Banjir di Sampang Kembali Telan Korban Jiwa

Kompas.com - 12/06/2013, 21:32 WIB
|
EditorFarid Assifa

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Banjir yang terjadi di Kabupaten Sampang, Jawa Timur sejak Selasa (11/06/2013) kemarin menelan satu korban jiwa. Korban diketahui bernama Satmawati (70) asal Desa Panggung, Kecamatan Kota Sampang.

Jasad korban ditemukan warga sekitar di dekat rumah korban dalam keadaan mengambang, Rabu (12/06/2013). Menurut anak korban, Mujiono (54), ibunya kerap kali pergi ke rumah keponakannya. Ketika menjelang malam hari, korban pulang ke rumahnya. Namun karena pulangnya sudah dalam keadaan banjir, kemungkinan tidak ingat arah tujuan menuju rumah.

"Kemungkinan terpeleset di sekitar aliran banjir sehingga terbawa arus dan meninggal dunia," terang Mujiono.

Meninggalnya Satmawati membuat Mujiono kesal kepada Pemerintah Kabupaten Sampang. Pasalnya hingga kini belum ada upaya dari pemkab untuk menanggulangi terjadinya banjir. Sebab banjir besar selalu terjadi di Sampang ketika hujan besar berturut-turut.

"Apakah harus menunggu korban tewas lebih banyak lagi untuk menanggulangi banjir di daerah ini. Pemerintah sudah abai terhadap keselamatan warganya sendiri," ungkap Mujiono penuh kecewa.

Satmawati merupakan korban tewas kelima akibat banjir di Kabupaten Sampang sejak sebulan terakhir ini. Pada banjir sebelumnya, empat korban juga ditemukan tewas, masing-masing Faruk asal Desa Pangilen Kecamatan Kota; Hindun, warga Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang; Syafik, warga Jalan Kenari, Kelurahan Gunung Sekar dan; Farhan, warga Kampung Ponjuk, Kelurahan Polagan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wifi Gratis untuk Sekolah Daring, Wali Kota Jakbar Harap Banyak Pihak Membantu

Wifi Gratis untuk Sekolah Daring, Wali Kota Jakbar Harap Banyak Pihak Membantu

Megapolitan
Babak Baru Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro Setelah Viral di Media Sosial

Babak Baru Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro Setelah Viral di Media Sosial

Megapolitan
Fakta Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Fakta Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Dalih Polisi Baru Tangkap Pemerkosa di Bintaro Setelah Viral | 28 RW Zona Merah di Bekasi

[POPULER JABODETABEK] Dalih Polisi Baru Tangkap Pemerkosa di Bintaro Setelah Viral | 28 RW Zona Merah di Bekasi

Megapolitan
Lima Fakta Sidang Perdana Putra Siregar: Beli Handphone Ilegal hingga Penyitaan

Lima Fakta Sidang Perdana Putra Siregar: Beli Handphone Ilegal hingga Penyitaan

Megapolitan
Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, ASN di Kota Tangerang Dilatih Berkebun

Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, ASN di Kota Tangerang Dilatih Berkebun

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Buka Proses Belajar Tatap Muka di Pesantren

Pemprov DKI Belum Buka Proses Belajar Tatap Muka di Pesantren

Megapolitan
Kolega Positif Covid-19, 75 Pegawai Giant Margo City Akan Swab Hari ini

Kolega Positif Covid-19, 75 Pegawai Giant Margo City Akan Swab Hari ini

Megapolitan
UPDATE 10 Agustus: Bertambah 1, Total 634 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 10 Agustus: Bertambah 1, Total 634 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
[UPDATE] Depok Zona Merah Nasional, Kasus Aktif Terbanyak Dijumpai di Cimanggis dan Beji

[UPDATE] Depok Zona Merah Nasional, Kasus Aktif Terbanyak Dijumpai di Cimanggis dan Beji

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Agustus: Temuan Kasus di Depok Melonjak Lagi, 334 Pasien Masih Dirawat

[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Agustus: Temuan Kasus di Depok Melonjak Lagi, 334 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Kemungkinan Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Kemungkinan Hujan

Megapolitan
Polemik Pasar Mayestik, Pasar Jaya Diminta Tidak Tutupi Informasi Pedagang Terpapar Covid-19

Polemik Pasar Mayestik, Pasar Jaya Diminta Tidak Tutupi Informasi Pedagang Terpapar Covid-19

Megapolitan
Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar, PT KCI Tutup Akses Selatan Stasiun Tanah Abang

Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar, PT KCI Tutup Akses Selatan Stasiun Tanah Abang

Megapolitan
Ledakan di Tempat Laundry Bintaro, Diduga akibat Tabung Gas Bocor

Ledakan di Tempat Laundry Bintaro, Diduga akibat Tabung Gas Bocor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X