Anies Sebut Surat soal Aktivis 98 Dilarang Berkegiatan di Monas Hoaks

Kompas.com - 05/07/2018, 12:37 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (2/7/2018).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (2/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan, surat yang beredar tentang dirinya tidak mengizinkan kegiatan rembuk nasional aktivis 98 digelar di Monas adalah hoaks.

Dia tidak pernah menandatangani surat semacam itu.

"Itu hoaks! Saya tidak pernah tanda tangan. Masa gubernur tanda tangan surat itu," ujar Anies di Jalan Duren Sawit Baru, Kamis (5/7/2018).

Hoaks yang dimaksud Anies adalah isi surat yang beredar.

Namun, Anies tidak menyebut apakah acara itu akhirnya digelar di Monas atau tidak.

Baca juga: 10 Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan di Monas 

Dia juga tidak menyebut apakah panitia acara itu pernah mengajukan izin menggunakan monas.

Dalam surat yang beredar, disebut bahwa Panitia Pelaksana Rembuk Nasional Aktivis 98 meminta izin menggunakan lapangan Monas.

Anies disebut tidak mengizinkan acara itu karena kawasan Monas hanya bisa digunakan untuk kegiatan keagamaan, kedinasan, olahraga, pembagian sembako, dan donor darah.

"Surat itu hoaks," kata Anies.



Terkini Lainnya


Close Ads X