Tahap Awal, 15 Bus Kopaja AC Layani Ragunan-Monas

Kompas.com - 04/06/2013, 10:39 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Kopaja AC 602  jurusan Ragunan-Tugu Monas yang terintegrasi transjakarta mulai beroperasi Rabu besok. Untuk tahap awal, 15 bus akan dioperasikan.

"Peluncuran awal, besok ada 15 unit," kata Kepala Operasional Kopaja Nanang Basuki saat dihubungi pada Selasa (4/6/2013).

Menurut Nanag, pihaknya telah menyiapkan Kopaja AC 602 ini sejak dua bulan lalu. Mereka juga telah membenahi kelemahan dari operasional Kopaja AC terintegrasi transjakarta yang telah lebih dulu beroperasi, seperti S-13 (Ragunan-Grogol) dan P-20 (Lebak Bulus-Senen).  

Seperti dua rute sebelumnya, tiket Kopaja AC 602 dijual seharga Rp 5.000. Tiket dapat dibeli di halte transjakarta. Jika telah membeli tiket Kopaja AC, maka kita juga dapat menggunakannya untuk naik transjakarta. Rute Kopaja AC 602 ini, kata dia, sebagian besar akan melewati busway di Jalan Sudirman dan Thamrin.

Rencana pengintegrasian transjakarta dan bus-bus reguler ini telah disosialisasikan sejak Desember tahun lalu. Dalam seminar Solusi Transportasi untuk Jakarta Berkelanjutan, keberadaan bus reguler yang menggunakan busway diharapkan dapat mendukung bus transjakarta demi meningkatkan pelayanan transportasi di kota Jakarta, khususnya dalam bidang bus.

Namun tentu saja, bus reguler yang boleh menggunakan busway adalah bus-bus yang secara fisik telah memenuhi aspek kenyamanan dan keselamatan sesuai standar yang telah diterapkan oleh pihak transjakarta.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Satpol PP Tutup 4 Kafe di Jakpus karena Langgar Jam Operasional

    Satpol PP Tutup 4 Kafe di Jakpus karena Langgar Jam Operasional

    Megapolitan
    KawalCovid19: Tingkat Kematian Pasien di DKI Meningkat hingga 2,8 Persen

    KawalCovid19: Tingkat Kematian Pasien di DKI Meningkat hingga 2,8 Persen

    Megapolitan
    Wagub DKI: Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Ciliwung Butuh Rp 5 Triliun

    Wagub DKI: Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Ciliwung Butuh Rp 5 Triliun

    Megapolitan
    Pemkot Bogor Tiadakan Kebijakan Ganjil Genap untuk Akhir Pekan Ini

    Pemkot Bogor Tiadakan Kebijakan Ganjil Genap untuk Akhir Pekan Ini

    Megapolitan
    Sempat Bertemu Pembunuh Anaknya, Ibu Ade Sara: Assyifa, kalau Memang Kamu Pelakunya, Tante Maafkan Kamu

    Sempat Bertemu Pembunuh Anaknya, Ibu Ade Sara: Assyifa, kalau Memang Kamu Pelakunya, Tante Maafkan Kamu

    Megapolitan
    Wagub: 7,6 Kilometer Lahan di Bantaran Ciliwung Bisa Dinormalisasi

    Wagub: 7,6 Kilometer Lahan di Bantaran Ciliwung Bisa Dinormalisasi

    Megapolitan
    Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan

    Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan

    Megapolitan
    Virus Corona B.1.1.7 Sudah Menyebar di Jakarta Tanpa Terdeteksi?

    Virus Corona B.1.1.7 Sudah Menyebar di Jakarta Tanpa Terdeteksi?

    Megapolitan
    Penyalahgunaan Jatah Vaksin di Pasar Tanah Abang: Dipakai ART hingga Kenalan Pedagang

    Penyalahgunaan Jatah Vaksin di Pasar Tanah Abang: Dipakai ART hingga Kenalan Pedagang

    Megapolitan
    Ikappi Ingatkan PD Pasar Jaya Tak Menyepelekan Pendataan Pedagang untuk Vaksinasi Covid-19

    Ikappi Ingatkan PD Pasar Jaya Tak Menyepelekan Pendataan Pedagang untuk Vaksinasi Covid-19

    Megapolitan
    Isi Pleidoi Pembunuh Ade Sara, Assyifa: Mohon Putusan Ringan agar Saya Bisa Melanjutkan Pendidikan...

    Isi Pleidoi Pembunuh Ade Sara, Assyifa: Mohon Putusan Ringan agar Saya Bisa Melanjutkan Pendidikan...

    Megapolitan
    Pengamat Dorong Pemprov DKI Percepat Normalisasi 4 Sungai Utama

    Pengamat Dorong Pemprov DKI Percepat Normalisasi 4 Sungai Utama

    Megapolitan
    UPDATE 5 Maret: Tambah 35 Kasus di Kota Tangerang, 303 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

    UPDATE 5 Maret: Tambah 35 Kasus di Kota Tangerang, 303 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

    Megapolitan
    Gerebek Lumpur hingga Sumur Resapan Dinilai Upaya Minor Atasi Banjir Jakarta

    Gerebek Lumpur hingga Sumur Resapan Dinilai Upaya Minor Atasi Banjir Jakarta

    Megapolitan
    Kenalan hingga ART Ikut Divaksin di Pasar Tanah Abang, Ikappi: Merugikan Pedagang

    Kenalan hingga ART Ikut Divaksin di Pasar Tanah Abang, Ikappi: Merugikan Pedagang

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X