Harga BBM Akan Naik, Jero Wacik Kena Getahnya

Kompas.com - 17/06/2013, 11:56 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Pedemo yang menolak kenaikan harga BBM bersubsidi telah tiba di depan Gedung DPR, Senayan. Mereka langsung memasang belasan spanduk yang tulisannya menolak kenaikan harga BBM.

Deretan spanduk-spanduk tampak telah menghiasi bagian depan Gedung DPR RI, Senin (17/6/2013), sekitar pukul 10.30 WIB. Spanduk-spanduk tampak dipasang baik di pagar depan gedung maupun di pagar pembatas tol dalam kota, persis di depan wakil rakyat tersebut.

Spanduk-spanduk tersebut di antaranya bertuliskan "Pecat Menteri Banci Jero Wacik", "Tangkap dan Penjarakan Mafia dan Pengemplang Pajak Penyebab Defisit APBN" dari Majelis Pekerja Buruh Indonesia, dan "BBM Naik Upah Buruh Tergerus" dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

Salah satu orator aksi unjuk rasa dari FSPMI, Nurdin, menegaskan, tujuan aksi mereka pada hari ini untuk mengawal jalannya rapat yang akan dilaksanakan oleh anggota DPR untuk menentukan apakah BBM naik atau tidak.

"Kita tegaskan bahwa kita menolak kenaikan BBM, walaupun akan dijanjikan akan diberi Balsem (BLSM). Karena kita tahu, Balsem tidak akan kita nikmati, tetapi akan dinikmati oleh oknum mereka-mereka (Pemerintah) juga," ucap Nurdin.

Pengamatan Kompas.com, sejumlah massa telah berkumpul di depan Gedung DPR RI sekitar pukul 10.15 WIB, atau selepas redanya hujan. Adapun elemen massa yang berkumpul terdiri dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM), dan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia. Diperkirakan jumlahnya sekitar 500-an orang.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pemkot Sarankan Rumah Makan hingga Pasar di Bekasi Beralih Jualan Lewat Online

    Pemkot Sarankan Rumah Makan hingga Pasar di Bekasi Beralih Jualan Lewat Online

    Megapolitan
    Kepedulian Ibu-ibu PKK Jakbar, Bagikan Makanan untuk Tenaga Medis di RSUD dan Puskesmas

    Kepedulian Ibu-ibu PKK Jakbar, Bagikan Makanan untuk Tenaga Medis di RSUD dan Puskesmas

    Megapolitan
    Hasil Rapid Test Sementara Kota Tangerang, 26 Orang Positif Covid-19

    Hasil Rapid Test Sementara Kota Tangerang, 26 Orang Positif Covid-19

    Megapolitan
    Tuai Simpati, Aksi Emak-emak Berbagi Makanan untuk Mahasiswa Rantau UI Makin Banyak Pengikut

    Tuai Simpati, Aksi Emak-emak Berbagi Makanan untuk Mahasiswa Rantau UI Makin Banyak Pengikut

    Megapolitan
    Banjir Landa Perumahan Mustika Gandaria Bekasi

    Banjir Landa Perumahan Mustika Gandaria Bekasi

    Megapolitan
    Sepi Penumpang karena Covid-19, PO Bus AKAP Kurangi Armadanya

    Sepi Penumpang karena Covid-19, PO Bus AKAP Kurangi Armadanya

    Megapolitan
    Dalam Dua Pekan, Damkar Jakarta Timur Semprot Disinfektan di 731 Titik

    Dalam Dua Pekan, Damkar Jakarta Timur Semprot Disinfektan di 731 Titik

    Megapolitan
    Apartemen yang Disulap Jadi RS Khusus Pasien Covid-19 Mulai Beroperasi Jumat Ini

    Apartemen yang Disulap Jadi RS Khusus Pasien Covid-19 Mulai Beroperasi Jumat Ini

    Megapolitan
    Pasien Positif Covid-19 di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran Sebanyak 111 Orang

    Pasien Positif Covid-19 di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran Sebanyak 111 Orang

    Megapolitan
    Gratiskan Makanan untuk Penghuni Asrama UI, Emak-emak Ini Tak Berkeberatan Peminatnya Bertambah

    Gratiskan Makanan untuk Penghuni Asrama UI, Emak-emak Ini Tak Berkeberatan Peminatnya Bertambah

    Megapolitan
    Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 322 Orang dalam Sepekan, Ini Rinciannya

    Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 322 Orang dalam Sepekan, Ini Rinciannya

    Megapolitan
    Wakil Wali Kota Bekasi Ajak Warga Bantu Sesama yang Terdampak Covid-19

    Wakil Wali Kota Bekasi Ajak Warga Bantu Sesama yang Terdampak Covid-19

    Megapolitan
    Pemprov DKI Dapat Bantuan Sarung Tangan hingga Hand Sanitizer dari Masyarakat dan Swasta

    Pemprov DKI Dapat Bantuan Sarung Tangan hingga Hand Sanitizer dari Masyarakat dan Swasta

    Megapolitan
    Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Capai 11 Persen

    Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Capai 11 Persen

    Megapolitan
    Bus AKAP di Terminal Tanjung Priok Dikurangi untuk Cegah Covid-19

    Bus AKAP di Terminal Tanjung Priok Dikurangi untuk Cegah Covid-19

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X