Kompas.com - 25/05/2017, 16:29 WIB
Korban bom Kampung Melayu Bripda Ridho Setiawan (foto). KOMPAS.com/Nabilla TashandraKorban bom Kampung Melayu Bripda Ridho Setiawan (foto).
|
EditorEgidius Patnistik

TANGERANG, KOMPAS.com - Bripda Ridho Setiawan menjadi salah satu personel Polri yang gugur pada tragedi bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) malam.

Gugur saat bertugas, pangkat Ridho pun dinaikkan menjadi Briptu Anumerta. Hal itu disampaikan Direktur Shabara Polda Metro Jaya, Kombes Pol Slamet Hadi, saat memimpin upacara penghormatan dan penyerahan jenazah Ridho di Masjid Al-Jihad, Perumahan Dasana Indah, Kelapa Dua, Tangerang, Banten.

"Dinaikkan pangkatnya menjadi Briptu Anumerta," kata Slamet, Kamis.

Jenazah Ridho dikebumikan di tempat pemakaman keluarga di Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Orang tua Ridho, Gunawan dan Hafifah, turut mengantarkan putra bungsu mereka ke tempat peristirahatan terakhir. Dua kakak perempuan Ridho juga ikut serta.

Baca juga: Briptu Gilang yang Gugur pada Bom Kampung Melayu Berencana Bertunangan

"Almarhum semasa hidupnya merupakan anggota polri yang mendarmabaktikan diri dalam Kepolisian RI mengorbankan segala apa yang ada padanya yang patut menjadi suri teladan bagi kita semua," kata Slamet.

Ridho menjadi satu dari tiga anggota polisi yang gugur dalam peristiwa bom bunuh diri di kawasan Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) malam. Dalam ledakan itu, selain tiga anggota polisi yang gugur, 6 orang lainnya mengalami luka berat dan masih dirawat di rumah sakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain polisi, lima warga sipil juga terluka. Mereka antara lain sopir bus Kopaja, mahasiswi, hingga karyawan BUMN.

Baca juga: Polisi Sudah Tahu Identitas Pelaku Bom Kampung Melayu

Kompas TV Ledakan Terjadi di Terminal Kampung Melayu
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jeff Smith Kembali Terjerat Kasus Narkoba: Pernah Tertangkap dan Konsumsi Sejak Lulus SMA

Jeff Smith Kembali Terjerat Kasus Narkoba: Pernah Tertangkap dan Konsumsi Sejak Lulus SMA

Megapolitan
Tunadaksa Jatuh dan Terlindas di Cengkareng, Diduga karena Tongkat Senggol Crane

Tunadaksa Jatuh dan Terlindas di Cengkareng, Diduga karena Tongkat Senggol Crane

Megapolitan
Kontraktor Sebut Tak Semua Air Bisa Meresap ke Dalam Sumur Resapan karena Hal Ini

Kontraktor Sebut Tak Semua Air Bisa Meresap ke Dalam Sumur Resapan karena Hal Ini

Megapolitan
Ambles lalu Diaspal, Performa Sumur Resapan di Lebak Bulus Diklaim Tak Berkurang

Ambles lalu Diaspal, Performa Sumur Resapan di Lebak Bulus Diklaim Tak Berkurang

Megapolitan
Polda Metro Jaya Benarkan Artis Jeff Smith Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Polda Metro Jaya Benarkan Artis Jeff Smith Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Polisi: Pengendara Motor yang Terlindas Crane di Cengkareng Seorang Tunadaksa

Polisi: Pengendara Motor yang Terlindas Crane di Cengkareng Seorang Tunadaksa

Megapolitan
1.317 Pelajar di Jaksel Rekam Data e-KTP, Bakal Dicetak Saat Mereka Berusia 17 Tahun

1.317 Pelajar di Jaksel Rekam Data e-KTP, Bakal Dicetak Saat Mereka Berusia 17 Tahun

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tangkap Artis Peran Berinisial JS Terkait Kasus Narkoba

Polda Metro Jaya Tangkap Artis Peran Berinisial JS Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kebakaran di Tambora yang Tewaskan 5 Orang

Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kebakaran di Tambora yang Tewaskan 5 Orang

Megapolitan
Polisi Sebut 5 Orang Tewas karena Terjebak dalam Kebakaran di Tambora

Polisi Sebut 5 Orang Tewas karena Terjebak dalam Kebakaran di Tambora

Megapolitan
Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Atribut Ormas di Semua Wilayah

Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Atribut Ormas di Semua Wilayah

Megapolitan
Pedagang Kalideres Mengaku Rugi hingga Rp 300 Juta karena Kebakaran, Hanya Ditawari Uang Kerahiman Rp 5.000.000

Pedagang Kalideres Mengaku Rugi hingga Rp 300 Juta karena Kebakaran, Hanya Ditawari Uang Kerahiman Rp 5.000.000

Megapolitan
Dituding Minta Uang Cabut Laporan, Adam Deni Laporkan Kuasa Hukum Jerinx

Dituding Minta Uang Cabut Laporan, Adam Deni Laporkan Kuasa Hukum Jerinx

Megapolitan
Kekecewaan Buruh Terhadap Anies: Sebelumnya Duduk Bareng, Kini Tak Ditemui

Kekecewaan Buruh Terhadap Anies: Sebelumnya Duduk Bareng, Kini Tak Ditemui

Megapolitan
4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas di Serpong

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas di Serpong

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.