Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dilecehkan Pria di Jakbar, 5 Bocah Laki-laki Tak Berani Lapor Orangtua

Kompas.com - 11/05/2024, 04:54 WIB
Nabilla Ramadhian,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak lima bocah laki-laki yang diduga jadi korban pelecehan seksual oleh pria dewasa berinisial AF di Cengkareng, Jakarta Barat, tidak berani melapor kepada orangtua mereka.

"Mereka di rumah enggak ada yang cerita ke orangtua masing-masing, enggak berani," ujar Nk (28), kakak dari salah satu korban berinisial N (8), ketika dihubungi, Jumat (10/5/2024).

Baca juga: Masuk Rumah Korban, Pria yang Diduga Lecehkan 5 Bocah Laki-laki di Jakbar Ngaku Salah Rumah

Bahkan, Nk sekeluarga pun tidak mengetahui bahwa N juga dilecehkan pelaku pada Kamis (9/5/2024).

Pasalnya, N tidak mengatakan apapun sepulang dari bermain di depan masjid bersama sejumlah temannya.

Nk sekeluarga baru mengetahuinya ketika AF mengakui perbuatannya saat dihajar massa.

"Enggak cerita, adik saya masuk rumah diam saja. Pas ada teman nyamperin main, dia enggak mau keluar," ungkap Nk.

"Akhirnya ditanya sama ibu saya, 'kenapa enggak mau keluar? Kenapa enggak mau main?'. Dia diam saja. Baru keluar pas pelaku dibawa ke pos RW (dihajar massa)," lanjut dia.

Sebelumnya, AF diduga melecehkan lima bocah laki-laki di area masjid wilayah Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (8/5/2024) dan Kamis.

Baca juga: Seorang Pria Diduga Lecehkan 5 Bocah Laki-laki di Jakbar

Pada Rabu sekitar pukul 12.00 WIB, AF diduga melecehkan seorang bocah laki-laki yang sedang berada di area wudhu.

Ia kembali beraksi pada Kamis sekitar pukul 08.00 WIB terhadap tiga bocah laki-laki yang sedang bermain di depan masjid.

Hanya dua anak yang menghampiri AF saat dipanggil. Mereka digiring ke samping masjid dan dilecehkan.

Sementara korban lainnya dilecehkan saat bermain sendirian di depan masjid.

Ketiganya langsung kabur ke rumah masing-masing usai dilecehkan AF. Pelaku kemudian memasuki rumah korban terakhir untuk kembali beraksi.

AF ketahuan karena kakak korban terakhir melihatnya berada di ruang tamu bersama adiknya, meski belum diketahui apakah ia melihat AF melecehkan adiknya.

Baca juga: Pria yang Diduga Lecehkan 5 Bocah Laki-laki di Cengkareng Sempat Masuk ke Rumah Korban

Kakak korban dan korban langsung melapor ke ibunda mereka, yang kemudian mengejar dan memukuli AF.

Pelaku dibawa ke pos RW lalu digiring ke Polsek Cengkareng dan diarahkan ke Unit PPA Polres Metro Jakarta Barat.

Saat ini, AF masih berada di Polres Metro Jakarta Barat untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ibu Korban Ungkap Pembacokan di Pasar Minggu Terjadi Dini Hari, Picu Bentrokan Dua Ormas

Ibu Korban Ungkap Pembacokan di Pasar Minggu Terjadi Dini Hari, Picu Bentrokan Dua Ormas

Megapolitan
Polisi Kejar Pelaku Penjambretan di CFD Jakarta yang Tertangkap Kamera Fotografer

Polisi Kejar Pelaku Penjambretan di CFD Jakarta yang Tertangkap Kamera Fotografer

Megapolitan
Bentrok Dua Ormas di Pasar Minggu Diduga Berawal dari Pembacokan

Bentrok Dua Ormas di Pasar Minggu Diduga Berawal dari Pembacokan

Megapolitan
Satu Motor Warga Ringsek Diseruduk Sapi Kurban yang Mengamuk di Pasar Rebo

Satu Motor Warga Ringsek Diseruduk Sapi Kurban yang Mengamuk di Pasar Rebo

Megapolitan
Soal Wacana Duet Anies-Sandiaga pada Pilkada Jakarta 2024, Gerindra: Enggak Mungkinlah!

Soal Wacana Duet Anies-Sandiaga pada Pilkada Jakarta 2024, Gerindra: Enggak Mungkinlah!

Megapolitan
Viral Video Plt Kadis Damkar Bogor Protes Kondisi Tenda di Mina, Pj Wali Kota: Ada Miskomunikasi

Viral Video Plt Kadis Damkar Bogor Protes Kondisi Tenda di Mina, Pj Wali Kota: Ada Miskomunikasi

Megapolitan
Bentrok Dua Ormas di Pasar Minggu Mereda Usai Polisi Janji Tangkap Terduga Pelaku Pembacokan

Bentrok Dua Ormas di Pasar Minggu Mereda Usai Polisi Janji Tangkap Terduga Pelaku Pembacokan

Megapolitan
Tak Mau Sukses Sendiri, Perantau Asal Gunung Kidul Gotong Royong Bangun Fasilitas di Kampung

Tak Mau Sukses Sendiri, Perantau Asal Gunung Kidul Gotong Royong Bangun Fasilitas di Kampung

Megapolitan
Kisah Dian, Seniman Lukis Piring yang Jadi Petugas Kebersihan demi Kumpulkan Modal Sewa Lapak

Kisah Dian, Seniman Lukis Piring yang Jadi Petugas Kebersihan demi Kumpulkan Modal Sewa Lapak

Megapolitan
Sempat Sidak Alun-alun Bogor, Pj Wali Kota Soroti Toilet hingga PKL di Trotoar

Sempat Sidak Alun-alun Bogor, Pj Wali Kota Soroti Toilet hingga PKL di Trotoar

Megapolitan
Kisah Dian Bertahan Jadi Pelukis Piring, Karya Ditawar Murah hingga Lapak Diganggu Preman

Kisah Dian Bertahan Jadi Pelukis Piring, Karya Ditawar Murah hingga Lapak Diganggu Preman

Megapolitan
Dua Ormas Bentrok hingga Lempar Batu-Helm, Lalin Jalan TB Simatupang Sempat Tersendat

Dua Ormas Bentrok hingga Lempar Batu-Helm, Lalin Jalan TB Simatupang Sempat Tersendat

Megapolitan
Kisah Perantau Bangun Masjid di Kampung Halaman dari Hasil Kerja di Tanah Perantauan

Kisah Perantau Bangun Masjid di Kampung Halaman dari Hasil Kerja di Tanah Perantauan

Megapolitan
Uniknya Seni Lukis Piring di Bekasi, Bermodalkan Piring Melamin dan Pensil Anak SD

Uniknya Seni Lukis Piring di Bekasi, Bermodalkan Piring Melamin dan Pensil Anak SD

Megapolitan
Sapi Kurban Mengamuk Saat Hendak Disembelih di Tangsel, Rusak Tiga Motor Warga

Sapi Kurban Mengamuk Saat Hendak Disembelih di Tangsel, Rusak Tiga Motor Warga

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com