Susahnya Menertibkan PKL di Tanah Abang

Kompas.com - 07/06/2013, 11:48 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - PKL kembali meramaikan Jalan Kebon Jati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, setelah sempat ditertibkan pada Rabu (5/5/2013) lalu. Menurut Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat Sunardi Sinaga, pihaknya kesulitan menertibkan PKL di Tanah Abang karena tidak ada dukungan serius dari pengelola pasar.

"Sehebat apapun di hilir (penertiban) kalau hulunya enggak bertindak, maka akan begini terus sampai kapan pun. Kalau kita keinginan Kebon Jati dibongkar supaya bisa difungsikan jadi jalan raya, sebab kan jalan tembus ke stasiun," ujar Sunardi, Jumat (7/6/2013), di Pasar Tanah Abang.

Sunardi menyarankan, sebaiknya pengelola Pasar Tanah Abang pro-aktif ikut melakukan pembenahan, yaitu dengan melakukan koordinasi kepada para PKL serta padagang-pedagang lainnya.

"Bagaimana agar orang (pedagang) mau masuk ke dalam pasar. Katanya kan di Blok G tempatnya enggak beres, enggak mau ke sana," jelas Sunardi.

Sunardi mengungkapkan, dalam pertemuan dengan pengelola gedung, mereka menyataka siap untuk melakukan pembenahan, namun tidak tahu hal itu akan dilakukan. "Mereka akan mendesain ulang dan berbenah, tapi tidak tahu kapan," ungkap Sunardi.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Warga Depok Disebut Paling Tak Patuh Jaga Jarak, Data Ridwan Kamil Dipertanyakan

    Warga Depok Disebut Paling Tak Patuh Jaga Jarak, Data Ridwan Kamil Dipertanyakan

    Megapolitan
    Penduduk di Luar DKI Bisa Melamar Tenaga Ahli Jakarta Smart City, Ini Syaratnya

    Penduduk di Luar DKI Bisa Melamar Tenaga Ahli Jakarta Smart City, Ini Syaratnya

    Megapolitan
    Berkas yang Perlu Dipersiapkan Untuk Melamar Kerja Di Jakarta Smart City

    Berkas yang Perlu Dipersiapkan Untuk Melamar Kerja Di Jakarta Smart City

    Megapolitan
    Bekasi Jadi Zona Merah Covid-19 Lagi, Ini Kata Wali Kota

    Bekasi Jadi Zona Merah Covid-19 Lagi, Ini Kata Wali Kota

    Megapolitan
    Terkendala Cuaca Buruk, Penyelam Belum Bisa Lanjutkan Pencarian Sriwijaya Air SJ 182

    Terkendala Cuaca Buruk, Penyelam Belum Bisa Lanjutkan Pencarian Sriwijaya Air SJ 182

    Megapolitan
    Proyek Terowongan Silaturahmi, Jalan Sekitar Istiqlal dan Katedral Dialihkan 20 Januari-31 Maret 2021

    Proyek Terowongan Silaturahmi, Jalan Sekitar Istiqlal dan Katedral Dialihkan 20 Januari-31 Maret 2021

    Megapolitan
    Tim DVI Ungkap Kendala Proses Identifikasi Korban Sriwijaya Air SJ 182

    Tim DVI Ungkap Kendala Proses Identifikasi Korban Sriwijaya Air SJ 182

    Megapolitan
    Update 19 Januari: Berkurang 139, Kini Ada 4.722 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

    Update 19 Januari: Berkurang 139, Kini Ada 4.722 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

    Megapolitan
    Membandingkan Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab vs Raffi Ahmad-Ahok

    Membandingkan Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab vs Raffi Ahmad-Ahok

    Megapolitan
    Gudang Dekorasi Pernikahan di Kembangan Terbakar

    Gudang Dekorasi Pernikahan di Kembangan Terbakar

    Megapolitan
    Polisi Akan Cari Pelaku Tawuran di Manggarai Lewat Video di Medsos

    Polisi Akan Cari Pelaku Tawuran di Manggarai Lewat Video di Medsos

    Megapolitan
    Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad, Polisi: Tamu Tidak Diundang, Datang Sendiri

    Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad, Polisi: Tamu Tidak Diundang, Datang Sendiri

    Megapolitan
    Pegawai Positif Covid-19, Kantor Kecamatan Pasar Rebo Ditutup 3 Hari

    Pegawai Positif Covid-19, Kantor Kecamatan Pasar Rebo Ditutup 3 Hari

    Megapolitan
    Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Tersisa 13 Persen

    Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Tersisa 13 Persen

    Megapolitan
    Hari Ini, Tenaga Medis di RSD Wisma Atlet Mulai Divaksinasi Covid-19

    Hari Ini, Tenaga Medis di RSD Wisma Atlet Mulai Divaksinasi Covid-19

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X