Kompas.com - 25/01/2017, 06:09 WIB
Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan calon wakil gubernur Sandiaga Uno dalam perayaan hari jadi ke-15 Kabupaten Kepulauan Seribu di Posko Anies-Sandi, Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/11/2016). Nursita SariCalon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan calon wakil gubernur Sandiaga Uno dalam perayaan hari jadi ke-15 Kabupaten Kepulauan Seribu di Posko Anies-Sandi, Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/11/2016).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, mengungkapkan program utama yang akan direalisasikan jika memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2017.

Anies mengatakan, program utama itu berkaitan dengan penyediaan lapangan pekerjaan dan pendidikan.

Untuk penyediaan lapangan kerja, Anies mengaku akan menggalakkan program "One Kecamatan One Center Enterpreneurship" atau yang disingkatnya dengan OK-OCE.

"Memastikan program pemerintah daerah berjalan semua sehingga bisa menyerap tenaga kerja," kata Anies, di DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (24/1/2017) malam.

(Baca: Prabowo Terjunkan 82.000 Relawan Cari Suara untuk Anies-Sandi)

Sementara untuk pendidikan, Anies bertekad meningkatkan layanan pendidikan di Jakarta, khususnya pada kualitas, kemudahan akses, dan gratis.

"Ini komitmen kami bukan hanya melanjutkan KJP (Kartu Jakarta Pintar), tapi meningkatkan KJP plus. Itu artinya warga Jakarta akan punya akses pendidikan lebih baik hanya bedanya kami bicara kualitas bukan hanya akses," ujar Anies.

Adapun Sandiaga Uno mengatakan, peserta pelatihan program OK OCE kini sudah mencapai 3.000 orang dari target 5.000 orang. Program ini di antaranya akan membantu pengusaha kecil dari mulai pendampingan hingga pemberian modal mencapai Rp 300 juta.

"Kalau ada yang berkata bahwa programnya Mas Anies-Sandi itu tidak aplikatif, itu saya justru mempertanyakan. Ini (OK OCE) satu-satunya program yang sekarang sudah berjalan dan non petahana," ujar Sandiaga.

Kompas TV Anies Optimis Dukungan pada Dirinya Kian Tinggi
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua DPRD DKI Ingin Jakarta Tetap Jadi Daerah Khusus meski Ibu Kota Dipindah

Ketua DPRD DKI Ingin Jakarta Tetap Jadi Daerah Khusus meski Ibu Kota Dipindah

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Usul Sumur Resapan Jadi Tempat Beternak Lele

Ketua DPRD DKI Usul Sumur Resapan Jadi Tempat Beternak Lele

Megapolitan
Pinjol Ilegal di PIK yang Digerebek Polisi Pekerjakan Anak di Bawah Umur

Pinjol Ilegal di PIK yang Digerebek Polisi Pekerjakan Anak di Bawah Umur

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Selatan Sebut Dua Penyebab Kasus Covid-19 Melonjak

Wali Kota Tangerang Selatan Sebut Dua Penyebab Kasus Covid-19 Melonjak

Megapolitan
Kuasa Hukum Keluarga Kakek 89 Tahun Sebut Pengeroyokan Tak Terkait Kasus Sengketa Tanah

Kuasa Hukum Keluarga Kakek 89 Tahun Sebut Pengeroyokan Tak Terkait Kasus Sengketa Tanah

Megapolitan
Datangi Polres Jakarta Timur, Keluarga Kakek Korban Pengeroyokan Minta Semua Pelaku Ditangkap

Datangi Polres Jakarta Timur, Keluarga Kakek Korban Pengeroyokan Minta Semua Pelaku Ditangkap

Megapolitan
Kronologi Penyitaan 1.847 Pil Ekstasi dari Tiga Lokasi di Jakarta

Kronologi Penyitaan 1.847 Pil Ekstasi dari Tiga Lokasi di Jakarta

Megapolitan
Polisi Sita 1.847 Pil Ekstasi dan 0,2 Gram Sabu, Harganya di Pasar Gelap Capai Rp 1 Miliar

Polisi Sita 1.847 Pil Ekstasi dan 0,2 Gram Sabu, Harganya di Pasar Gelap Capai Rp 1 Miliar

Megapolitan
Pemkot Jaksel Gandeng Kota Kasablanka Gelar Vaksinasi 'Booster', Targetkan 1.000 Penerima Per Hari

Pemkot Jaksel Gandeng Kota Kasablanka Gelar Vaksinasi "Booster", Targetkan 1.000 Penerima Per Hari

Megapolitan
Pengedar Ekstasi Diamankan di Jakarta Barat, Polisi Masih Cari Satu Pelaku Lain

Pengedar Ekstasi Diamankan di Jakarta Barat, Polisi Masih Cari Satu Pelaku Lain

Megapolitan
Trotoar di Cilandak yang Sempat Dibongkar Sudah Diperbaiki

Trotoar di Cilandak yang Sempat Dibongkar Sudah Diperbaiki

Megapolitan
Polisi Tangkap 12 Tersangka Pengedar Obat Keras Ilegal di Bekasi

Polisi Tangkap 12 Tersangka Pengedar Obat Keras Ilegal di Bekasi

Megapolitan
Tangkap Kurir Narkoba yang Bawa 17 Kilogram Ganja di Depok, Polisi Buru Dua Pengendalinya

Tangkap Kurir Narkoba yang Bawa 17 Kilogram Ganja di Depok, Polisi Buru Dua Pengendalinya

Megapolitan
Penyedia Pinjol di PIK Disebut Ancam Martabat Peminjam Saat Tagih Pembayaran

Penyedia Pinjol di PIK Disebut Ancam Martabat Peminjam Saat Tagih Pembayaran

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Ungkit Penebangan Pohon di Monas, Sebut untuk Penuhi Ambisi Balap Formula E

Ketua DPRD DKI Ungkit Penebangan Pohon di Monas, Sebut untuk Penuhi Ambisi Balap Formula E

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.