Sandy Tewas Tersetrum Saat Diikat di Tiang Lampu untuk Rayakan Ulang Tahunnya

Kompas.com - 27/09/2016, 16:35 WIB
Ilustrasi tewas. ShutterstockIlustrasi tewas.
|
EditorIcha Rastika

TANGERANG, KOMPAS.com - Karyawan salah satu tempat futsal di kawasan Tangerang Selatan, Sandy (28), tewas tersetrum tepat pada hari ulang tahunnya, Senin (26/9/2016).

Sandy tersetrum saat diikat teman-temannya di tiang lampu dekat lapangan futsal tempat ia bekerja.

(Baca juga: Seorang TKI Asal Boyolali Meninggal karena Tersetrum di Korea)

Ketika itu, teman-temannya mengikat Sandy di tiang lampu untuk dikerjai. Ia sempat disiram air sebelum tersetrum.

"Pas diikat dan disiram air sama teman-temannya, yang bersangkutan langsung kejang. Pegawai lain di sana yang lihat itu buru-buru matiin panel listrik, tetapi enggak ketolong," kata Kasubag Humas Polres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Mansuri, Selasa (27/9/2016).

Setelah dilepaskan dari tiang lampu, Sandy langsung dibawa ke Rumah Sakit Eka BSD.

Namun, ketika diperiksa di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), dokter jaga menyatakan bahwa Sandy sudah meninggal dunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun, terdapat kabel tiang lampu yang sudah terkelupas.

Air yang mengalir dari tiang lampu tersebut diduga memicu aliran listrik hingga mengenai Sandy yang saat itu dalam posisi terikat di tiang tersebut.

"Kabelnya terkelupas gara-gara habis kena pisau dari mesin pemotong rumput," tutur Mansuri.

(Baca juga: Tersetrum, Dua Petugas Pemasang Baliho Dilarikan ke RS)

Polisi masih memeriksa teman-teman Sandy yang terlibat dalam kejadian ini.

Sejauh ini, polisi belum menyatakan siapa yang dianggap bertanggung jawab atas kematian Sandy.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Megapolitan
Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Megapolitan
3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Megapolitan
Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Megapolitan
Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Megapolitan
Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.