Veronica Tan Kunjungi Anak Penderita Mikrosefalus di Tebet

Kompas.com - 06/04/2017, 15:09 WIB
Veronica Tan, istri Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Ahok Tjahaja Purnama saat menjadi narasumber dalam kegiatan yang diadakan organisasi Perempuan Peduli Kota Jakarta (PPKJ) di Hotel Atlet Century Park, Sabtu (25/3/2017) Kompas.com/David Oliver PurbaVeronica Tan, istri Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Ahok Tjahaja Purnama saat menjadi narasumber dalam kegiatan yang diadakan organisasi Perempuan Peduli Kota Jakarta (PPKJ) di Hotel Atlet Century Park, Sabtu (25/3/2017)
Penulis Dea Andriani
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Veronica Tan, istri dari Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), melakukan kunjungan ke kediaman sejumlah warga yang sakit di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (6/4/2017).

Veronica antara lain mendatangi seorang anak yang menderita mikrosefalus sejak dalam kandungan. Ia mengatakan dirinya sudah beberapa kali mengunjungi dan mendapati bayi dan anak-anak dengan penyakit serupa.

"Ini kenapa kita (Pemprov DKI) harus ada program pemberdayaan keluarga, karena dari kandungan itu sebenarnya (kesehatan anak) sudah harus diperhatikan," kata Vero seusai menjenguk anak itu di rumahnya.

Menurut dia, melalui pemberdayaan tersebut, para calon orang tua bisa paham soal pentingnya memperhatikan perkembangan janin sejak dalam kandungan. Ia menyadari bahwa  ada faktor keturunan yang berperan dalam menentukan kesehatan bayi.

Veronica ditemani Venita, seorang dokter dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI), dan satu orang suster dalam kunjungannya itu. Venita mengatakan bayi penderita mikrosefalus itu sedang mengalami demam dan flu sehingga perlu dipantau perkembangannya oleh puskesmas setempat.

Vero dan Venita memberikan obat-obatan dan mesin uap obat (nebulizer) buat bocah itu.

"Kami kasih (nebulizer) kan karena puskesmas enggak bisa berikan, makanya kami sediakan. Berikutnya perawatannya (AR) bisa di rumah," jelas Venita.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Veronica juga mengusahakan bantuan pemberian pekerjaan bagi Ajeng, ibunda bocah itu, yang notabene merupakan ibu tunggal. Suami Ajeng sudah lama pergi dari rumah dan tanpa kabar. Ajeng itu harus menghidupi dirinya dan kedua anaknya.

"Saya lihat kalau memang ibunya semangat, saya tadinya pikir apakah ada Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Kebagusan, ternyata juga jauh," kata Veronica.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Petugas Damkar Tantang Maut demi Evakuasi Korban Kebakaran Gedung Cyber

Cerita Petugas Damkar Tantang Maut demi Evakuasi Korban Kebakaran Gedung Cyber

Megapolitan
 Reuni 212 Tahun 2021, Ketika Peserta Datang dari Segala Penjuru tapi Tak Bisa Sampai di Patung Kuda

Reuni 212 Tahun 2021, Ketika Peserta Datang dari Segala Penjuru tapi Tak Bisa Sampai di Patung Kuda

Megapolitan
Ini Alasan Polisi Tak Izinkan Aksi 212 tapi Demo Buruh Tetap Bisa Berjalan

Ini Alasan Polisi Tak Izinkan Aksi 212 tapi Demo Buruh Tetap Bisa Berjalan

Megapolitan
UPDATE 2 Desember: Tambah 4 Kasus di Kota Tangerang, 19 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 2 Desember: Tambah 4 Kasus di Kota Tangerang, 19 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 2 Desember: Tambah 5 Kasus di Tangsel, 39 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 2 Desember: Tambah 5 Kasus di Tangsel, 39 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Rencana yang Pupus akibat Tak Ada Pembangunan Masif Sumur Resapan di Jakarta Tahun Depan...

Rencana yang Pupus akibat Tak Ada Pembangunan Masif Sumur Resapan di Jakarta Tahun Depan...

Megapolitan
Ada Data Pemerintah dalam Server di Gedung Cyber, Wagub DKI Pastikan Aman

Ada Data Pemerintah dalam Server di Gedung Cyber, Wagub DKI Pastikan Aman

Megapolitan
Menghidupkan Jenama Jakarta Kota Kolaborasi

Menghidupkan Jenama Jakarta Kota Kolaborasi

Megapolitan
Wagub DKI Pastikan Jalan yang Rusak akibat Proyek Sumur Resapan Bakal Diperbaiki

Wagub DKI Pastikan Jalan yang Rusak akibat Proyek Sumur Resapan Bakal Diperbaiki

Megapolitan
2 Orang Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber, Wagub DKI: Korban Terjebak Asap

2 Orang Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber, Wagub DKI: Korban Terjebak Asap

Megapolitan
Kecelakaan Transjakarta di Simpang PGC, Sopir Bus Diberhentikan Sementara

Kecelakaan Transjakarta di Simpang PGC, Sopir Bus Diberhentikan Sementara

Megapolitan
Wagub DKI Pantau Gedung Cyber yang Terbakar

Wagub DKI Pantau Gedung Cyber yang Terbakar

Megapolitan
Pemprov DKI Targetkan 60 Persen Warga Pakai Kendaraan Umum Tahun 2039

Pemprov DKI Targetkan 60 Persen Warga Pakai Kendaraan Umum Tahun 2039

Megapolitan
UPDATE 2 Desember: Jakarta Tambah 28 Kasus, 423 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 2 Desember: Jakarta Tambah 28 Kasus, 423 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Sopir Tak Jaga Jarak, BMW Seruduk Fortuner di Tol Bandara Soekarno-Hatta

Sopir Tak Jaga Jarak, BMW Seruduk Fortuner di Tol Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.