Lampu Penerangan di Koridor 13 Selesai Terpasang Desember 2018

Kompas.com - 11/04/2018, 22:02 WIB
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meresmikan Koridor 13 transjakarta yang melayani rute Kapten Tendean-Ciledug, Rabu (16/8/2017). KOMPAS.com/NURSITA SARIGubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meresmikan Koridor 13 transjakarta yang melayani rute Kapten Tendean-Ciledug, Rabu (16/8/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memastikan lampu, penerangan jalan untuk Koridor 13 transjakarta akan segera terpasang. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah mendapatkan pemenang lelang kontraktor penyedia penerangan.

"Lampunya kontraknya baru kemarin (ditandatangani)," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/4/2018).

Menurut Sandiaga, sembari menunggu penerangan terealisasi, pihaknya dan PT Transjakarta melakukan inovasi dengan menyediakan mobil pemandu agar bus bisa tetap beroperasi di tengah gelapnya jalur sepanjang 9,4 kilometer itu.

"Safety nggak boleh kompromi, kan ada mobil yang menerangi di depannya dengan menembak pakai strobo," ujar Sandiaga.

Baca juga : Mulai Rabu Ini, Koridor 13 Beroperasi sampai Pukul 22.00

Kepala Bidang Pencahayaan Kota Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta Syamsul Bakhri menyebutkan, penerangan jalur transjakarta koridor 13 akan disediakan oleh pemenang lelang PT Mega Bintang Abadi. Waktu pengerjaan sesuai kontrak adalah 244 hari.

"Waktu pelaksanaan 244 hari atau diperkirakan selesai pada 8 Desember 2018. Sedangkan untuk lampunya akan diadakan oleh dinas terdiri dari lampu Smart LED System 200 watt, 120 watt dan lampu ceiling 200 watt," ujar Syamsul.

Selasa kemarin, pemenang tender telah mengikuti survei bersama pengendali teknis serta pengawas dan penyedia barang. Syamsul mengatakan, pengerjaan proyek senilai Rp 8,7 miliar, mencakup pengadaan lampu di jalan layang cabang satu sebanyak 330 titik, cabang dua 11 titik, dan bagian lampu bawah sebanyak 659 titik.

Sejak dioperasikan pada 17 Agustus 2018, koridor 13 transjakarta terpaksa beroperasi hingga pukul 19.00 setiap hari. Hal itu karena pemenang lelang penerangan PT Gemavirta Abadi melanggar kesepakatan atau kontrak (wanprestasi) sehingga masuk daftar hitam. Imbasnya, Dinas Perindustrian dan Energi harus mengadakan lelang ulang.

Baca juga : Jalur Transjakarta Koridor 13 di Puri Beta Rusak

Kepala Humas Transjakarta Wibowo mengapresiasi rampungnya proses lelang penerangan di koridor 13 dan menyatakan siap untuk mengoptimalkan pelayanan di sana. Setelah pelayanan rampung, koridor 13 bakal beroperasi selama 24 jam.

"Dengan rampungnya pengerjaan maka waktu operasional bisa diperpanjang sampai malam hari. Saat ini beroperasi hanya pukul 19.00 WIB, dengan pertimbangan menjaga keselamatan penumpang," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 DKI Jakarta 26 September: 1.052 Kasus Baru, 2 Pasien Meninggal

UPDATE Covid-19 DKI Jakarta 26 September: 1.052 Kasus Baru, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
Cuti Ikut Pilkada Tangsel 2020, Benyamin Kembalikan 3 Mobil dan Rumah Dinas

Cuti Ikut Pilkada Tangsel 2020, Benyamin Kembalikan 3 Mobil dan Rumah Dinas

Megapolitan
Satpol PP Kesulitan, Banyak Warga Jakarta Cari Hiburan di Bekasi sejak PSBB

Satpol PP Kesulitan, Banyak Warga Jakarta Cari Hiburan di Bekasi sejak PSBB

Megapolitan
Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Guyur Bogor hingga Malam

Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Guyur Bogor hingga Malam

Megapolitan
Rumah Dijadikan Pabrik Ekstasi, Pengedar di Tangerang Sudah Produksi Selama Satu Bulan

Rumah Dijadikan Pabrik Ekstasi, Pengedar di Tangerang Sudah Produksi Selama Satu Bulan

Megapolitan
Foto Viral Pengunjung Kafe Bekasi Berkerumun Tanpa Masker, Satpol PP Langsung Cek ke Lokasi

Foto Viral Pengunjung Kafe Bekasi Berkerumun Tanpa Masker, Satpol PP Langsung Cek ke Lokasi

Megapolitan
Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang Dikendalikan Napi dalam Lapas

Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang Dikendalikan Napi dalam Lapas

Megapolitan
Satpol PP Amankan Kakek dengan Perempuan Berusia 22 Tahun Saat Razia Hotel di Serpong

Satpol PP Amankan Kakek dengan Perempuan Berusia 22 Tahun Saat Razia Hotel di Serpong

Megapolitan
Sama dengan di RSD Wisma Atlet, Begini Perawatan Pasien Covid-19 yang Isolasi di Hotel

Sama dengan di RSD Wisma Atlet, Begini Perawatan Pasien Covid-19 yang Isolasi di Hotel

Megapolitan
12 Anggota Polres Tangsel Diisukan Terkena Covid-19, Kapolres: Itu Tidak Benar

12 Anggota Polres Tangsel Diisukan Terkena Covid-19, Kapolres: Itu Tidak Benar

Megapolitan
Satgas Covid-19 Periksa 30 Hotel di Jakarta yang Nyatakan Siap Jadi Tempat Isolasi

Satgas Covid-19 Periksa 30 Hotel di Jakarta yang Nyatakan Siap Jadi Tempat Isolasi

Megapolitan
Pemprov Akan 'Gerebek Lumpur' Saluran PHB Saharjo yang Hampir 2 Tahun Tak Dikeruk

Pemprov Akan "Gerebek Lumpur" Saluran PHB Saharjo yang Hampir 2 Tahun Tak Dikeruk

Megapolitan
PHRI: Hotel Jadi Tempat Isolasi jika RSD Wisma Atlet dan RS Lainnya Sudah Penuh

PHRI: Hotel Jadi Tempat Isolasi jika RSD Wisma Atlet dan RS Lainnya Sudah Penuh

Megapolitan
Cuti untuk Kampanye Pilkada Depok, Pradi Supriatna Tegaskan Bukan Waktunya Berleha-leha

Cuti untuk Kampanye Pilkada Depok, Pradi Supriatna Tegaskan Bukan Waktunya Berleha-leha

Megapolitan
Kisah di Balik Video Bocah Asal Bekasi Lantunkan Ayat Al Quran Saat Dirawat di RSPAD

Kisah di Balik Video Bocah Asal Bekasi Lantunkan Ayat Al Quran Saat Dirawat di RSPAD

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X