Pemprov DKI Minta Penyebab Kebakaran di JIExpo Diinvestigasi

Kompas.com - 06/06/2018, 08:52 WIB
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di lantai 6 dan 7 Gedung JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (5/6/2018). KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBAPetugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di lantai 6 dan 7 Gedung JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (5/6/2018).
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersyukur kebakaran di JIExpo kemarin sudah bisa ditangani. Namun dia meminta ada investigasi untuk mencari penyebab kebakaran di JIExpo Kemayoran.

"Kita minta sekarang lagi diinveatigasi apa yang sebenaranya jadi sebabnya, sehingga tidak terulang lagi," ujar Anies di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, Rabu (6/6/2018).

Nantinya, hasil investigasi akan diserahkan ke kepolisian. Kata dia, banyak yang mengira bahwa kebakaran terjadi di area Pekan Raya Jakarta. Kemudian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta disebut sebagai penyelenggara PRJ itu.

Anies pun mengingatkan bahwa pengelolanya adalah PT JIExpo. Anies pun meminta pengelola gedung dan PRJ itu bisa lebih berhati-hati.

Baca juga: Pekerja yang Terjebak di Gedung JIExpo Diselamatkan Melalui Jembatan

"Kami minta kepada PT Jakarta International Expo untuk lebih berhati-hati dalam mengelola," ujar Anies.

Gedung Niaga di Kompleks JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, terbakar Selasa (5/6/2018) sore. Dari pantauan Kompas.com, asap putih tebal membumbung tinggi dari gedung di Jalan Benyamin Sueb itu pada sekitar pukul 17.10 WIB.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Total 298 Kantong Berisi Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air Diserahkan ke DVI Polri

UPDATE: Total 298 Kantong Berisi Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air Diserahkan ke DVI Polri

Megapolitan
UPDATE 16 Januari: Ada 4.275 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tambah 37

UPDATE 16 Januari: Ada 4.275 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tambah 37

Megapolitan
UPDATE: Tim SAR Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Terima 9 Kantong Temuan dari Bakamla dan KRI Kurau

UPDATE: Tim SAR Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Terima 9 Kantong Temuan dari Bakamla dan KRI Kurau

Megapolitan
Diduga Korsleting, Mobil Terbakar di Jalan Tol Layang Wiyoto Wiyono

Diduga Korsleting, Mobil Terbakar di Jalan Tol Layang Wiyoto Wiyono

Megapolitan
UPDATE Sabtu Sore: Basarnas Terima 17 Kantong Jenazah Potongan Tubuh dan Sekantong Barang Pribadi Korban Sriwijaya Air

UPDATE Sabtu Sore: Basarnas Terima 17 Kantong Jenazah Potongan Tubuh dan Sekantong Barang Pribadi Korban Sriwijaya Air

Megapolitan
3.536 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, Tertinggi Selama Pandemi

3.536 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
KPAI Minta Pelaku Pencabulan Anak Tiri di Jakarta Barat Dihukum Berat

KPAI Minta Pelaku Pencabulan Anak Tiri di Jakarta Barat Dihukum Berat

Megapolitan
Pramugari Korban Sriwijaya Air Dikenang Rekannya sebagai Sosok yang Mengayomi dan Humoris

Pramugari Korban Sriwijaya Air Dikenang Rekannya sebagai Sosok yang Mengayomi dan Humoris

Megapolitan
Positif Covid-19, 79 Penghuni Panti Yayasan Tri Asih di Kebon Jeruk Jalani Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, 79 Penghuni Panti Yayasan Tri Asih di Kebon Jeruk Jalani Isolasi Mandiri

Megapolitan
Ajakan Terbang Bareng yang Tak Pernah Terwujud...

Ajakan Terbang Bareng yang Tak Pernah Terwujud...

Megapolitan
Tangis Haru dan Kumandang Salawat Sambut Jenazah Pramugari Korban Sriwijaya Air

Tangis Haru dan Kumandang Salawat Sambut Jenazah Pramugari Korban Sriwijaya Air

Megapolitan
Kisah Perjuangan Pedagang Tanaman Hias di Depok hingga Dapat Barter Rumah Rp 500 Juta

Kisah Perjuangan Pedagang Tanaman Hias di Depok hingga Dapat Barter Rumah Rp 500 Juta

Megapolitan
Masuk Hari Ke-8, Tim SAR Fokus Cari 3 Obyek Pencarian Sriwijaya Air 182

Masuk Hari Ke-8, Tim SAR Fokus Cari 3 Obyek Pencarian Sriwijaya Air 182

Megapolitan
Tangis Keluarga Pramugari Korban Sriwijaya Air, Sang Ayah Terus Pandangi Peti Jenazah Putrinya

Tangis Keluarga Pramugari Korban Sriwijaya Air, Sang Ayah Terus Pandangi Peti Jenazah Putrinya

Megapolitan
5.563 KK di Kepulauan Seribu Akan Terima BST Rp 300.000 Mulai 25 Januari

5.563 KK di Kepulauan Seribu Akan Terima BST Rp 300.000 Mulai 25 Januari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X