Rumah Fathanah di Pesona Khayangan Sempat Tak Laku

Kompas.com - 13/05/2013, 10:44 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

DEPOK, KOMPAS.com — Sebelum dibeli Ahmad Fathanah, rumah yang terletak di Kompleks Pesona Khayangan, Jalan Margonda, Depok, Jawa Barat, ternyata sempat tidak laku dijual karena terlampau mahal. Menurut Tuyup, salah seorang warga yang tinggal di kompleks tersebut, selama empat tahun rumah tersebut kosong, sebelumnya akhirnya dibeli oleh Fathanah.

"Dibangun lima tahun yang lalu oleh developer. Pas udah jadi, lama kosong karena enggak ada yang beli karena mahal. Pasaran awalnya empat tahun lalu udah mulai Rp 3,5 miliar sampai akhirnya laku Rp 6 miliar kan," kata Tuyup saat dijumpai pada Senin (13/5/2013).

Mahalnya rumah milik Fathanah itu, menurut Tuyup, karena rumah tersebut merupakan rumah dengan tipe paling tinggi dibanding rumah lainnya di blok perumahan itu. Pengembang sengaja membangun rumah tersebut lebih besar dibanding rumah di sekitarnya karena lahan yang tersedia cukup luas.

"Di sekitar sini punya warga yang rata-rata (luas tanah) 220 dan 162. Rumah ini (milik Fathanah) yang 545 makanya paling mahal. Dulu cuma tanah kosong, tapi karena di pojok makanya tanahnya luas," ujar Tuyup yang telah 12 tahun tinggal di rumah itu. Saat ini, di depan rumah bercat coklat itu kini terdapat tanda penyegelan dari KPK.

Rumah Fathanah terletak di Kompleks Pesona Khayangan yang merupakan salah satu perumahan elite di Depok. Meskipun terletak di kompleks perumahan elite, rumah Fathanah di Blok BS merupakan blok untuk perumahan tipe menengah, yang berada jauh ke dalam. Hal itu menyebabkan rumah Fathanah terlihat paling mencolok dibanding rumah warga di sekitarnya.

KPK sejauh ini telah menyita tiga aset Fathanah di Depok. Selain rumah itu, KPK juga menyita salah satu apartemen milik Fathanah di Apartemen Margonda dan satu rumah yang terletak di Kompleks Pesona Depok di Jalan Raya Citayam yang ditempati oleh mertuanya.

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Satu Orang Tewas dalam Peristiwa Kebakaran di Permukiman Kebayoran Lama

    Satu Orang Tewas dalam Peristiwa Kebakaran di Permukiman Kebayoran Lama

    Megapolitan
    Polisi Dalami Unsur Pidana dalam Kasus ABK yang Terombang Ambil 12 Jam di Laut

    Polisi Dalami Unsur Pidana dalam Kasus ABK yang Terombang Ambil 12 Jam di Laut

    Megapolitan
    Divonis 1 Tahun Penjara, Habil Marati: Itu untuk Hibur Jaksa dan Penyidik Polisi

    Divonis 1 Tahun Penjara, Habil Marati: Itu untuk Hibur Jaksa dan Penyidik Polisi

    Megapolitan
    Kebakaran di Kebayoran Lama, Warga Panik Ketika Api yang Sempat Padam Kembali Menyala

    Kebakaran di Kebayoran Lama, Warga Panik Ketika Api yang Sempat Padam Kembali Menyala

    Megapolitan
    Spanduk King of The King yang Mirip Sunda Empire di Kota Tangerang Ditertibkan

    Spanduk King of The King yang Mirip Sunda Empire di Kota Tangerang Ditertibkan

    Megapolitan
    Jadi Dirut meski Berstatus Terpidana, Donny Saragih Merasa Tak Langgar Aturan Rekrutmen

    Jadi Dirut meski Berstatus Terpidana, Donny Saragih Merasa Tak Langgar Aturan Rekrutmen

    Megapolitan
    Kronologi ABK yang Selamat Setelah Terpeleset dari Kapal dan Terombang Ambing di Laut

    Kronologi ABK yang Selamat Setelah Terpeleset dari Kapal dan Terombang Ambing di Laut

    Megapolitan
    Donny Saragih Batal Jadi Dirut Transjakarta karena Peras Bos Terdahulu

    Donny Saragih Batal Jadi Dirut Transjakarta karena Peras Bos Terdahulu

    Megapolitan
    Terbukti Danai Senjata Api Illegal, Habil Marati Divonis Satu Tahun Penjara

    Terbukti Danai Senjata Api Illegal, Habil Marati Divonis Satu Tahun Penjara

    Megapolitan
    Warga yang Mengalami Gejala Virus Corona Diimbau Segera ke Rumah Sakit Terdekat

    Warga yang Mengalami Gejala Virus Corona Diimbau Segera ke Rumah Sakit Terdekat

    Megapolitan
    Didemo Mantan Pegawai Magang Terkait PKWT, Ini Komentar Transjakarta

    Didemo Mantan Pegawai Magang Terkait PKWT, Ini Komentar Transjakarta

    Megapolitan
    Donny Saragih Mengaku Mengundurkan Diri Sebelum Dicopot sebagai Dirut Transjakarta

    Donny Saragih Mengaku Mengundurkan Diri Sebelum Dicopot sebagai Dirut Transjakarta

    Megapolitan
    Begal yang Ditangkap di Bekasi Diduga Satu Komplotan dengan Pembegal Tentara pada 2018

    Begal yang Ditangkap di Bekasi Diduga Satu Komplotan dengan Pembegal Tentara pada 2018

    Megapolitan
    Ketua DPRD DKI Geram Sisi Selatan Monas Sudah Dibeton

    Ketua DPRD DKI Geram Sisi Selatan Monas Sudah Dibeton

    Megapolitan
    Pemukiman di Kebayoran Lama Terbakar, 15 Mobil Pemadam Dikerahkan

    Pemukiman di Kebayoran Lama Terbakar, 15 Mobil Pemadam Dikerahkan

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X