Marie Elka dan Jokowi Optimistis Revitalisasi Kota Tua

Kompas.com - 10/05/2013, 17:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu serta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo optimistis mampu merevitalisasi area Kota Tua, Jakarta Barat. Sebuah badan otorita khusus yang terdiri dari berbagai Kementerian RI pun telah ditunjuk sebagai pengelola kawasan wisata Ibu Kota itu.

"Dalam jangka waktu menengah akan ada satu otorita yang mengkoordinasi dan mengelolanya, tentu akan melibatkan beberapa kementerian di luar Pemprov DKI, yaitu Kemenkeu, BUMN, dan kementerian kami," ujar Marie Elka seusai bertemu Jokowi di Balaikota, Jumat (10/5/2013).

"Kami harus optimis untuk mengatasi koordinasi ini sehingga mimpi kita Jakarta Kota Tua bisa direvitalisasi bisa segera dibuat," lanjut Marie.

Mantan Menteri Keuangan itu menjelaskan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah menyiapkan undang-undang untuk menaungi revitalisasi kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. Marie pun berharap kawasan tersebut dapat menjadi pusat sejarah DKI bagi generasi kelak.


Dalam kesempatan yang sama, Joko Widodo mengungkapkan, meski diakui akan sulit dalam melakukan koordinasi antarlembaga terkait, Jokowi ikut optimistis dalam program revitalisasi. Mantan Wali Kota Surakarta itu pun memastikan akan melakukan revitalisasi gedung-gedung tua di lahan seluas 800 hektar itu tahun 2013 ini.

"Tahun ini. Kita sudah memohon ke presiden, ke kementerian. Kota Tua akan terus-menerus kita kejar agar ini bisa segera dimulai," lanjutnya.

Seperti diketahui, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan beberapa kementerian lain berencana menggelar pesta rakyat bertajuk "Kota Tua Create Festival" pada bulan Agustus hingga September 2013 mendatang. Acara itu adalah bagian dari upaya revitalisasi Kota Tua.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorAna Shofiana Syatiri
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    Terkini Lainnya

    Sebuah Gudang Daging di Pulogadung Terbakar

    Sebuah Gudang Daging di Pulogadung Terbakar

    Megapolitan
    DKI Akan Larang Plastik Sekali Pakai, kecuali Jenis Rol Pembungkus

    DKI Akan Larang Plastik Sekali Pakai, kecuali Jenis Rol Pembungkus

    Megapolitan
    Warga Keluhkan Pengolahan Semen, PT Adhimix Precast Indonesia Klaim Punya Amdal

    Warga Keluhkan Pengolahan Semen, PT Adhimix Precast Indonesia Klaim Punya Amdal

    Megapolitan
    Hari Anak Nasional, Anies Ingin Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak

    Hari Anak Nasional, Anies Ingin Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak

    Megapolitan
    Gantikan Pak Ogah, Pemkot Bekasi Tarik Retribusi Parkir Minimarket Rp 2.000

    Gantikan Pak Ogah, Pemkot Bekasi Tarik Retribusi Parkir Minimarket Rp 2.000

    Megapolitan
    Larang Plastik Sekali Pakai, DKI Bisa Kurangi 3 Juta Lembar Sampah Per Tahun

    Larang Plastik Sekali Pakai, DKI Bisa Kurangi 3 Juta Lembar Sampah Per Tahun

    Megapolitan
    Camat Fauzi Sebut Warga Tidak Perlu Khawatir soal Pengolahan Semen di Gambir

    Camat Fauzi Sebut Warga Tidak Perlu Khawatir soal Pengolahan Semen di Gambir

    Megapolitan
    Pengelola Islamic Centre Bekasi Sepakat 4.986 Meter Lahannya untuk Tol Becakayu

    Pengelola Islamic Centre Bekasi Sepakat 4.986 Meter Lahannya untuk Tol Becakayu

    Megapolitan
    Ini Kiat Kopral Jaga Perlintasan Kereta di Bekasi Selain Pakai Jurus Silat

    Ini Kiat Kopral Jaga Perlintasan Kereta di Bekasi Selain Pakai Jurus Silat

    Megapolitan
    DKI Belum Atur Penggunaan Plastik Sekali Pakai di Warung-warung Kecil

    DKI Belum Atur Penggunaan Plastik Sekali Pakai di Warung-warung Kecil

    Megapolitan
    Jefri Nichol Ditangkap dengan Barang Bukti 6 Gram Ganja

    Jefri Nichol Ditangkap dengan Barang Bukti 6 Gram Ganja

    Megapolitan
    Dengan Kereta Cepat, Waktu Jakarta-Karawang Kurang dari 15 Menit

    Dengan Kereta Cepat, Waktu Jakarta-Karawang Kurang dari 15 Menit

    Megapolitan
    Mengapa Kopral Jaga Pelintasan Kereta Sambil Bergaya Silat?

    Mengapa Kopral Jaga Pelintasan Kereta Sambil Bergaya Silat?

    Megapolitan
    DKI Siapkan Insentif bagi Pusat Perbelanjaan yang Tak Sediakan Plastik Sekali Pakai

    DKI Siapkan Insentif bagi Pusat Perbelanjaan yang Tak Sediakan Plastik Sekali Pakai

    Megapolitan
    Tolak Ganti Rugi Korban Salah Tangkap, Kemenkeu Sebut Pengamen Dilarang di Jakarta

    Tolak Ganti Rugi Korban Salah Tangkap, Kemenkeu Sebut Pengamen Dilarang di Jakarta

    Megapolitan
    Close Ads X