Sandiaga Mau Lupakan Masa Lalu Saat PKB Beralih Dukung ke Agus-Sylvi

Kompas.com - 02/03/2017, 22:18 WIB
Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga Sandiaga Uno saat ditemui di kawasan sekitar Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (28/2/2017) Kompas.com/Alsadad RudiCalon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga Sandiaga Uno saat ditemui di kawasan sekitar Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (28/2/2017)
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga Sandiaga Uno menganggap kejadian beralihnya dukungan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang dulu pernah mendeklarasikan dukungan terhadapnya tetapi akhirnya memilih pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, sebagai masa lalu.

Sandiaga saat masih masa penjaringan calon yang akan diusung oleh partai di Pilkada DKI 2017, atau tepatnya tanggal 25 Agustus 2016, pernah mendapat deklarasi dukungan dari DPW PKB DKI. Saat itu Sandiaga didukung untuk menjadi calon gubernur DKI.

Belakangan posisi Sandiaga bergeser menjadi cawagub untuk mendampingi Anies Baswedan.

Saat akan memasuki putaran kedua Pilkada DKI, Sandiaga mengatakan dia tidak akan melihat masa lalu.

"Mari kita lupakan masa lalu, kita menatap ke depan," kata Sandiaga di DPW DKI PKB di Jakarta Pusat, Kamis (2/3/2017).

Sandiaga mengatakan, ia dan Ketua DPW DKI PKB Hasbiyallah Ilyas merupakan sahabat. Keluarga dan orangtua kedua belah pihak diklaimnya saling mengenal. Karena itu, ia menilai sebenarnya dari dulu PKB memilih dirinya.

"Pak Hasbi ini sahabat jadi kalau saya selalu tahu hatinya selalu ada di kami," ujar Sandiaga.

Sandiaga mengatakan, pihaknya menyerahkan keputusan kepada DPW PKB DKI untuk memutuskan mendukung siapa di putaran kedua ini.

"Semua saya serahkan kepada Pak Hasbi. Saya diberitahu teman-teman di DPP Gerindra bahwa urusan koalisi, terutama di PKB itu ternyata diserahkan kepada wilayah (DPW)," kata Sandiaga.

Seberapa yakin dirinya akan meraih dukungan PKB, ia memercayakannya kepada Tuhan.

"Semua keputusan Allah SWT tapi saya ke sini sudah plong banget. (Seperti) masuk rumah kedua," kata Sandiaga.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penampakan Mobil Polisi yang Diamuk Massa di Tanjung Barat, Kaca Depan Remuk, Kap Penyok

Penampakan Mobil Polisi yang Diamuk Massa di Tanjung Barat, Kaca Depan Remuk, Kap Penyok

Megapolitan
Selasa Siang, Kualitas Udara Jakarta dan Bekasi Tidak Sehat

Selasa Siang, Kualitas Udara Jakarta dan Bekasi Tidak Sehat

Megapolitan
Dua Muridnya Disiram Air Keras, Kepsek SMPN 229 Jakbar Beri Imbauan

Dua Muridnya Disiram Air Keras, Kepsek SMPN 229 Jakbar Beri Imbauan

Megapolitan
Kota Tangerang Buka 355 Formasi CPNS, Tersedia 6 untuk Disabilitas

Kota Tangerang Buka 355 Formasi CPNS, Tersedia 6 untuk Disabilitas

Megapolitan
Polisi yang Diamuk Massa di Tanjung Barat Dirawat di RSUD Pasar Minggu

Polisi yang Diamuk Massa di Tanjung Barat Dirawat di RSUD Pasar Minggu

Megapolitan
Palsukan Buku KIR, Ayah dan Anak Ini Rugikan Negara Rp 10 Miliar

Palsukan Buku KIR, Ayah dan Anak Ini Rugikan Negara Rp 10 Miliar

Megapolitan
[BERITA FOTO] Kondisi Kantor Penyelenggara Pernikahan di Pulogadung yang Terbakar dan Tewaskan Seorang Pegawai

[BERITA FOTO] Kondisi Kantor Penyelenggara Pernikahan di Pulogadung yang Terbakar dan Tewaskan Seorang Pegawai

Megapolitan
Soal Ayah Perkosa Anak Tiri di Tangsel, Kak Seto Ingatkan Polisi Tak Tebang Pilih Kasus

Soal Ayah Perkosa Anak Tiri di Tangsel, Kak Seto Ingatkan Polisi Tak Tebang Pilih Kasus

Megapolitan
Pendaftaran CPNS 2019, Pemprov DKI Siapkan Formasi untuk Disabilitas dan Lulusan Terbaik

Pendaftaran CPNS 2019, Pemprov DKI Siapkan Formasi untuk Disabilitas dan Lulusan Terbaik

Megapolitan
Kabur Setelah Serempet Kendaraan dengan Mobil, Polisi Diamuk Massa di Tanjung Barat

Kabur Setelah Serempet Kendaraan dengan Mobil, Polisi Diamuk Massa di Tanjung Barat

Megapolitan
Pendaftaran CPNS, Antrean SKCK di Polres Jaksel Ramai sejak Loket Belum Dibuka

Pendaftaran CPNS, Antrean SKCK di Polres Jaksel Ramai sejak Loket Belum Dibuka

Megapolitan
Kabel Menjuntai ke Tanah, Jalan Tanah Abang Timur Ditutup Sementara

Kabel Menjuntai ke Tanah, Jalan Tanah Abang Timur Ditutup Sementara

Megapolitan
Pengamat: Anies Masuk Daftar Calon yang Berpotensi Maju Pilpres 2024

Pengamat: Anies Masuk Daftar Calon yang Berpotensi Maju Pilpres 2024

Megapolitan
Pohon Tumbang Terjang Sejumlah Wilayah di Kota Bogor

Pohon Tumbang Terjang Sejumlah Wilayah di Kota Bogor

Megapolitan
Pembangunan Trotoar Jakarta, Diprotes karena Telan Triliunan dan Alasan di Baliknya

Pembangunan Trotoar Jakarta, Diprotes karena Telan Triliunan dan Alasan di Baliknya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X