Jokowi Enggan Tanggapi Rencana Kunjungan Kerja DPRD

Kompas.com - 31/05/2013, 14:22 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tidak ingin menanggapi soal wacana kunjungan kerja anggota DPRD DKI Jakarta ke luar negeri dengan menggunakan anggaran sebesar hampir Rp 2 miliar.

"Tanyakan ke sana (DPRD) dong, jangan ke saya. Kalau bermanfaat, ya perlu, dan itu juga bukan uang saya. Enggak mau jawablah," ujar Jokowi di Balaikota Jakarta, Jumat (31/5/2013).

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, kunjungan kerja ke luar negeri sah-sah saja. Namun, ia meminta para anggota DPRD mempertanggungjawabkan hasil kunjungan tersebut dengan melaporkan hasilnya kepada masyarakat.

"Yang penting begini saja, kalau mereka ke sana, masyarakat harus minta. Hasil Laporannya apa," kata pria yang akrab disapa Ahok ini.

Direktur Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Uchok Sky Khadafi mengatakan, DPRD DKI Jakarta memiliki alokasi anggaran untuk perjalanan dinas luar negeri dengan nama perjalanan dinas luar daerah dan belanja perjalanan dinas luar daerah sebesar Rp 1,9 miliar. Anggaran itu meliputi anggaran anggaran belanja perjalanan dinas luar daerah untuk kaukus perempuan parlemen DPRD DKI Jakarta sebesar Rp 100 juta.

Adapun kunjungan kerja sister city dan kunjungan kerja balasan atau dinamakan anggaran belanja perjalanan dinas luar daerah sebesar Rp 1,8 miliar. Kota yang dikunjungi adalah Houston, Los Angeles, dan New York di Amerika Serikat, Beijing (China), serta Seoul (Korea Selatan).

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    UPDATE: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Kemayoran Berkurang, Kini 4.078 Orang

    UPDATE: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Kemayoran Berkurang, Kini 4.078 Orang

    Megapolitan
    5 GOR dan Gedung Kesenian di Jakpus Siap Tampung Pasien Covid-19

    5 GOR dan Gedung Kesenian di Jakpus Siap Tampung Pasien Covid-19

    Megapolitan
    Penuhnya TPU untuk Jenazah Pasien Covid-19 dan Lahan Baru di Jakarta...

    Penuhnya TPU untuk Jenazah Pasien Covid-19 dan Lahan Baru di Jakarta...

    Megapolitan
    Petugas TPU Jombang Telah Makamkan 119 Jenazah dengan Menerapkan Protokol Covid-19 sejak Awal Tahun

    Petugas TPU Jombang Telah Makamkan 119 Jenazah dengan Menerapkan Protokol Covid-19 sejak Awal Tahun

    Megapolitan
    Penyelundup 4 Kali Bawa Sabu via Bus dari Palembang ke Jakarta

    Penyelundup 4 Kali Bawa Sabu via Bus dari Palembang ke Jakarta

    Megapolitan
    3.900 Tenaga Kesehatan Kota Bekasi Sudah Divaksin Covid-19

    3.900 Tenaga Kesehatan Kota Bekasi Sudah Divaksin Covid-19

    Megapolitan
    RS Penuh, Pemerintah Belum Bayar Uang Perawatan Pasien Covid-19

    RS Penuh, Pemerintah Belum Bayar Uang Perawatan Pasien Covid-19

    Megapolitan
    Sebaran Pasien Covid-19 Per Kecamatan di Depok, Beji Terbanyak

    Sebaran Pasien Covid-19 Per Kecamatan di Depok, Beji Terbanyak

    Megapolitan
    Seorang Perempuan Tewas Bunuh Diri, Lompat dari Lantai 25 Apartemen di Penjaringan

    Seorang Perempuan Tewas Bunuh Diri, Lompat dari Lantai 25 Apartemen di Penjaringan

    Megapolitan
    Hati-hati, Pidana Mengintai Pembuat hingga Pengguna Surat Tes Covid-19 Palsu

    Hati-hati, Pidana Mengintai Pembuat hingga Pengguna Surat Tes Covid-19 Palsu

    Megapolitan
    KPU Tangsel Siapkan Diri Hadapi Gugatan Kubu Muhamad-Sara

    KPU Tangsel Siapkan Diri Hadapi Gugatan Kubu Muhamad-Sara

    Megapolitan
    Jakarta Punya 4 Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga di Luar JKN

    Jakarta Punya 4 Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga di Luar JKN

    Megapolitan
    Saat Kasus Pemalsuan Hasil Tes PCR Terungkap dan Pelakunya Dibekuk Polisi. . .

    Saat Kasus Pemalsuan Hasil Tes PCR Terungkap dan Pelakunya Dibekuk Polisi. . .

    Megapolitan
    Satu Orang Tewas dalam Pertikaian Anggota Ormas di Bekasi

    Satu Orang Tewas dalam Pertikaian Anggota Ormas di Bekasi

    Megapolitan
    Jakarta Makamkan Sekitar 190 Jenazah Per Hari, Lebih dari Separuh Korban Covid-19

    Jakarta Makamkan Sekitar 190 Jenazah Per Hari, Lebih dari Separuh Korban Covid-19

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X