Resmikan RPTRA Krendang, Ahok Coba Bermain Basket

Kompas.com - 03/02/2016, 11:24 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam peresmian Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Krendang, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (3/2/2016). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam peresmian Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Krendang, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (3/2/2016).
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah menjadi tradisi seusai meresmikan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA), Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama diarahkan ke lapangan untuk ikut bermain bersama anak-anak setempat.

Biasanya, Basuki atau yang akrab disapa Ahok itu bermain futsal dengan menendang bola ke dalam gawang.

Namun berbeda saat di RPTRA Krendang. Di ruang publik seluas 2.692 meter persegi itu tak ada lapangan futsal, melainkan lapangan basket mini.

Seorang staf protokoler DKI kemudian memberi sebuah bola basket kepada Ahok. Bak pemain basket andal, Ahok mengambil ancang-ancang untuk memasukkan bola ke dalam keranjang.


Sekali mencoba, bola Ahok meleset ke sisi kanan. "Aakhhh...," seru para pengunjung RPTRA.

Masih di tempat yang sama, Ahok kembali mencoba memasukkan bola tersebut ke dalam keranjang. Namun pada kesempatan kedua dan ketiga itu, bola itu tetap meleset jauh dari keranjang.

"Ah payah banget nih. Sudah lama enggak main basket," kata Ahok.

Saat mencoba kesempatan keempat, Ahok memajukan langkahnya dan mencoba memasukkan bola ke keranjang dari jarak sekitar 0,5 meter. Namun upayanya kembali gagal.

Saat mencoba pada kesempatan kelima, bola yang dilempar Ahok akhirnya masuk ke dalam keranjang.

Pengunjung pun bersorak tak terkecuali para pejabat DKI, seperti Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi. Setelah puas bermain basket, Ahok dan rombongan meninjau fasilitas yang ada di RPTRA Krendang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jika Revitalisasi TIM Dimoratorium, Jakpro Khawatir Lukisan Mahal Seniman Terbengkalai

Jika Revitalisasi TIM Dimoratorium, Jakpro Khawatir Lukisan Mahal Seniman Terbengkalai

Megapolitan
Formula E 2020 Jakarta: Lapangan Monas Diaspal untuk Trek Balap, Nanti Dikupas Lagi

Formula E 2020 Jakarta: Lapangan Monas Diaspal untuk Trek Balap, Nanti Dikupas Lagi

Megapolitan
Hasil Autopsi Jenazah Anak Karen Idol Akan Keluar 2 Minggu Lagi

Hasil Autopsi Jenazah Anak Karen Idol Akan Keluar 2 Minggu Lagi

Megapolitan
Gelontorkan Rp 1 Triliun Lebih, Jakarta Bakal Jadi Tuan Rumah Formula E hingga 2024

Gelontorkan Rp 1 Triliun Lebih, Jakarta Bakal Jadi Tuan Rumah Formula E hingga 2024

Megapolitan
Jubir: Formula E Ingin Tingkatkan Kepedulian Masyarakat pada Lingkungan

Jubir: Formula E Ingin Tingkatkan Kepedulian Masyarakat pada Lingkungan

Megapolitan
Tiga Penumpang KRL Jadi Korban Pelemparan Batu

Tiga Penumpang KRL Jadi Korban Pelemparan Batu

Megapolitan
Polisi Musnahkan Narkoba Senilai Rp 1 Triliun

Polisi Musnahkan Narkoba Senilai Rp 1 Triliun

Megapolitan
Rahasiakan Rekomendasi Formula E di Monas, Kadisbud DKI Dicecar DPRD

Rahasiakan Rekomendasi Formula E di Monas, Kadisbud DKI Dicecar DPRD

Megapolitan
Wakil Wali Kota Bekasi Lebih Sreg Tiap Sekolah Pasang CCTV daripada Guru Menginap Antisipasi Maling

Wakil Wali Kota Bekasi Lebih Sreg Tiap Sekolah Pasang CCTV daripada Guru Menginap Antisipasi Maling

Megapolitan
Mobil Rubicon Sitaan dari Koruptor Terjual Rp 682 Juta Saat Lelang

Mobil Rubicon Sitaan dari Koruptor Terjual Rp 682 Juta Saat Lelang

Megapolitan
Begini Cara Membuat Kartu Kuning Pencari Kerja

Begini Cara Membuat Kartu Kuning Pencari Kerja

Megapolitan
Lucinta Luna Konsumsi Narkoba karena Depresi, Polisi: Alasan Klasik

Lucinta Luna Konsumsi Narkoba karena Depresi, Polisi: Alasan Klasik

Megapolitan
35 Karyawan di Bekasi Diduga Keracunan Makanan Usai Makan Nasi Katering

35 Karyawan di Bekasi Diduga Keracunan Makanan Usai Makan Nasi Katering

Megapolitan
Benyamin Sesalkan Aksi Protes yang Libatkan Pelajar Terhadap Pembangunan Rusunami di Ciputat

Benyamin Sesalkan Aksi Protes yang Libatkan Pelajar Terhadap Pembangunan Rusunami di Ciputat

Megapolitan
Kena Protes Sekolah, Pihak Rusunami di Ciputat Akan Minimalisasi Debu dari Proyek

Kena Protes Sekolah, Pihak Rusunami di Ciputat Akan Minimalisasi Debu dari Proyek

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X