Banjir Rob di Depan WTC Mangga Dua Berangsur Surut

Kompas.com - 15/06/2013, 14:25 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir pasang luapan air laut (rob) yang menggenangi Jalan Gunung Sahari tepatnya di depan WTC Mangga Dua, Pademangan, Jakarta Utara berangsur surut. Saat ini ketinggian air di jalan tersebut setinggi sekitar 20 centimeter.

Menurut seorang pemilik toko material yang berjualan di sisi Jalan Gunung Sahari, Lucky, banjir rob tersebut mulai surut sejak pagi tadi. "Tadi saya datang ke toko jam 07.00 sudah agak surut kok," terang Lucky di depan tokonya, Sabtu (15/6/2013).

Walaupun sudah mengalami penyurutan, antrean kendaraan di Jalan Gunung Sahari mengarah Senen tetap terjadi. Para pengendara yang melintas tampak memperlambat laju kendaraan mereka karena masih adanya genangan sekitar 20 centimeter.

Selain itu, para pengendara berebut untuk melewati jalur busway yang permukaan jalannya lebih tinggi dibandingkan jalan untuk kendaraan umum. Lucky sendiri baru membuka kembali tokonya hari ini, setelah kemarin ia memutuskan untuk menutup tokonya karena air rob tersebut masuk ke dalam toko bahan-bahan materialnya itu.


"Udah kena banjir sejak hari Kamis kemarin, pas hujan besar itu. Kemarin, Jumat, saya tutup, baru sekarang buka lagi," kata Lucky. Sampai saat ini pun masih terdapat sedikit genangan yang berada di dalam toko miliknya tersebut.

Lucky adalah salah satu dari sekian pedagang di sisi Jalan Gunung Sahari yang terkena imbas dari banjir rob yang menerjang kawasan tersebut sejak Kamis (13/6/2013) petang. Saat itu luapan air laut terjadi ditambah dengan hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Ibukota serta rusaknya pompa air di Kali Ancol, yang menyebabkan genangan di jalan itu terjadi.

Kemarin, ketinggian air rob mencapai sekitar 60 centimeter. Akibatnya, kemacetan total terjadi karena banyaknya kendaraan yang memperlambat laju, bahkan tak jarang pula kendaraan mogok karena memaksa melewati banjir itu. Selain itu banyak toko yang berada di sisi jalan yang tutup karena toko mereka juga terkena dampak Rob ini. Hanya sebagian kecil toko saja yang membuka dagangannya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Camat Pamulang Harap MRT Bisa Jadi Solusi Macet di Wilayahnya

Camat Pamulang Harap MRT Bisa Jadi Solusi Macet di Wilayahnya

Megapolitan
Orangtua Tangisi Jenazah Anaknya yang Tersetrum Listrik, Minta PLN Tanggung Jawab

Orangtua Tangisi Jenazah Anaknya yang Tersetrum Listrik, Minta PLN Tanggung Jawab

Megapolitan
Antisipasi Situasi Darurat, Tol Layang Jakarta-Cikampek Dilengkapi Fasilitas Ini

Antisipasi Situasi Darurat, Tol Layang Jakarta-Cikampek Dilengkapi Fasilitas Ini

Megapolitan
Operasional Resmi Tol Layang Jakarta-Cikampek Tunggu Hasil Uji Laik Fungsi

Operasional Resmi Tol Layang Jakarta-Cikampek Tunggu Hasil Uji Laik Fungsi

Megapolitan
Sadar Dikeluhkan Warga, Dirut Dharma Jaya Sebut Pengelolaan Limbah RPH Babi di Kapuk Sedang Diperbaiki

Sadar Dikeluhkan Warga, Dirut Dharma Jaya Sebut Pengelolaan Limbah RPH Babi di Kapuk Sedang Diperbaiki

Megapolitan
Sekolah Tiga Hari Dalam Seminggu, Kak Seto: Itu Buat Anak Tidak Bosan dan Tertekan

Sekolah Tiga Hari Dalam Seminggu, Kak Seto: Itu Buat Anak Tidak Bosan dan Tertekan

Megapolitan
Optimalisasi Pajak BBM, Anggota DPRD Akan Pertemukan Pemprov DKI dengan Ahok

Optimalisasi Pajak BBM, Anggota DPRD Akan Pertemukan Pemprov DKI dengan Ahok

Megapolitan
Dituntut Delapan Bulan Penjara, Pengacara Dari Tommy Winata Ajukan Nota Pembelaan

Dituntut Delapan Bulan Penjara, Pengacara Dari Tommy Winata Ajukan Nota Pembelaan

Megapolitan
Tuntut Ganti Rugi Kerusakan Rumah, Warga Ancam Blokir Jalan Akses Proyek Tol Becakayu

Tuntut Ganti Rugi Kerusakan Rumah, Warga Ancam Blokir Jalan Akses Proyek Tol Becakayu

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Minta RPH Babi di Kapuk Ditutup, Dirut Dharma Jaya Angkat Bicara

Anggota DPRD DKI Minta RPH Babi di Kapuk Ditutup, Dirut Dharma Jaya Angkat Bicara

Megapolitan
Optimalkan Pendapatan Pajak BBM, Pemprov DKI Akan Pasang Teknologi RFID di SPBU

Optimalkan Pendapatan Pajak BBM, Pemprov DKI Akan Pasang Teknologi RFID di SPBU

Megapolitan
Rekonstruksi Jadi Tontonan, Warga Saksikan Adegan Perencanaan Tawuran Maut di Sunter

Rekonstruksi Jadi Tontonan, Warga Saksikan Adegan Perencanaan Tawuran Maut di Sunter

Megapolitan
Babi di Kapuk Jakbar Jalan dari Kandang ke Rumah Potong, Dharma Jaya Janji Siapkan Truk

Babi di Kapuk Jakbar Jalan dari Kandang ke Rumah Potong, Dharma Jaya Janji Siapkan Truk

Megapolitan
Kutip Ucapan Sandiaga, DPRD DKI Sindir Disdik soal Lulusan SMK Jadi Pengangguran di Jakarta

Kutip Ucapan Sandiaga, DPRD DKI Sindir Disdik soal Lulusan SMK Jadi Pengangguran di Jakarta

Megapolitan
Bantah Anggotanya Intimidasi Wartawan, FBR Tangsel Sebut Itu Ulah Oknum

Bantah Anggotanya Intimidasi Wartawan, FBR Tangsel Sebut Itu Ulah Oknum

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X