Bermodal Korek Api, Pria Ini Curi Uang dari Mesin ATM hingga Rp 75 Juta

Kompas.com - 03/03/2017, 20:08 WIB
Aparat dari Polres Metro Jaksel mengamankan barang bukti pengurasan ATM di sekitar wilayah Jakarta Selatan dan Depok. Sebanyak 30 kartu berhasil diamankan dari pelaku yang berjumlah tiga orang, Jumat (3/3/17). Dea AndrianiAparat dari Polres Metro Jaksel mengamankan barang bukti pengurasan ATM di sekitar wilayah Jakarta Selatan dan Depok. Sebanyak 30 kartu berhasil diamankan dari pelaku yang berjumlah tiga orang, Jumat (3/3/17).
Penulis Dea Andriani
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Personel dari Polres Metro Jakarta Selatan mengamankan pelaku kasus pencurian kartu ATM yang beraksi di sekitar Jakarta Selatan dan Depok.

Menurut keterangan pihak kepolisian saat konferensi pers, Jumat (3/3/17), para pelaku telah beraksi selama tiga tahun.

"Modusnya adalah pelaku ganjal pakai korek, lalu korban enggak bisa masuk kartunya. Habis itu pelaku minta korban masukkin PIN sambil dihafal sama (pelaku) yang satunya. Setelah itu ditukar kartunya dengan yang palsu dan yang asli dibawa kabur," jelas Kanit Resmob Polres Jaksel Iptu Falva saat diwawancarai Kompas.com, Jumat.

Selanjutnya Falva menerangkan bahwa pihak kepolisian telah bekerja sama dengan beberapa bank untuk membantu para korban. Sedangkan beberapa korban lainnya sudah melakukan pemblokiran dengan pihak bank masing-masing.

"Kasus terakhir yang kami urus (terkuras) 40 juta. Sementara yang paling besar itu 75 juta," ujar Falva saat konferensi pers.

Menurut Falva, terdapat 30 buah kartu ATM dari berbagai bank yang berhasil diamankan dari pelaku.

Pelaku berjumlah tiga orang, yakni PD (45) dan EN (34) yang berinteraksi langsung dengan korban, sedangkan satu pelaku lainnya merupakan supir.  (Baca: Curi Kartu ATM dan Kuras Tabungan Sahabatnya, Isman Ditangkap Polisi)

Pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat) dengan hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Hingga sore ini, Jumat (3/3/17), satu pelaku telah berhasil diamankan dan dua orang lainnya dalam proses penangkapan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebelum Ditusuk Hingga Tewas, Pentolan Geng Copet Pernah Suruh Temannya Tusuk Tersangka

Sebelum Ditusuk Hingga Tewas, Pentolan Geng Copet Pernah Suruh Temannya Tusuk Tersangka

Megapolitan
Geng Copet Tamansari Kerap Beraksi di Halte TransJakarta

Geng Copet Tamansari Kerap Beraksi di Halte TransJakarta

Megapolitan
Sepekan Operasi Yustisi PSBB, Pemprov DKI Peroleh Rp 22,7 Juta dari Denda Pelanggar

Sepekan Operasi Yustisi PSBB, Pemprov DKI Peroleh Rp 22,7 Juta dari Denda Pelanggar

Megapolitan
Siaga 1, Air Kiriman dari Katulampa Diprediksi Tiba di Jakarta 8-12 Jam ke Depan

Siaga 1, Air Kiriman dari Katulampa Diprediksi Tiba di Jakarta 8-12 Jam ke Depan

Megapolitan
Klaster Keluarga Bertambah, Kini Ada 2.815 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

Klaster Keluarga Bertambah, Kini Ada 2.815 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
UPDATE 21 September: Tambah 8 Kasus, 140 Pasien Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 21 September: Tambah 8 Kasus, 140 Pasien Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Katulampa Siaga 1, Lurah di Jaksel Imbau Warga Waspada Banjir

Katulampa Siaga 1, Lurah di Jaksel Imbau Warga Waspada Banjir

Megapolitan
Katulampa Siaga 1 Hanya dalam Satu Jam, Warga Bantaran Ciliwung Waspada Banjir Kiriman

Katulampa Siaga 1 Hanya dalam Satu Jam, Warga Bantaran Ciliwung Waspada Banjir Kiriman

Megapolitan
Airin Putuskan PSBB Tangsel Berlaku Sebulan Kedepan

Airin Putuskan PSBB Tangsel Berlaku Sebulan Kedepan

Megapolitan
Bendung Katulampa Siaga 1, Warga Jakarta Diminta Waspada

Bendung Katulampa Siaga 1, Warga Jakarta Diminta Waspada

Megapolitan
Warga Depok Sekitar Ciliwung Siaga Banjir, Air dari Katulampa Diprediksi Tiba Pukul 21.00-23.00

Warga Depok Sekitar Ciliwung Siaga Banjir, Air dari Katulampa Diprediksi Tiba Pukul 21.00-23.00

Megapolitan
Hujan Deras, Bendungan Katulampa Bogor Berstatus Siaga 1

Hujan Deras, Bendungan Katulampa Bogor Berstatus Siaga 1

Megapolitan
Polisi Periksa 4 Pegawai Lapas Terkait Kaburnya Bandar Narkoba di Tangerang

Polisi Periksa 4 Pegawai Lapas Terkait Kaburnya Bandar Narkoba di Tangerang

Megapolitan
Pemkab Bekasi Akan Tambah 200 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Hotel Kawasan Jababeka

Pemkab Bekasi Akan Tambah 200 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Hotel Kawasan Jababeka

Megapolitan
Hilangkan Bau Potongan Jasad Korban, Pelaku Mutilasi Tuangkan Kopi dan Parfum

Hilangkan Bau Potongan Jasad Korban, Pelaku Mutilasi Tuangkan Kopi dan Parfum

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X