Berita Populer: Ratusan Bangunan di Pulau D Reklamasi Disegel - Kompas.com

Berita Populer: Ratusan Bangunan di Pulau D Reklamasi Disegel

Kompas.com - 08/06/2018, 07:57 WIB
Suasana di Pulau D Reklamasi, Jakarta Utara, yang pembangunannya disegel oleh Pemprov DKI Jakarta, Kamis (7/6/2018).KOMPAS.com/ARDITO RAMADHAN Suasana di Pulau D Reklamasi, Jakarta Utara, yang pembangunannya disegel oleh Pemprov DKI Jakarta, Kamis (7/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Berita apa saja yang mendapat banyak perhatian pembaca Kompas.com, Kamis (7/6/2018) kemarin? Berikut rangkuman berita terpopuler Kompas.com.

1. Pemilih PKS dan Jokowi

Survei Charta Politika menyebutkan bahwa ada perbedaan sikap pemilih partai di Jawa Tengah. Survei tersebut menyimpulkan, pemilih Partai Kesejahteraan Sosial di Jateng justru memilih Joko Widodo sebagai presiden 2019-2022.

Selama ini PKS selalu menjadi kubu di seberang Jokowi. Di Banten, Jawa Barat, maupun Jawa Timur, Charta Politika menyebut bahwa hasil survei menunjukkan para pemilih PKS tetap akan memilih Prabowo Subianto di Pemilu Presiden 2019 nanti.

Adapun di Jateng, yang menjadi basis PDI-P selaku pendukung Jokowi, sebanyak 40,4 persen responden yang memilih PKS pada Pemilu 2014 menyatakan akan memilih Jokowi pada pilpres tahun depan.

Baca juga: Survei Charta Politika: 40,4 Persen Pemilih PKS di Jateng Pilih Jokowi Jadi Presiden

2. Bangunan di Pulau D disegel

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin apel petugas satuan polisi pamong praja di Pulau D hasil reklamasi di Teluk Jakarta. Anies menegaskan akan menyegel bangunan-bangunan di sana.

Anies meminta satpol PP melakukan penyegelan dengan cara beradab dan terhormat. Mereka harus tetap menunjukkan wajah ramah. Namun, itu semua bukan berarti satpol PP berkompromi. Satpol PP harus tetap tegas.

Secara total, ada 932 bangunan yang disegel karena tidak mempunyai izin mendirikan bangunan (IMB). Jumlah itu terdiri dari 409 rumah, 212 bangunan rumah kantor (rukan), serta 313 unit rukan dan rumah tinggal yang disatukan.

Baca juga: Melihat Bangunan di Pulau D Reklamasi yang Akan Disegel Hari Ini

3. Serba-serbi Piala Dunia

Piala Dunia 2018 di Rusia akan digelar mulai 14 Juni 2018. Dari 32 tim yang akan berlaga di putaran final, ternyata ada dua negara yang tampil tanpa satu pemain yang berlaga di liga domestik.

Kedua negara tersebut adalah Swedia dan Senegal. Saat ini para pemain timnas tersebut membela klub dari luar negara mereka.

Di atas kedua negara tersebut, ada Belgia, Islandia, Nigeria, dan Swiss. Empat negara ini hanya memiliki satu pemain dari liga lokal. Sementara itu, Kroasia, Maroko, dan Uruguay memiliki dua pemain yang bermain di liga domestik.

Baca juga: Piala Dunia 2018, Dua Negara Ini Tak Miliki Pemain Liga Lokal

Selain ketiga berita tersebut, ada sejumlah artikel menarik lain yang sayang dilewatkan berikut ini.

- Tiga Penyesalan Dokter Bimanesh hingga Diperdaya Fredrich Yunadi
- Edy Rahmayadi: Nanti Kalau Saya Tuntut, Masuk Penjara Dia...
- Roberto Firmino Serang Balik Sergio Ramos
- Suteki, Guru Besar Undip, Harus Memilih Kembali ke NKRI atau Lepas Jabatan


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

PDI-P: SBY 'Playing Victim', Dihantui Cara Berpikirnya Sendiri

PDI-P: SBY "Playing Victim", Dihantui Cara Berpikirnya Sendiri

Nasional
Bertolak ke AS, Sandiaga Uno Akan Tinjau Teknologi Atasi Kemacetan

Bertolak ke AS, Sandiaga Uno Akan Tinjau Teknologi Atasi Kemacetan

Megapolitan
Kemenkumham: KPU Tak Berwenang Larang Eks Koruptor Jadi Caleg

Kemenkumham: KPU Tak Berwenang Larang Eks Koruptor Jadi Caleg

Nasional
Kembali Jadi Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil Kampanyekan Jangan Golput

Kembali Jadi Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil Kampanyekan Jangan Golput

Regional
Kemenkumham: PKPU Larangan Eks Koruptor Jadi Caleg Tak Berlaku jika Belum Diundangkan

Kemenkumham: PKPU Larangan Eks Koruptor Jadi Caleg Tak Berlaku jika Belum Diundangkan

Nasional
Ridwan Kamil dan Oded Kembali Pimpin Kota Bandung

Ridwan Kamil dan Oded Kembali Pimpin Kota Bandung

Regional
Polisi Serahkan ke Imigrasi 7 WNA Asal China yang Ditangkap di Perairan Kupang

Polisi Serahkan ke Imigrasi 7 WNA Asal China yang Ditangkap di Perairan Kupang

Regional
PNS Mabes Polri yang Selundupkan Sabu ke Rutan Suaminya Terlibat Kasus Ekstasi Jumbo

PNS Mabes Polri yang Selundupkan Sabu ke Rutan Suaminya Terlibat Kasus Ekstasi Jumbo

Megapolitan
Kemenhub Akan Bagikan 5000 Jaket Keselamatan untuk Operator Kapal di Danau Toba

Kemenhub Akan Bagikan 5000 Jaket Keselamatan untuk Operator Kapal di Danau Toba

Nasional
Mencari Pihak yang Bertanggung Jawab Atas Kaburnya 2 Tahanan Polres Jaktim...

Mencari Pihak yang Bertanggung Jawab Atas Kaburnya 2 Tahanan Polres Jaktim...

Megapolitan
Guru Asal Mesir Ditemukan Meninggal Dunia di Ponpes Pabelan Magelang

Guru Asal Mesir Ditemukan Meninggal Dunia di Ponpes Pabelan Magelang

Regional
Gerindra Soroti Pengurus Projo Terpilih Jadi Komisioner KPUD Padang Pariaman

Gerindra Soroti Pengurus Projo Terpilih Jadi Komisioner KPUD Padang Pariaman

Nasional
Sabu yang Diselundupkan PNS Mabes Polri Diduga Akan Digunakan Suaminya dan Tahanan Lain

Sabu yang Diselundupkan PNS Mabes Polri Diduga Akan Digunakan Suaminya dan Tahanan Lain

Megapolitan
PNS Mabes Polri yang Selundupkan Sabu ke Rutan Polda Metro Jadi Tersangka

PNS Mabes Polri yang Selundupkan Sabu ke Rutan Polda Metro Jadi Tersangka

Megapolitan
Mengetahui Asal-usul Nama Daerah di Jakarta Lewat Pameran di Ancol

Mengetahui Asal-usul Nama Daerah di Jakarta Lewat Pameran di Ancol

Megapolitan

Close Ads X