Hindari Tawuran, Pengendara Motor Masuk Jalur Rel Kereta Api

Kompas.com - 20/02/2018, 22:08 WIB
Seorang pengendara sepeda motor masuk ke area rel kereta api di Stasiun Taman Kota, Kembangan Utara, Jakarta Barat, Kamis (1/2/2018). RIMA WAHYUNINGRUMSeorang pengendara sepeda motor masuk ke area rel kereta api di Stasiun Taman Kota, Kembangan Utara, Jakarta Barat, Kamis (1/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Video tentang aksi pengendara sepeda motor memasuki jalur rel kereta api di Stasiun Taman Kota, Kembangan Utara, Jakarta Barat beredar di media sosial.

"Heboh diduga maling motor kabur lewat tengah rel commuter langsung ditangkap security kereta," tulis Kiara Trans Official di akun Facebook-nya, pada 1 Februari 2018.

Dalam video itu terlihat sepeda motor tersebut ditumpangi dua orang. Mereka memasuki jalur kereta dan langsung dihampiri dua petugas keamanan stasiun.

"Bang amanin dulu. Takutnya motor juga boleh nyolong. STNK-nya tahan dulu, Bang," teriak orang dalam video itu.

Vice President Communication PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Eva Chairunissa mengatakan, kedua pengendara itu mengaku panik lantaran melihat ada orang tawuran yang datang ke arah ke mereka. Kedua lalu menyelamatkan diri ke arah rel kereta di Stasiun Taman Kota.

"Saat masuk peron ujung Stasiun Taman Kota, petugas langsung mengamankan kedua pengendara sepeda motor tersebut," kata Eva kepada Kompas.com pada Selasa (20/2/2018) melalui pesan singkat.

Kedua pengendara selanjutnya diamankan ke kantor pengamanan stasiun. Mereka dijelaskan soal aturan, tata tertib, keselamatan dan keamanan saat berkendara.

"Selanjutnya memanggil keluarga atau orang tua yang bersangkutan dan membuat surat pernyataan diatas materai," tambah Eva.

Pihak stasiun Taman Kota tidak melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Mereka hanya memberikan peringatan dan mengembalikan kedua pelanggar lalu lintas rel ke keluarga masing-masing.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontroversi Pernyataan Sekda DKI soal Banjir Dinikmati, Dinilai Tak Punya Empati hingga Tutupi Kesalahan Anies

Kontroversi Pernyataan Sekda DKI soal Banjir Dinikmati, Dinilai Tak Punya Empati hingga Tutupi Kesalahan Anies

Megapolitan
Demo Ojek Online di DPR, Menolak Pembatasan Jalan hingga Sweeping Pengemudi

Demo Ojek Online di DPR, Menolak Pembatasan Jalan hingga Sweeping Pengemudi

Megapolitan
Kronologi Perampokan Toko Emas di Pasar Pecah Kulit, Mengasak 4 Kg Emas hingga Tembak Petugas Sampah

Kronologi Perampokan Toko Emas di Pasar Pecah Kulit, Mengasak 4 Kg Emas hingga Tembak Petugas Sampah

Megapolitan
BMKG: Sabtu Pagi, Jakarta Hujan Lokal

BMKG: Sabtu Pagi, Jakarta Hujan Lokal

Megapolitan
Kerugian Toko Emas Tamansari akibat Disatroni Maling Belum Dapat Pastikan

Kerugian Toko Emas Tamansari akibat Disatroni Maling Belum Dapat Pastikan

Megapolitan
Soal Banjir Dinikmati, PSI DKI Nilai Pernyataan Sekda Menyakiti Hati Masyarakat

Soal Banjir Dinikmati, PSI DKI Nilai Pernyataan Sekda Menyakiti Hati Masyarakat

Megapolitan
Lurah Pastikan Suplai Logistik Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Memadai

Lurah Pastikan Suplai Logistik Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Memadai

Megapolitan
Polisi Kejar Perampok Bersenjata yang Satroni Toko Emas di Pasar Pecak Kulit

Polisi Kejar Perampok Bersenjata yang Satroni Toko Emas di Pasar Pecak Kulit

Megapolitan
Revitalisasi Monas dan Formula E, Ombudsman: Pejabat yang Rusak Cagar Budaya Bisa Dipidana

Revitalisasi Monas dan Formula E, Ombudsman: Pejabat yang Rusak Cagar Budaya Bisa Dipidana

Megapolitan
Banjir Makin Tinggi, Warga Cipinang Melayu Kembali Penuhi Posko Pengungsian

Banjir Makin Tinggi, Warga Cipinang Melayu Kembali Penuhi Posko Pengungsian

Megapolitan
Masker Ilegal di Cakung Didistribusikan ke Rumah Sakit

Masker Ilegal di Cakung Didistribusikan ke Rumah Sakit

Megapolitan
Ombudsman Minta Revitalisasi Monas dan Sirkuit Formula E Dimoratorium

Ombudsman Minta Revitalisasi Monas dan Sirkuit Formula E Dimoratorium

Megapolitan
Banjir Lagi di Cipinang Melayu, Warga Mulai Mengungsi

Banjir Lagi di Cipinang Melayu, Warga Mulai Mengungsi

Megapolitan
Saudi Larang Umrah Sementara, 48 Jemaah Asal Bekasi Batal Berangkat

Saudi Larang Umrah Sementara, 48 Jemaah Asal Bekasi Batal Berangkat

Megapolitan
Drainase Buruk hingga Persoalan Mandeknya Normalisasi Bakal Jadi Prioritas Pansus Banjir Jakarta

Drainase Buruk hingga Persoalan Mandeknya Normalisasi Bakal Jadi Prioritas Pansus Banjir Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X