Plafon Mal Central Park Jebol karena Pipa Bocor, Sejumlah Gerai Sempat Tergenang

Kompas.com - 21/05/2018, 17:36 WIB
video di akun Instagram @jktinfo terkait plafon yang jebol, di Tanjung Duren, Jakarta Barat. Instagram/@jktinfovideo di akun Instagram @jktinfo terkait plafon yang jebol, di Tanjung Duren, Jakarta Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Plafon di salah satu titik di dalam Mal Central Park, Tanjung Duren, Jakarta Barat, jebol pada Senin (21/5/2018), pukul 13.15 WIB.

Marketing Communication Manager Central Park Welly Adi mengatakan, jebolnya plafon tersebut disebabkan oleh kebocoran pipa air bersih.

Baca juga: BEI: Mereka Buka Plafon, Air Mengucur ke Luar. Jadi Bukan Jebol...

"Benar ada plafon yang jebol akibat kebocoran pipa air bersih. Kejadiannya pukul 13.15 dan sudah diatasi sekitar setengah jam kemudian," kata Welly, saat dikonfirmasi Kompas.com.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @jktinfo, air tampak mengucur deras dari titik jebolnya plafon. Akibatnya, lantai mal tersebut pun sempat tergenang.

Baca juga: Tukang Bangunan di Rusun Rawa Bebek Tewas Saat Betulkan Plafon

"Tadi, beberapa tenant di sekitar lokasi jebolnya plafon memang sempat tutup karena tergenang. Tetapi, itu pada saat normalisasi saja, setelah itu sudah beroperasi normal," kata Welly.

Welly menegaskan, aktivitas perbelanjaan di Mal Central Park sudah berangsur normal. Ia menambahkan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Megapolitan
Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Megapolitan
Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Megapolitan
Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

Megapolitan
PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

Megapolitan
PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Pemasangan Foto Presiden dan Wakil Presiden di Kelurahan dan Kecamatan Jakarta Pusat Rampung Pekan Ini

Pemasangan Foto Presiden dan Wakil Presiden di Kelurahan dan Kecamatan Jakarta Pusat Rampung Pekan Ini

Megapolitan
Warga Keluhkan Suhu Udara Jakarta hingga 37 Derajat Celcius

Warga Keluhkan Suhu Udara Jakarta hingga 37 Derajat Celcius

Megapolitan
Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Megapolitan
Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Megapolitan
Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

Megapolitan
Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X