Jakut

    Jelang Akhir PSBB Jilid 3 Jakarta, Ada 998 Pasien Positif Covid-19 di Jakut

    Megapolitan
    Depok Terapkan PSBB Level RW jika Penularan Covid-19 Terus Berkurang

    Depok Terapkan PSBB Level RW jika Penularan Covid-19 Terus Berkurang

    Megapolitan
    Saat 'New Normal', TM Ragunan Batasi Pengunjung 5.000 per Hari

    Saat "New Normal", TM Ragunan Batasi Pengunjung 5.000 per Hari

    Megapolitan
    PSBB Berakhir 4 Juni, Masjid Istiqlal Belum Pastikan Kapan Dibuka untuk Umum

    PSBB Berakhir 4 Juni, Masjid Istiqlal Belum Pastikan Kapan Dibuka untuk Umum

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X